
Belut Cobek Lekoh (BCL) Surabaya
Belut Cobek Lekoh (BCL) Surabaya adalah restoran indonesia populer di Gubeng, Surabaya. Rating 4.4 dari 76 ulasan menunjukkan tempat ini cukup digemari pelanggan.
Tentang bisnis ini
Belut Cobek Lekoh (BCL) Surabaya merupakan restoran di kawasan Gubeng, Surabaya. Sejauh ini terkumpul 76 ulasan dengan rating rata-rata 4.4. Pelayanan termasuk aspek yang paling diapresiasi di sini.
Untuk kebutuhanmu, tersedia layanan seperti dine-in, take away, delivery, dan reservasi. Salah satu pengunjung menuliskan, "Masakan nya sangat enak dan sambel nya jozz".
Fasilitas & layanan tersedia
Atribut yang tersedia di bisnis ini berdasarkan info pemilik & ulasan pelanggan.
- Makan di tempat
- Bawa pulang
- Pesan antar
- Drive-through
- Catering
- Halal
- Vegetarian
- Vegan
- Menu anak
- Makanan sehat
- Dessert
- Late-night food
- Comfort food
- Sarapan
- Makan siang
- Makan malam
- Brunch
- Solo dining
- Acara grup
- Acara keluarga
- Bisnis / meeting
- Wi-Fi gratis
- AC
- Toilet
- Outdoor seating
- Indoor seating
- Live music
- TV / Sports
- Smoking area
- Kursi anak (high chair)
- Private room
- Bar onsite
Menu pilihan

Nasi + lauk + sayur + minum

Cocok untuk makan bersama

Min 10 box, bisa diantar

Kapasitas 8–20 orang
Ulasan pelanggan
76 ulasan total· menampilkan 51 ulasan terbaru
Enak empuk gede juga belutnya harga belut mulai dari 35 Mie juga enak Es jeruknya murah yang jumbo cuma 10rb No parkir parkir club👍🏽
Semua pasti kaget lihat harga di menu untuk ukuran Nasi Belut tanpa tulang kok kayaknya mahal banget.. padahal ini kan di pinggiran.. Tapi tak rasa untuk harga itu sesuai dengan rasa dan porsi makanannya. Belutnya melimpah dan bumbunya mantap abis.. Bagi yang ndak suka pedas.. please jangan sekali2 pesan yang sambal keroyokan ya.. (pedas banget say..). Trus.. hanya disini ini yang nyediain terong dengan tingkat "kematangan| yang sesuai banget sama yang gua cari lho.. Pokoknya.. cobain deh.. Note : tempatnya ndak terlalu besar ya.. jadi mending kesini pas malam aja.. siang kemungkinan panas karena disini non AC.
Belutnya tumpah ruah banyak ga pelit dengan harga segitu, utk belut sambal matahnya bukan sambal matah otentik tapi masih bisa di bilang enak, sambel ijonya juga ok. Belut tanpa tulangnya rekomen tingkat kematangan juga bisa request
Kesini pas laper pulang kerja, (siang menjelang sore) penasaran pengen nyoba belut tanpa tulang bumbu taichan (ternyata 11-12 sama bumbu rica menurut saya) Nyampek tempatnya ternyata sumuk banged tempatnya 😆 gerah pwoll. Nunggu proses masak agak lama...gpp sebenernya cuma yg masakin sambil bersin² krna aroma pedes masakannya (dan gak pake masker 😖)walopun pas bersin ditutupin lengan baju ttp aja jd agak risih kitanya. Ya kalo boleh saran pakailah masker atau pasang blower buat ngebuang hempasan asep masakan lah...
harganya terjangkau dan enak, ya rekomen buat cobain belutnya bisa digoreng atau basah, sama sekali tanpa tulang saat saya makan, juga bisa pilih tingkat kepedasannya. Porsi makanan dan minumannya juga banyak jadi sangat worth. Lokasinya ada di pinggir jalan juga, kalau makan di tempat emang tempatnya agak kecil.
Makanan: Saya pesan belut bakar yg katanya reviewer enak, tapi menurut saya pribadi nggak seenak itu. Padahal bumbu bakarannya terasa enak, tapi daging belutnya terasa aneh saat dimasak dengan cara dibakar. Saya lebih prefer belut goreng kering mungkin kedepannya. Istri pesan ayam bakar, katanya enak. Mungkin bumbu bakarnya memang cocok sih sama ayam, tapi kalo sama belut kayaknya kurang enak. Anak pesan ayam smackdown, katanya ga enak. Ya wajar sih dia ga suka, harga juga cuma 18000 soalnya, banyakan tepungnya. Service: Waktu tunggu sampai tersaji 30 menit lebih, padahal tidak ada antrian. Artinya mereka masak dalam kondisi bahan mentah dari 0 dan masih segar sih. Tapi menurut saya pribadi menunggunya jadi terasa lebih lama karena tempat juga mejanya sempit, dan hawa sedang panas. Request untuk memisahkan sambal dan mengecilkan suara lagu yang dimainkan semua dituruti. Atmosphere: Seperti di atas ada bbrp kelemahan seperti, Karena hawa sedang panas akhirnya saya merasa meja sempit jadi mengganggu. Lagu yang dimainkan volumenya terlalu keras, bicara sampai tidak bisa saling mendengar. Untung petugas bersedia mengecilkan suara lagunya. Maaf tapi saya ngasi rating bintang 3 dulu untuk di rentang harga 38.000 untuk nasi belut bakar + sambelnya. Saya tetap rekomen orang datang ke sini sih, mungkin kalo lain kali ada kesempatan ke sini saya mau coba belut keringnya. Kalo enak, nanti saya update lagi ratingnya.
Pesen belut obong sambal matah,belut goreng tanpa tulang,bebek sambal ijo..sayang suasana'na makan semacam d'pelataran halaman rumah ,jadi pas rame berasa kudu cepet makan'na..untuk lauk'na the best belut'na yg bakar maupun goreng,bebek'na agak kerasa asin buatku,untuk sambal meski minta yg pedes sedang masih berasa pedas buat ak yg uda gk bisa makan sambal takut gerd
Lebih banyak restoran di Surabaya
Jelajahi bisnis restoran lain di sekitar Surabaya.
Info & jam buka
Lihat jam buka di sidebar kanan + alamat lengkap di section kontak.
