S
Sate Kambing & Thengkleng Pak Manto
Terverifikasi

Sate Kambing & Thengkleng Pak Manto

Sate Kambing & Thengkleng Pak Manto adalah restoran yang mengolah kambing jadi beragam hidangan, dari sate kambing, sate buntel, sampai tengkleng dan olahan rica. Menu andalannya, sate buntel, dikenal dengan potongan daging yang besar dan tidak enek seperti sate buntel di tempat lain. Selain sate, tersedia juga tengkleng rica yang jadi rekomendasi banyak pelanggan, cocok dimakan bareng lalapan kobis dan tomat.

Tentang bisnis ini

Sate Kambing & Thengkleng Pak Manto adalah restoran yang mengolah kambing jadi beragam hidangan, dari sate kambing, sate buntel, sampai tengkleng dan olahan rica. Menu andalannya, sate buntel, dikenal dengan potongan daging yang besar dan tidak enek seperti sate buntel di tempat lain. Selain sate, tersedia juga tengkleng rica yang jadi rekomendasi banyak pelanggan, cocok dimakan bareng lalapan kobis dan tomat.

Lokasinya di Jl. MT. Haryono No.850, Karangturi, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50136. Restoran ini buka setiap hari dari jam 09.00 sampai 21.00, jadi bisa disambangi untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam. Selain dine-in, tersedia layanan take away, delivery, dan reservasi bagi yang ingin memesan dari rumah atau datang rombongan.

Fasilitas di tempat ini terbilang lengkap: ada AC, Wi-Fi gratis, dan toilet, sehingga nyaman untuk makan santai maupun kerja sebentar sambil menyantap sate. Kategorinya halal, cocok untuk keluarga atau acara grup, dan tempat duduknya disebut luas sehingga pengunjung tidak perlu antre lama walau depan ramai. Ada juga kategori dessert dan comfort food, plus opsi solo dining untuk yang datang sendirian.

Berdasarkan ulasan, pengunjung menilai pelayanan 4.5, harga 4.3, lokasi 4.5 dari skala 5, dan fasilitas yang tersedia meliputi dine-in, take away, delivery, reservasi.

Wi-Fi gratis
Outdoor seating
Bisa reservasi
Parkir tersedia
Jadi mitra CariBisnis

Fasilitas & layanan tersedia

Atribut yang tersedia di bisnis ini berdasarkan info pemilik & ulasan pelanggan.

Layanan
  • Makan di tempat
  • Bawa pulang
  • Pesan antar
  • Drive-through
  • Catering
Pilihan menu
  • Halal
  • Vegetarian
  • Vegan
  • Menu anak
  • Makanan sehat
  • Dessert
  • Late-night food
  • Comfort food
Populer untuk
  • Sarapan
  • Makan siang
  • Makan malam
  • Brunch
  • Solo dining
  • Acara grup
  • Acara keluarga
  • Bisnis / meeting
Fasilitas
  • Wi-Fi gratis
  • AC
  • Toilet
  • Outdoor seating
  • Indoor seating
  • Live music
  • TV / Sports
  • Smoking area
  • Kursi anak (high chair)
  • Private room
  • Bar onsite
Signature

Menu pilihan

Reservasi private roomRp 1–182rb

Kapasitas 8–20 orang

Catering kantorRp 35–60rb/box

Min 10 box, bisa diantar

Paket keluarga 4 orangRp 183–412rb

Cocok untuk makan bersama

Ulasan pelanggan

1.140 ulasan total· menampilkan 100 ulasan terbaru

4.5
1.140 ulasan
5★
75%
4★
18%
3★
5%
2★
1%
1★
1%
SemuaBintang 5Bintang 4TerbaruFoto
Agil Rahmawan Riandika
Agil Rahmawan RiandikaUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Pertama kali makan disini tadi sore Bener2 enak... Gak nyesel makan disini daging sate buntelnya gede2 sama harga sesuai juga. Mantap sate kambing nya. Orang2nya baik2 semoga makin banyak cabangnya, mantap. 👌🏼Perlu di pertahankan pelayanan dan masakannya.

Oliviakusuma
OliviakusumaUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Salah satu cabang yang ada di solo. Gaperlu jauh jauh kalo lagi ngidam makan sate kambing. Olahan kambing lainnya juga ada mulai dari rica, tongseng, gule tapi yang paling juara tetap sate buntel. Rasanya medok rempah dan manis kecap, satenya cenderung manis ya khas lidah orang jateng. Pelayanan nya cepat dan ramah, walau kadang memang harus antri di jam makan siang. Tempatnya ada ac dan non ac, bisa pembayaran tunai maupun non tunai.

Kebetulan Lewat
Kebetulan LewatUlasan dari Google Maps
·7 bulan lalu

Salah satu cabang pak manto sate kambing dan tengkleng. Rekomendasi saya tengkleng rica plus sate buntel khas solo, jgn lupa kobis dan tomatnya dipadu padankan biar makin mantebs👍👍 Tempatnya luas, ada area AC dan non AC. Ada fasilitas tempat cuci tangan, baby chair, musholla, tempat wudhu, dan toilet👍👍 Pembayaran bisa tunai, non tunai, dan qris👍👍

azamie
azamieUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

enak sate bunthel nya, sya pernah beli di warung yg lain sate bunthel nya bikin eneg terus di warung pak manto yang ini tempatnya luas pelayanannya cepat saya aja kaget ga ada 10 menit lho udh dateng pesanan saya tp tengkhleng nya terlalu manis bagi saya tetep man of the match nya sate bunthel

matchalatte
matchalatteUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

cabang pak manto solo, dari depan udah rame bgt tpi tempat duduk banyak dan kondusif tanpa antri -sate kambing ⭐️8,5/10 💰70k/10 tusuk potongan daging lumayan gede, mix sama hati -tongseng ⭐️9/10 potongan gede2 seger sangat ngambing bgt yah wkwk -es jeruk ⭐️9/10 menu wajib kalo hbs makan perkambingan -otak2 ⭐️9,5/10 enakkkk bgt

Dwi Agung Nugroho
Dwi Agung NugrohoUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Cabang dari solo sate buntel slalu favorit tengkleng tongseng top semua khas cenderung manis slalu mampir kalo ke semarang maupun solo parkir banyak tempat selalu rame tapi pelayanan cepat harga worth it lah

Hanzo Hadrian
Hanzo HadrianUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Mantap. Tapi ga semantap dan ga ada obat nya sate sumber pak dahlan Solo dan sate² di Bandung. Hehehe....

Ervin Isnawati
Ervin IsnawatiUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Sate kikilnya bau plengur, agak amis. Tongsengnya masih bisa kemakan, tapi Sate kambingnya dagingnya keras, tanpa tambahan bumbu apapun hanya toping sayuran dan tomat, beda dengan sate pada umumnya yg ada bumbu kecap atau kacang. Akhirnya g kemakan satenya. Overprice sih menurut sy, tidak sesuai dengan apa yg didapat.

Isnani Tiya Nuswantari
Isnani Tiya NuswantariUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Rasa sate kambingnya enak bangettttt! Dagingnya empuk, enggak bau kambing sama sekali, bumbu & mericanya berasa. Satu porsi sate kambing sekitar 70K dapat 10 tusuk. Nyobain menu non sate kambingnya juga enak. Tempatnya cukup luas tapi agak pengap ya karena asapnya langsung kena dibadan, tapi ada indoor AC-nya juga sih.

Leonardo Adwin
Leonardo AdwinUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Sate kambing paling worth it, ga kemahalan sesuai sm rasanya, tongsengnya mantapppp!!! ada yg jual otak² juga

Nia Mardhatillah
Nia MardhatillahUlasan dari Google Maps
·9 bulan lalu

Sate buntalnya favorit. 1 porsi isi 2 tusuk. Tapi boleh beli 1 tusuk aja. Otak-otak + sambel kacangnya mantap buat cemilan. Gulai jeroannya klau yang gasuka jeroan pilih menu lain aja. Ada nasi goreng juga. Sate dll. Ada ruangan indoor ber ac dan outdoor. Terakhir saya kesana masih direnovasi. Jadi adanya diluar, amanberatap ga kehujanan. Rasanya enak. Parkirnya bayar.

ranu
ranuUlasan dari Google Maps
·8 bulan lalu

Untuk rasanya enak tapi tidak seenak di tempat aslinya di solo. Menjadi obat kangen bagi yang ingin mencicipi sate buntal dan tengkleng khas Solo. Tempat nya luas dan parkirnya lapang tidak perlu khawatir tidak kebagian. Cocok untuk makan bersama-sama karena porsinya sangat banyak

Naufal Darmawan
Naufal DarmawanUlasan dari Google Maps
·8 bulan lalu

Sate kambingnya mantap, tapi yang paling juara tongseng sama tengklengnya, dagingnya banyak dan potongannya gede-gede banget. Pelayanannya juga cepat, jadi nggak perlu nunggu lama. Ditambah kalo monumnya beras kencur dingin tambah seger.

Meilana Hidayah
Meilana HidayahUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Rasanya natural mantap. Masukan: tolong tambahi tulisan dilarang vape, soalnya tulisan di ruang kaca cuma dilarang merokok.

D Y S
D Y SUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Datang ke Sate Kambing Pak Manto itu rasanya seperti masuk ke dunia yang sepenuhnya didedikasikan untuk satu hal: memuliakan cita rasa kambing. Dari langkah pertama mendekati tempatnya saja sudah terasa atmosfer khas warung legendaris—ramai, hidup, dan penuh aroma bakaran yang langsung membangkitkan selera. Bau sate yang dipanggang dengan bara arang itu bukan sekadar wangi biasa, tapi jenis aroma yang bikin refleks menelan ludah bahkan sebelum duduk. Begitu duduk, suasana sekeliling langsung terasa akrab. Meja-meja terisi orang dengan ekspresi yang hampir sama: fokus menikmati makanan. Tidak ada yang tampak terburu-buru, semua seperti sepakat memberi waktu khusus untuk menikmati hidangan di depan mereka. Ada sensasi komunal yang menyenangkan, seolah semua pengunjung punya tujuan yang sama meski datang dari latar berbeda. Saat pesanan datang, kesan pertama langsung muncul dari tampilannya. Sate tersaji dengan potongan daging yang terlihat tebal dan padat, bukan tipe yang kecil atau kering. Warna kecokelatan dari hasil panggangan terlihat merata, menandakan proses bakarnya dilakukan dengan perhatian. Begitu dicicip, teksturnya langsung terasa empuk, bukan empuk karena lembek, tapi empuk yang masih punya struktur. Gigitan pertama memberi kombinasi rasa gurih, sedikit manis, dan aroma asap yang halus tapi jelas terasa. Yang menarik adalah keseimbangan bumbunya. Tidak ada rasa yang terlalu dominan. Bumbu tidak menutupi karakter asli daging, justru memperkuatnya. Ini tipe sate yang tidak perlu banyak tambahan apa pun karena rasanya sudah utuh dari awal. Bahkan tanpa saus tambahan pun sudah terasa lengkap. Setiap tusuk seperti punya konsistensi rasa yang sama, menunjukkan proses masaknya stabil dan bukan sekadar asal matang. Selain rasa, pengalaman makan di sini juga terasa dari ritmenya. Ada jeda kecil antara suapan yang justru membuat momen makan terasa lebih dinikmati. Bukan karena harus menunggu, tapi karena rasanya membuat ingin memperlambat tempo. Sate seperti ini bukan tipe yang dimakan cepat-cepat; lebih cocok dinikmati sambil duduk santai dan membiarkan lidah mengenali tiap lapisan rasa. Suasana ruangannya sendiri menambah karakter pengalaman. Tidak berlebihan, tidak dibuat-buat, tapi punya identitas kuat. Suara percakapan, bunyi kipas angin, dan sesekali suara arang berderak menciptakan latar yang terasa hidup. Anehnya, kombinasi itu tidak terasa bising—justru terasa seperti musik latar alami yang melengkapi pengalaman makan. Hal yang paling membekas justru muncul setelah selesai makan. Ada rasa puas yang tidak cuma berasal dari perut kenyang, tapi dari pengalaman menyeluruh. Rasanya seperti baru saja mengikuti sebuah ritual kuliner yang sederhana tapi penuh makna. Tempat seperti ini tidak perlu dekorasi mewah atau konsep rumit untuk meninggalkan kesan; cukup dengan konsistensi rasa dan suasana yang jujur apa adanya. Kalau harus dirangkum dalam satu kesan, makan di sini bukan sekadar soal sate kambing, melainkan tentang bagaimana satu hidangan bisa menghadirkan pengalaman yang utuh—aroma, rasa, suasana, dan momen semuanya menyatu. Itulah jenis tempat yang tidak hanya diingat karena makanannya enak, tetapi karena perasaan yang muncul saat berada di sana.

Lihat 1.125 ulasan lainnya di Google Maps

Info & jam buka

Lihat jam buka di sidebar kanan + alamat lengkap di section kontak.

TeleponChat sekarang