R
RM Alas Daun - Bandung
Terverifikasi

RM Alas Daun - Bandung

RM Alas Daun - Bandung adalah restoran sunda populer di Cihampelas, Bandung. Rating 4.3 dari 11.010 ulasan menunjukkan tempat ini cukup digemari pelanggan.

Tentang bisnis ini

RM Alas Daun - Bandung adalah restoran sunda populer di Cihampelas, Bandung. Rating 4.3 dari 11.010 ulasan menunjukkan tempat ini cukup digemari pelanggan.

Hubungi langsung via WhatsApp atau telepon untuk reservasi, info menu, atau pertanyaan lainnya.

Berdasarkan ulasan, pengunjung menilai pelayanan 4.3, harga 4.1, lokasi 4.3 dari skala 5, dan fasilitas yang tersedia meliputi dine-in, take away, delivery, reservasi.

Wi-Fi gratis
Outdoor seating
Bisa reservasi
Parkir tersedia

Fasilitas & layanan tersedia

Atribut yang tersedia di bisnis ini berdasarkan info pemilik & ulasan pelanggan.

Layanan
  • Makan di tempat
  • Bawa pulang
  • Pesan antar
  • Drive-through
  • Catering
Pilihan menu
  • Halal
  • Vegetarian
  • Vegan
  • Menu anak
  • Makanan sehat
  • Dessert
  • Late-night food
  • Comfort food
Populer untuk
  • Sarapan
  • Makan siang
  • Makan malam
  • Brunch
  • Solo dining
  • Acara grup
  • Acara keluarga
  • Bisnis / meeting
Fasilitas
  • Wi-Fi gratis
  • AC
  • Toilet
  • Outdoor seating
  • Indoor seating
  • Live music
  • TV / Sports
  • Smoking area
  • Kursi anak (high chair)
  • Private room
  • Bar onsite
Signature

Menu pilihan

Reservasi private roomRp 1–190rb

Kapasitas 8–20 orang

Paket makan siangRp 35–74rb

Nasi + lauk + sayur + minum

Paket keluarga 4 orangRp 208–469rb

Cocok untuk makan bersama

Catering kantorRp 36–62rb/box

Min 10 box, bisa diantar

Ulasan pelanggan

11.010 ulasan total· menampilkan 100 ulasan terbaru

4.3
11.010 ulasan
5
55%
4
30%
3
10%
2
3%
1
2%
SemuaBintang 5Bintang 4TerbaruFoto
Siti Nurlatipah
Siti NurlatipahUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Pertama kali nyobain alas daun. Serius makanan nya semua enakkkk pwoollll. Kayak setiap yang di dilihat menggoda deh. Apalagi sambeul nya ada 5 varian gitu. Pedesss apalagi yg sambel halilintar. Menu yang aku cobain ayam pedes manis, rasanya enakkk bgt aku suka. Tapi tapi dan tapiii untuk aku dan temen temen yang kaum mendang mending. Alas daun ini muahalll mheee. Kita ini ber lima abis di kisaran 500k😬. Terlalu rewas sih hahaha. Tapi ya kalo rasa sih ga bohong mantep bgt. Jadi pas dateng tuh kita langsung milih milih menu kaya prasmanan gitu terus bayar. Baru deh duduk nunggu makan. Tempatnya enak si lumayan. Kayaknya ga bakal balik lagi deh. Hahaha. Tapi buat kalian wajib nyobain sih apalagi sama keluarga ya. Seruuu 👍

Balasan pemilik

4 bulan laluHatur nuhun, Kak Siti Nurlatipah! 🙏 Kami sangat senang mendengar antusiasme Kak Siti Nurlatipah saat mencoba RM Alas Daun untuk pertama kali! Pujian "semua enakkkk pwoollll" dan apresiasi terhadap varian sambal kami, khususnya sambal halilintar yang pedas, membuat tim dapur kami merasa sangat dihargai. Senang juga mendengar bahwa menu ayam pedes manis yang Kak Siti coba sangat disukai. Kami bangga bisa menghadirkan cita rasa yang memuaskan. Namun, kami mendengarkan feedback jujur Kak Siti tentang harga yang terasa cukup tinggi — terutama untuk rombongan lima orang yang menghabiskan sekitar 500k. Kami memahami bahwa budget adalah pertimbangan penting, dan feedback Kak Siti akan kami sampaikan kepada manajemen untuk mengevaluasi kembali strategi pricing kami agar tetap kompetitif dan accessible. Meskipun Kak Siti mengatakan mungkin tidak bakal balik lagi, kami tetap senang bahwa pengalaman pertama Kak Siti memorable dan kami bangga dengan rekomendasi Kak Siti kepada teman dan keluarga. Itu adalah kepercayaan yang kami hargai. Jika suatu saat ada kesempatan, kami akan senang melayani Kak Siti dan rombongan lagi dengan pengalaman yang tetap memuaskan. Hatur nuhun atas kejujuran dan dukungan Kak Siti! 🌿🍽️✨ Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Saiful Halim
Saiful HalimUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Pengalaman makan di Alas Daun Bandung benar-benar luar biasa dan berkesan. Begitu masuk ke area resto, langsung terasa suasana khas Sunda yang kental dengan sentuhan tradisional modern. Interiornya penuh dengan elemen kayu dan bambu, pencahayaan hangat, dan aroma masakan yang menggoda dari dapur terbuka. Konsep “makan di atas daun pisang” memang jadi daya tarik utama di sini — unik, tradisional, dan membawa nostalgia suasana makan bareng keluarga di kampung. Dari sisi tempat, Alas Daun sangat luas dan nyaman. Penataan meja dan kursinya rapi, dengan suasana semi terbuka yang membuat udara tetap segar. Dekorasinya sederhana tapi berkarakter — ada ornamen khas Sunda di beberapa dinding, serta musik gamelan lembut yang menemani selama makan. Bagi saya yang suka dokumentasi, tempat ini sangat menarik difoto: cahaya alami dari jendela besar dan pantulan warna hijau daun pisang membuat hasil foto makanan terlihat hidup dan menggugah selera. Pelayanan di sini juga patut diacungi jempol. Stafnya sigap, sopan, dan selalu tersenyum. Begitu duduk, langsung disajikan daun pisang besar sebagai alas makan, lalu pelayan mulai menghidangkan lauk satu per satu. Konsepnya "makan prasmanan langsung di meja", tapi semua disajikan segar dan hangat. Setiap kali piring daun mulai kosong, staf akan menawarkan tambahan dengan ramah tanpa terkesan memaksa. Untuk makanan, rasanya luar biasa! Semua menu khas Sunda diolah dengan bumbu yang kuat, gurih, dan otentik. Favorit saya adalah ayam goreng lengkuas, ikan nila sambal hejo, sambal terasi dadak, dan sayur asem yang segar banget. Nasinya pulen dan wangi, disajikan langsung di daun sehingga menambah aroma alami saat makan. Tidak ketinggalan tempe mendoan, perkedel jagung, dan lalapan segar yang melengkapi cita rasa khas Sunda. Untuk minum, saya mencoba es cendol dan teh tawar panas — kombinasi sempurna setelah makan kenyang. Selain enak, penyajiannya juga rapi dan bersih. Meski konsepnya tradisional, kebersihan tetap jadi prioritas. Meja dan daun pisang selalu diganti baru untuk setiap tamu, alat makan bersih, dan area saji dijaga higienis. Toiletnya bersih dan tersedia tempat cuci tangan yang lengkap dengan sabun — hal kecil tapi penting untuk kenyamanan pengunjung. Saya datang bersama tim untuk dokumentasi, dan stafnya sangat terbuka saat kami mengambil foto makanan, suasana, serta aktivitas makan di meja. Hasil foto dan videonya luar biasa: warna hijau daun, piring anyaman, serta tampilan lauk yang ramai warna membuat visualnya sangat menarik dan menggambarkan suasana makan tradisional yang hangat. Yang membuat Alas Daun istimewa bukan hanya makanannya, tapi juga pengalaman makannya. Duduk di meja kayu panjang, makan pakai tangan di atas daun pisang, sambil mendengar musik Sunda dan angin sepoi-sepoi Bandung — semua terasa natural dan menyenangkan. Cocok untuk keluarga besar, gathering kantor, atau tamu luar kota yang ingin merasakan kuliner khas Indonesia dengan cara yang otentik. Secara keseluruhan, Alas Daun Bandung memberikan pengalaman kuliner yang lengkap: 🌿 Rasa makanan: 10/10 🍛 Konsep & pengalaman makan: 10/10 🙌 Pelayanan & keramahan staf: 10/10 📸 Spot dokumentasi & suasana: 10/10 🧼 Kebersihan & kenyamanan: 10/10 Tempat ini bukan sekadar restoran, tapi tempat yang menghidupkan kembali tradisi makan bersama dengan cara yang menyenangkan dan penuh cita rasa. Sangat direkomendasikan untuk siapa pun yang mencari pengalaman kuliner khas Sunda yang autentik di tengah kota Bandung. Akan sangat senang kalau bisa kembali ke sini lagi — rasanya selalu bikin kangen! 🌿🍽️✨

Balasan pemilik

6 bulan laluTerima kasih banyak, Kak Saiful Halim! 🙏 Ulasan Kak Saiful Halim benar-benar menyentuh hati kami dan membuat seluruh tim RM Alas Daun merasa sangat dihargai. Kami sangat terima kasih telah mengambil waktu untuk menulis pengalaman yang begitu detail dan bermakna. Membaca apresiasi Kak Saiful terhadap setiap aspek — mulai dari konsep daun pisang, suasana tradisional modern, pelayanan staf, cita rasa makanan, hingga kebersihan — membuat kami semakin termotivasi untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar kami. Feedback yang begitu positif dan komprehensif seperti ini adalah motivasi terbesar bagi tim kami untuk tidak pernah berhenti berinovasi sambil tetap menjaga keotentikan. Kami sangat bangga bahwa RM Alas Daun bisa menjadi tempat yang berhasil menghidupkan kembali tradisi makan bersama dengan suasana yang hangat dan penuh makna. Terlebih lagi bahwa kami bisa memberikan pengalaman yang memorable untuk keperluan dokumentasi Kak Saiful dan tim — itu adalah kehormatan bagi kami. Poin-poin yang Kak Saiful highlight, terutama tentang bagaimana setiap detail kecil (penggantian daun pisang, kebersihan toilet, keramahan staf) turut berkontribusi pada pengalaman keseluruhan, akan kami jadikan inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kami. Kami sangat mengundang Kak Saiful dan siapa pun yang membaca ulasan ini untuk datang kembali. Setiap kunjungan adalah kesempatan bagi kami untuk memberikan pengalaman yang lebih bermakna lagi. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan RM Alas Daun. 🌿🍽️✨ Salam hormat dan doa terbaik, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Nailil Muna
Nailil MunaUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Pertama kali kesini pas libur nataru, ngantri banget buat pesan makanannya langsung didepan etalasenya dan sekalian bayar. Untuk tempat makannya kebannyakan indoor dan jarak antar meja lumayan mepet jadi berasa crowded kalo pas lagi rame. Selain makanan berat juga ada orang2 yg nawarin jajanan jadul, aku pesen beberapa lauk ayam bakar, cumi balakutak, semur jengkol semuanya enak berasa bumbunya. Porsi nasinya lumayan besar bikin kenyang bangett. Harga lumayan mahal tp worth it.

Balasan pemilik

4 bulan laluTerima kasih, Kak Nailil Muna! 🙏 Kami sangat menghargai Kak Nailil Muna telah berkunjung ke RM Alas Daun saat libur Nataru dan meluangkan waktu memberikan feedback yang detail seperti ini. Kami memahami bahwa antrian panjang saat peak season bisa menjadi pengalaman yang melelahkan. Kami akan terus mengevaluasi sistem ordering dan pembayaran kami untuk membuat prosesnya lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas. Feedback Kak Nailil tentang ruang makan yang indoor dan jarak meja yang mepet kami catat. Kami akan mempertimbangkan layout yang lebih optimal agar pengalaman makan lebih nyaman, terutama saat restoran penuh. Namun, kami sangat senang mendengar bahwa Kak Nailil menikmati makanannya! Apresiasi terhadap ayam bakar, cumi balakutak, dan semur jengkol yang enak, serta porsi nasi yang besar dan mengenyangkan adalah pujian berharga bagi tim dapur kami. Kami juga senang Kak Nailil menemukan pengalaman unik dengan penjual jajanan jadul kami. Meskipun harga lumayan tinggi, Kak Nailil tetap merasa worth it — itulah yang kami targetkan. Terima kasih atas kepercayaan Kak Nailil! Kami sangat menantikan kunjungan Kak Nailil berikutnya. 🌿🍽️✨ Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Ernila Sari RN
Ernila Sari RNUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Beberapa kali udh ke bandung baru ini singgah makan disini.. kenyang banget.. banyak pilihan menu nya, pegawainya sigap dan banyak juga. Kirain areanya kecil didepan, ternyata dibelakang masih lapang. Pas masuk langsung ditentukan nomor meja, trus mau pilih menu nya tinggal sebut nomor meja.. bisa kalap karena datang pas jam makan siang.. aq pilih sambel mangga. Kecut dan pedes.. enak deh.. aq pilih sate lilit sama sate ayam,udang dan cumi.. klo makan rame rame mending pilih yg gede ikannya trus di makan sama² ..

Balasan pemilik

4 bulan laluHatur nuhun, Kak Ernila Sari Rn! 🙏 Kami sangat senang mendengar bahwa setelah beberapa kali ke Bandung, akhirnya Kak Ernila Sari Rn singgah ke RM Alas Daun dan mendapatkan pengalaman yang memuaskan! Apresiasi Kak Ernila tentang kenyangan, banyaknya pilihan menu, keusiapan dan jumlah pegawai, serta kejutan dengan area yang lapang di belakang membuat kami merasa dihargai. Kami bangga bahwa sistem penomoran meja kami membuat proses ordering menjadi lebih mudah. Pujian tentang sambal mangga yang kecut dan pedes serta pilihan sate (sate lilit, sate ayam, udang, dan cumi) yang enak adalah apresiasi terbaik untuk tim dapur kami. Dan terima kasih juga atas tips praktis Kak Ernila tentang memilih ikan yang lebih besar untuk makan bersama-sama — itu adalah insights berharga untuk tamu lain! Feedback detail dan konstruktif dari Kak Ernila membantu kami memahami pengalaman tamu dengan lebih baik. Hatur nuhun telah memilih RM Alas Daun. Kami sangat menantikan kunjungan Kak Ernila Sari Rn berikutnya! 🌿🍽️✨ Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Dede Zakaria
Dede ZakariaUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Ini tmpt di luar itinerary saya di Bandung, tapi surprisingly...ini enak sih, walau agak ngantri, tapi flow nya cepet, dan agak kaget karena tdk pakai piring, sesuai nama nya pakai daun pisang...ya daun pisang, but masakannya sih The Best lah, pasti ke sini lagi sih klo ke Bandung lagi

Balasan pemilik

2 bulan laluHatur nuhun, Kak Dede Zakaria! 🙏 Kami sangat senang mendengar bahwa meskipun RM Alas Daun di luar itinerary Kak Dede, pengalaman yang Kak Dede terima sungguh memuaskan dan surprising! Apresiasi Kak Dede tentang makanan yang "The Best", meskipun ada antrian, flow yang cepat, dan kejutan positif terhadap konsep daun pisang kami membuat tim kami merasa sangat dihargai. Yang paling menggembirakan adalah komitmen Kak Dede untuk pasti kembali lagi ke RM Alas Daun saat berkunjung ke Bandung lagi. Kepercayaan dan loyalitas Kak Dede adalah motivasi terbesar bagi kami. Hatur nuhun telah menemukan RM Alas Daun dan memberikan kesempatan untuk memuaskan Kak Dede. Kami sangat menantikan kunjungan Kak Dede berikutnya! 🌿🍽️✨ Salam hormat, Eko Budiarto Manajer Operasional RM Alas Daun

dayn parahita
dayn parahitaUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Makanan enak tapi pedesss,pelayanan ramah dam cepet,cm toilet yg deket musholla gak disediain sendal,pdhl wcnya becek,trs d batas suci gak disediain keset

Balasan pemilik

5 bulan laluTerima kasih, Kak Dayn Parahita! 🙏 Kami sangat menghargai Kak Dayn Parahita telah berkunjung ke RM Alas Daun dan meluangkan waktu untuk memberikan feedback yang konstruktif. Kami senang mendengar bahwa Kak Dayn Parahita menikmati makanan kami dan memuji pelayanan serta kecepatan tim kami dalam melayani. Itu adalah apresiasi besar untuk kerja keras staf kami. Mengenai rasa pedas makanan, masukan Kak Dayn Parahita kami catat. Untuk masalah toilet dan fasilitas di area musholla, kami sangat meminta maaf. Feedback Kak Dayn Parahita tentang kurangnya sendal, kondisi toilet yang becek, dan tidak adanya keset di batas suci adalah hal penting yang akan kami perbaiki segera. Kami mengerti betapa pentingnya fasilitas yang bersih dan lengkap, terutama di area yang berkaitan dengan ibadah. Kami akan melakukan perbaikan menyeluruh di area tersebut — menambah sendal, memastikan toilet selalu kering dan bersih, serta menyediakan keset di area yang sesuai. Ini adalah prioritas kami untuk meningkatkan kenyamanan semua tamu. Terima kasih telah membantu kami mengidentifikasi area yang perlu perhatian khusus. Kami sangat mengharapkan kunjungan Kak Dayn Parahita kembali dan akan menunjukkan perbaikan yang nyata. Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Margareta
MargaretaUlasan dari Google Maps
·7 bulan lalu

Makan bersama dengan teman teman dan keluarga rekomendasi disini. Area nya luas untuk makan, sayangnya mungkin karna memang pakai alas daun untuk makan jadi untuk sayuran saat kamu datang itu tidak terlalu banyak (sayuran dengan kuah) dan sayangnya juga yg tersedia hanya nasi putih. Secara keseluruhan baik, tempat bersih pelayanan ramah.

Balasan pemilik

7 bulan laluTerima kasih banyak Kak Margareta atas ulasan dan masukannya yang sangat berarti 🌿 Senang mendengar Kakak menikmati waktu makan bersama teman dan keluarga di Alas Daun. Terkait variasi sayur berkuah dan pilihan nasi, akan kami sampaikan ke tim dapur agar bisa jadi bahan evaluasi ke depannya 🍃 Sampai jumpa lagi di kunjungan berikutnya, Kak! 💚

Andani Yulian
Andani YulianUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Makanannya ga ada yang failed Semua enak enak, worthed sama harganya Resto legend yg selalu rame krn mmg bkin orang balik lagi Pilihan lauknya buanyakkkk dan bs lihat lgsung pas milih Ikan bakar nya langsung dibakar g digoreng dlu jd enak Iga bakarnya the best sih, tp lumayan mahal, seporsi 70rb tp dagingnya tebel Ikan asin baladonya jg enak kriuk2 manis pedes Sensasi makan diatas daunnya jg bkin lbh enak, sedep, Sambel halilintarnya puedesss bgt tp enak, sambel paling enak sih diantara lainnya Datang kesni jgan pas jam makan, udh pasti susah parkir dan antri klo weekend

Balasan pemilik

3 bulan laluHalo Kak Andani Yulian, terima kasih banyak sudah meluangkan waktu menulis ulasan yang sangat lengkap. Kami senang sekali mendengar Kakak merasa tidak ada menu yang gagal dan semuanya sepadan dengan harganya. Terima kasih juga karena Kakak menikmati banyak pilihan lauk, bisa melihat langsung saat memilih, serta sensasi makan di atas daun yang membuat makin nikmat. Senang sekali membaca Kakak suka ikan bakar yang dibakar langsung, iga bakar yang dagingnya tebal, ikan asin balado yang kriuk manis pedas, dan sambal halilintar yang pedas tapi tetap enak. Masukan Kakak soal waktu berkunjung juga sangat membantu—betul, di jam makan terutama akhir pekan biasanya parkir dan antrean lebih padat. Semoga kunjungan berikutnya Kakak bisa lebih nyaman. Salam hormat, Budieko (manajer operasional)

romansic uyee
romansic uyeeUlasan dari Google Maps
·7 bulan lalu

Cocok pas makan siang bareng keluarga, tempat nyaman. Sambel tidak terlalu pedas. Makannya di daon pisang bukan dipiring

Balasan pemilik

6 bulan laluTerima kasih banyak Kak Romansic sudah mampir dan berbagi pengalaman 🌿 Senang mendengar Kakak dan keluarga menikmati makan siang di Alas Daun! Betul sekali, salah satu keunikan kami adalah menikmati hidangan langsung di atas daun pisang — menambah cita rasa dan suasana khas Sunda 🍃 Sampai jumpa lagi di kunjungan berikutnya, Kak.

Devy S Ratnanda
Devy S RatnandaUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Selalu enak makan disini, makanannya enak, bersih, worth it banget makan disini.

Balasan pemilik

4 bulan laluTerima kasih, Kak Devy S. Ratnanda! 🙏 Kami sangat senang mendengar apresiasi Kak Devy S. Ratnanda terhadap RM Alas Daun. Feedback positif seperti ini benar-benar membuat seluruh tim kami merasa dihargai dan termotivasi. Senang sekali bahwa Kak Devy S. Ratnanda selalu menikmati makanan kami, menghargai kebersihan tempat kami, dan merasa bahwa pengalaman makan di RM Alas Daun sangat worth it. Itu adalah kepuasan yang paling kami harapkan dari setiap tamu. Kesetiaan Kak Devy S. Ratnanda adalah motivasi terbesar bagi kami untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar kualitas rasa, kebersihan, dan pelayanan kami. Kami sangat menantikan kunjungan Kak Devy S. Ratnanda berikutnya! Terima kasih telah memilih dan merekomendasikan RM Alas Daun. 🌿🍽️✨ Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

amelia rahmaa
amelia rahmaaUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Nasi liwetnya enak banget, sambel halilintarnya unik rasanya, pelayanannya ramah sekali, tempat nyaman.

Balasan pemilik

2 bulan laluHatur nuhun, Kak Amelia Rahmaa! 🙏 Kami sangat senang mendengar apresiasi lengkap dari Kak Amelia Rahmaa terhadap RM Alas Daun. Pujian tentang nasi liwet yang enak banget, sambal halilintar yang unik rasanya, pelayanan yang ramah sekali, dan tempat yang nyaman membuat seluruh tim kami merasa bangga dan dihargai. Senang sekali bahwa Kak Amelia Rahmaa menemukan dan menghargai sambal halilintar kami yang unik — itu adalah salah satu keunggulan kami yang ingin kami pertahankan. Dan terima kasih juga atas apresiasi terhadap nasi liwet yang sempurna, pelayanan yang ramah, serta suasana nyaman di RM Alas Daun. Kepercayaan Kak Amelia Rahmaa adalah motivasi kami untuk terus memberikan yang terbaik. Hatur nuhun telah memilih RM Alas Daun. Kami sangat menantikan kunjungan Kak Amelia Rahmaa berikutnya! 🌿🍽️✨ Salam hormat, Eko Budiarto Manajer Operasional RM Alas Daun

Nia Nurbaiti
Nia NurbaitiUlasan dari Google Maps
·8 bulan lalu

Yang lagi cari makanan sesundaan resto yg satu ini cocok bgt buat yang lagi pengen makanan khas Sunda 😻 tempatnya cukup luas, nyaman, pilihan aneka menu dan sambalnya juga banyak, pelayanan nya juga oke 😍 makanannya juga enak enak ga ada yang mengecewakan😍 best pokonya 🤩

Balasan pemilik

8 bulan laluHalo Kak Nia, terima kasih banyak sudah berbagi pengalaman makan di RM Alas Daun Citarum 🌿. Kami senang sekali mendengar Kakak puas dengan suasana, pelayanan, dan cita rasa khas Sunda di sini 😍. Selain menu yang sudah dicoba, banyak juga pilihan favorit pelanggan yang bisa dicicipi saat kunjungan berikutnya, seperti Ayam Bakar Alas Daun, Gurame Bakar, atau segarnya Sop Iga 🤩. Jangan lupa juga sambalnya, karena tersedia beragam pilihan yang bisa disesuaikan dengan selera 🌶️. Ditunggu kedatangannya kembali bersama keluarga atau teman, Kak.

Fifi Kristandi
Fifi KristandiUlasan dari Google Maps
·9 bulan lalu

Makanannya enak. Masakan sunda. Yg unik makan tanpa piring.. Tp menggunakan daun pisang sebagai alas makan.

Balasan pemilik

9 bulan laluHalo Kak Fifi, Terima kasih sudah berbagi pengalaman makan di Alas Daun. 🌿 Senang mendengar Kakak menikmati cita rasa masakan Sunda kami dan merasakan keunikan tradisi makan tanpa piring, langsung di atas daun pisang. Semoga pengalaman ini meninggalkan kesan yang hangat dan berkesan. Sampai jumpa di kunjungan berikutnya. Salam hangat, Budieko – Operational Manager

Yusuf Al Qassim
Yusuf Al QassimUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Sore2 pengen makan sundaan di restauran yg berada di pusat kota bandung, coba searching beberapa restauran dgn rating tinggi Soal tempat: tidak jauh dr lokasi hotel tempat kami menginap di dago Soal rasa: jadi bingung ini masakan Sunda apa Jawa? Manis Soal suasana: berbeda dgn ekspektasi

Balasan pemilik

5 bulan laluTerima kasih, Kak Yusuf Al Qassim. Kami sangat menghargai Kak Yusuf Al Qassim telah berkunjung ke RM Alas Daun dan meluangkan waktu untuk memberikan feedback yang jujur ini. Kami senang bahwa lokasi kami cukup strategis dan terjangkau dari hotel Kak Yusuf Al Qassim di area Dago. Namun, kami dengan tulus mendengarkan bahwa pengalaman Kak Yusuf Al Qassim tidak sesuai dengan ekspektasi, terutama mengenai rasa masakan. Feedback Kak Yusuf Al Qassim tentang profil rasa yang terasa manis dan kebingungan apakah ini masakan Sunda atau Jawa adalah catatan penting bagi kami. Kami memahami bahwa authenticity dan karakteristik unik masakan Sunda seharusnya lebih menonjol dan jelas. Kami akan menyampaikan feedback ini kepada tim dapur untuk mengevaluasi kembali resep dan karakteristik rasa kami. Tujuan kami adalah memastikan bahwa setiap hidangan benar-benar mencerminkan cita rasa autentik Sunda dengan profil gurih, asin, dan pedas yang seharusnya menjadi ciri khas kami. Mengenai suasana yang berbeda dengan ekspektasi Kak Yusuf Al Qassim, kami juga akan mempertimbangkan aspek ini untuk perbaikan ke depannya. Kami mohon kesempatan untuk melayani Kak Yusuf Al Qassim kembali dengan pengalaman yang lebih memuaskan dan sesuai dengan harapan akan kuliner Sunda yang autentik. Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Hendrick Goh
Hendrick GohUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Kalau mau cari makanan sunda di bandung wajib kesini. Disini konsepnya prasmanan. Tempatnya luas dan ada VIP room juga. Kalau kesini haris cobain ayam sibuluh khas alas daun. Cara makan disini juga unik karena tidak menggunakan piring tapi pakai daun sebagai alasnya.

Balasan pemilik

setahun laluTerima kasih banyak, Kak Hendrick Goh, atas ulasan dan rekomendasinya yang sangat lengkap! 🙏😊 Kami sangat bangga bisa menjadi tempat pilihan Kakak untuk menikmati makanan Sunda di Bandung, dengan konsep prasmanan dan suasana yang luas serta fasilitas VIP room untuk kenyamanan lebih. Ayam Sibuluh khas Alas Daun memang menjadi salah satu menu favorit yang wajib dicoba, dan konsep makan menggunakan daun sebagai alas memang kami hadirkan untuk memberikan pengalaman unik dan otentik. Kami tunggu kunjungan Kakak berikutnya untuk menikmati sajian dan layanan terbaik dari kami! Hatur nuhun pisan! 🌿🍽️ Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Enggar Shafira
Enggar ShafiraUlasan dari Google Maps
·10 bulan lalu

Makanan enak, tempat enak, cumi hitamnya mantap, disini makannya beneran beralaskan daun jd bukan piring, bagusnya disini yg smoking dan non smoking terpisah. Nanti makanannya prasmanan diambilin petugasnya, ada yg tinggal makan ada yg digoreng/ dibakar dulu kaya ayam

Balasan pemilik

10 bulan laluTerima kasih Kak Enggar Shafira atas ulasan yang lengkap dan positifnya! 🌿 Kami senang Kakak menikmati cumi hitam dan suasana makan beralaskan daun di RM Alas Daun. Memang kami sengaja pisahkan area smoking dan non-smoking agar semua pengunjung bisa nyaman. Untuk sistem prasmanan kami, semoga bisa tetap praktis tapi tetap hangat disajikan ya, apalagi kalau lauknya dibakar atau digoreng dulu. Sampai jumpa lagi di kunjungan selanjutnya, Kak! 🍽✨

nita virgo
nita virgoUlasan dari Google Maps
·11 bulan lalu

Ke sini dari Bogor, tau RM ini waktu naik bandros kata guidenya ini tmpat makan bu Cinta sering makan. Akhirnya nyoba makan dsni malamnya. Pas nyoba rasanya lumayan, ternyata parasmanan dan menunya lengkap. Cma pelayanannya lama.. jd kadang bikin badmood Trs pencahayaannya kurang, jadi suasanya kyak redup gtu. Ketika masuk diantar mau duduk di mana, dan boleh pindah juga kalau rasa kurang nyaman. Tempat duduknya juga banyak ada di depan, tengah, atau dekat dapurnya

Balasan pemilik

11 bulan laluHalo Kak Nita, Terima kasih sudah jauh-jauh datang dari Bogor dan menyempatkan mampir ke RM Alas Daun, serta membagikan pengalaman Kakak di sini. Kami senang mendengar Kakak menikmati konsep prasmanan dan kelengkapan menu yang kami sediakan. Mohon maaf jika pelayanan yang diterima dan pencahayaan yang kurang membuat suasana terasa kurang nyaman. Masukan dari Kakak akan segera kami evaluasi agar ke depannya bisa memberikan pengalaman yang lebih baik dan menyenangkan. Semoga Kakak berkenan kembali berkunjung di lain kesempatan. Salam hangat dari kami di Bandung! Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

hanny hanny
hanny hannyUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Sambel dadaknya nampol bgt , pedas pol . Sayangnya lalap n sambel hrs tambah byr tp mknan overall enak

Balasan pemilik

4 bulan laluTerima kasih, Kak Hanny Hanny! 🙏 Kami sangat senang mendengar apresiasi Kak Hanny Hanny terhadap sambal dadak kami yang pedas dan nampol! Pujian untuk rasa sambal adalah kebanggaan bagi tim dapur kami. Kami juga senang makanan overall enak menurut Kak Hanny Hanny. Namun, kami dengarkan feedback Kak Hanny bahwa lalapan dan sambal harus berbayar tambahan. Kami akan mempertimbangkan kembali kebijakan ini agar lalapan dan sambal bisa menjadi bagian yang lebih terintegrasi dalam paket makan, sehingga pengalaman Kak Hanny dan tamu lain lebih memuaskan. Terima kasih atas masukan yang konstruktif. Kami sangat menantikan kunjungan Kak Hanny Hanny berikutnya! 🌿🍽️ Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Iis Ismatullah
Iis IsmatullahUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Pertama kali makan disini enak banget masyaAllah menu2nya cocok sama lidah aku yg sunda banget dan lidah mas bojo yg jawa tulen wkwkk 😍 unik juga cara makannya langsung dialasin daun gitu hehe :) Rekomen banget buat yg lagi main ke Bandung cus cobain makan disini yaak gaesss :)

Balasan pemilik

11 bulan laluHalo Kak Iis, MasyaAllah, terima kasih banyak atas kunjungan dan ulasannya yang super menyenangkan! Kami sangat senang mendengar bahwa cita rasa masakan kami cocok di lidah Sunda Kakak dan juga lidah Jawa Mas Bojo 😄. Senang juga Kakak menikmati pengalaman makan unik beralas daun di RM Alas Daun. Semoga Kakak dan keluarga selalu sehat, dan kami tunggu kedatangannya kembali saat main ke Bandung yaa! Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Indah Retno
Indah RetnoUlasan dari Google Maps
·Diedit 5 bulan lalu

(Update) Lokasi strategis dan parkirannya cukup luas. Cocok untuk makan keluarga. Harga pricey dibanding resto sejenis, dan rasa di beberapa makanannya agak kurang cocok di lidah. Nila bakar : bumbu bakarnya lebih ke manis, agak kurang nyerap bumbunya Usus goreng : best dishes yg gw makan hari ini, ususnya bumbunya pas, teskturnya juga garing2 tapi masih kerasa gitu lah Bebek garang : pedes pol tapi bebeknya kurang empuk Sambal dadak : lebih suka sambal di bebek garangnya daripada rasa sambal dadaknya

Balasan pemilik

setahun laluHalo Kak Indah, Terima kasih banyak sudah berbagi ulasan lengkap dan detail setelah berkunjung ke RM Alas Daun. Kami senang mendengar bahwa lokasi, area parkir, serta suasana keluarga di tempat kami bisa Kakak nikmati. Masukan Kakak terkait cita rasa dan harga akan menjadi bahan evaluasi berharga bagi tim dapur kami. Kami juga turut senang mengetahui bahwa usus goreng menjadi favorit Kakak—terima kasih atas apresiasinya! Terkait beberapa menu seperti nila bakar, bebek garang, dan sambal dadak, kami akan terus melakukan perbaikan agar ke depannya lebih pas di lidah dan sesuai harapan. Semoga di kesempatan berikutnya, kami bisa menyajikan pengalaman yang lebih memuaskan lagi untuk Kakak dan keluarga. Ditunggu kunjungan selanjutnya ya, Kak! Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Anxy_
Anxy_Ulasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Makanannya enak, tempatnya nyaman dan suasananya pas.

Balasan pemilik

2 bulan laluHatur nuhun, Kak Anxy_! 🙏 Kami sangat senang mendengar apresiasi Kak Anxy_ terhadap RM Alas Daun. Pujian tentang makanan yang enak, tempat yang nyaman, dan suasana yang pas membuat seluruh tim kami merasa bangga dan dihargai. Kami berkomitmen untuk terus mempertahankan kualitas makanan, kenyamanan tempat, dan suasana yang tepat untuk setiap kunjungan Kak Anxy_. Hatur nuhun telah memilih RM Alas Daun. Kami sangat menantikan kunjungan Kak Anxy_ berikutnya! 🌿🍽️✨ Salam hormat, Eko Budiarto Manajer Operasional RM Alas Daun

Linda Purnama Ahmad
Linda Purnama AhmadUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Pilihan menu nya banyak, ada sea food ayam, bebek semua bisa pilih mau dimasak goreng, bakar bisa juga

Balasan pemilik

4 bulan laluHatur nuhun, Kak Linda Purnama Ahmad! 🙏 Kami sangat senang mendengar apresiasi Kak Linda Purnama Ahmad terhadap keberagaman menu kami. Feedback tentang banyaknya pilihan — mulai dari seafood, ayam, bebek, dan fleksibilitas cara memasak (goreng atau bakar) — menunjukkan bahwa kami berhasil memberikan variasi yang Kak Linda Purnama Ahmad cari. Keberagaman menu dan fleksibilitas dalam pengolahannya adalah komitmen kami agar setiap tamu bisa menemukan hidangan sesuai preferensi mereka. Hatur nuhun telah memilih RM Alas Daun. Kami sangat menantikan kunjungan Kak Linda Purnama Ahmad berikutnya! 🌿🍽️✨ Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Lintang Pratama
Lintang PratamaUlasan dari Google Maps
·11 bulan lalu

1. Untuk makanannya, enak. Khas sunda dengan banyak sayuran dan sambelnya 2. Hidangan dan menunya melimpah. Banyak pilihan rasa masakan sesuai selera. 3. Parkirannya agak sempit, tapi ada yg ngarahkan. Agak susah akses utk kursi roda, jadi kalo bawa lansia, agak dipapah karena banyak area licin dan undakkan kecil

Balasan pemilik

11 bulan laluHalo Kak Lintang, Terima kasih banyak sudah berkunjung ke RM Alas Daun dan berbagi ulasan yang sangat bermanfaat. Kami senang mendengar Kakak menikmati cita rasa khas Sunda serta beragam pilihan menu yang kami sajikan. 😊 Masukan Kakak mengenai area parkir dan aksesibilitas untuk pengguna kursi roda dan lansia menjadi perhatian penting bagi kami. Ke depannya, kami akan terus berupaya memperbaiki fasilitas agar bisa lebih nyaman dan ramah untuk semua pengunjung. Semoga di kunjungan berikutnya, Kakak dan keluarga bisa mendapatkan pengalaman yang lebih menyenangkan lagi. Sampai jumpa kembali di RM Alas Daun, Kak. Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Seny Yuliani
Seny YulianiUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Tempatnya strategis, makanan enak2, menunya banyak sampe bingung milih kalau kesini hihi, tempat langganan bukber dengan keluarga

Balasan pemilik

2 bulan laluHatur nuhun, Kak Seny Yuliani! 🙏 Kami sangat senang mendengar apresiasi Kak Seny Yuliani terhadap RM Alas Daun. Pujian tentang lokasi yang strategis, makanan yang enak-enak, dan menu yang banyak sampai membuat Kak Seny bingung memilih membuat kami merasa dihargai! Yang paling menggembirakan adalah bahwa RM Alas Daun telah menjadi tempat langganan bukber Kak Seny bersama keluarga. Itu adalah kepercayaan besar dan loyalitas yang kami hargai dengan sepenuh hati. Kami bangga bisa menjadi bagian dari momen berharga Kak Seny dan keluarga, terutama saat berbuka puasa bersama. Ini adalah motivasi kami untuk terus memberikan pengalaman yang memuaskan dan berkesan. Hatur nuhun telah memilih RM Alas Daun sebagai tempat langganan keluarga. Kami sangat menantikan setiap kunjungan bukber Kak Seny Yuliani berikutnya! 🌿🍽️✨ Salam hormat, Eko Budiarto Manajer Operasional RM Alas Daun

Ardi Imanuel
Ardi ImanuelUlasan dari Google Maps
·9 bulan lalu

Makanannya enak, beneran enak, konsepnya unik makan dialaskan daun, pelayannya juga ramah dan gercep, untuk ruang improvement adalah menghilangkan lalat di area prasmanannya, dan pakai penerangan yg lebih baik. Semangat kakak2

Balasan pemilik

9 bulan laluTerima kasih banyak atas ulasan jujur dan hangatnya, Kak Ardi 🌿😊 Kami sangat senang mendengar Kakak menikmati rasa makanan, konsep makan di alas daun, serta pelayanan dari tim kami. Masukan berharga mengenai lalat di area prasmanan dan pencahayaan akan segera kami perhatikan agar pengalaman makan di Alas Daun semakin nyaman. Doa dan semangat dari Kakak sangat berarti bagi kami 🙏✨ Kami tunggu kedatangannya kembali ya, Kak!

Puji Astutik
Puji AstutikUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Tempat makan di pusat kota bandung yang menyajikan aneka masakan rumahan. Makan nasi dan lauknya literally beralas daun, bukan piring. Tempatnya luas, sehingga walaupun ramai pelanggan tapi banyak tempat alternatif buat makannya. Bisa duduk ataupun lesehan, yang meja kursi duduk juga bisa memilih tempat yang bernuansa tempo dulu atau yang kontemporer. Tapi pada jam-jam makan tidak bisa bebas memilih meja kursi makan, tergantung ketersediaan. Pada malam hari tempat parkir lumayan luas karena bisa masuk ke halaman parkir gedung sebelah.

Balasan pemilik

setahun laluTerima kasih banyak, Kak Puji Astutik, atas ulasan yang sangat lengkap dan apresiatif! 🙏😊 Kami senang sekali mendengar bahwa Kakak menikmati pengalaman bersantap di RM Alas Daun, mulai dari sajian masakan rumahan yang disajikan di atas daun, hingga suasana tempat yang luas dan bernuansa khas. Kami memang berusaha menghadirkan kenyamanan bagi setiap tamu, baik yang ingin duduk di kursi maupun lesehan, dengan pilihan suasana yang beragam. Betul sekali, saat jam-jam sibuk memang ada keterbatasan pilihan tempat duduk, namun kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi semua pelanggan. Terima kasih juga atas catatannya mengenai area parkir — semoga hal tersebut semakin menambah kenyamanan Kakak saat berkunjung. Kami tunggu kedatangannya kembali, ya Kak! 🌿🍽️ Hatur nuhun pisan! Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Larissa Yuanita
Larissa YuanitaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

First timer nyobain alas daun ini masakan sunda. Masakannya cenderung maniss tapi mnurutku enak medog! Aku suka ayam bakarnya, iga bakar, ikan bakar enak smua. Pakein tempe mendoan dan jangan lupa beli sambel bawang sama sambel terasinya. Pengen coba sambel halilintarnya tapi takut kepedesan hahaa overall enak

Balasan pemilik

setahun laluTerima kasih banyak, Kak Larissa Yuanita, atas ulasan seru dan lengkapnya! 🙏😊 Senang sekali mendengar Kakak menikmati berbagai menu masakan Sunda di RM Alas Daun, mulai dari ayam bakar, iga bakar, hingga ikan bakar. Senang mendengar semuanya enak dan cocok di lidah Kakak. Betul, cita rasa kami memang cenderung manis dan medog khas Sunda untuk sajian bakaran . Sambal dadak dan sambal terasi memang favorit banyak tamu, dan untuk sambal halilintar, jangan khawatir, kami sesuaikan tingkat kepedasannya kalau Kakak mau coba lain waktu. Semoga pengalaman pertama ini membuat Kakak makin ingin kembali dan mencoba menu lainnya ya! Hatur nuhun! 🌿🍽️ Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Arif Wicaksono
Arif WicaksonoUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Bayangan pas makan di sini, oke lah alas daun, tapi pasti ada piringnya kan ya?! Ternyata bener2 di meja makan, dikasih daun pisang buat alas makannya, tanpa piring, hehehe... lauk dan sayurnya ada macam2 pilihan, mulai ayam, bebek, ikan, tempe, tahu, dll. Sambal atau cabenya ternyata ga gratis, dan ga bisa refill, jadi klo yg doyan sambal, ambil lah sebanyak2nya pas awal, karena nanti ga bisa ngambil lagi.

Fatriha Zuhriani
Fatriha ZuhrianiUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Berlibur ke bandung rasanya gak lengkap kalau gak ke alas daun. Antrian memang agak panjang karena saat itu musim liburan. Sambil menunggu antrian kita bisa nyemil makanan2 tradisional seperti kelepon, ali agrem dll. Saat itu kami di bikin kalap mata karena semua makanan yang di display saat menggiurkan. Akhirnya kami memilih gurame bakar, Ayam goreng, Jengkol krispi, Tumis bunga pepaya, kacang balado dan berbagai tumisan lain. Tidak lama setelah duduk, makanan yang kami pesan sudah terhidang di meja. Kami tidak diberikan piring karena daun pisang di jadikan alas nya dan sungguh itu memberikan sensasi kenikmatan tersendiri. Sambel2 nya cenderung pedas tapi cukup menantang. Nasi liwet nya enak. Harga nya worthed sih untuk makanan senikmat itu. Kami dilayani oleh staff yang friendly. Mereka lumayan tanggap dan pelayanan cukup memuaskan Toilet nya agak basah karena saat itu lagi banyak tamu jg. Ruangannya cukup luas dengan banyak ornamen padi yang menambah keunikan, ada mushola yang cukup bersih dan adem. Area parkirannya pun cukup luas. Overall untuk saya yang dari luar kota cukup puas dengan semua hal yang ada di alas daun.

Atina Ahzari Putri
Atina Ahzari PutriUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Baru pertama kali nyobain, jd blm banyak makanan yg dicoba. Ikan bawal gorengnya agak asin yaa. Trus kalo mau sambel nambah lagi 6000 per mika kecil. Agak pricey jadinya. Vibesnya alami gtu, ada lesehan ada kursi biasa. Cara pesennya langsung pilih makanan yg tersedia di bagian makanan. Dan langsung bayar di kasir.

Wita Hadhe
Wita HadheUlasan dari Google Maps
·8 bulan lalu

Enak & murah. Untuk sambel rekomended sambel dadaknya enak. Bisa minta kuah cumi hitam dan rendang buat di nasinya. Waktu dateng waiting list, tapi ngga lama

Balasan pemilik

7 bulan laluTerima kasih banyak Kak Wita Hadhe atas ulasannya 🙏🌿 Senang sekali mendengar Kakak menikmati rasa makanan kami, terutama sambel dadak, kuah cumi hitam, dan rendang untuk nasi. Wah, itu memang jadi favorit banyak orang juga 🤤. Mohon maaf kalau sempat waiting list. Semoga selalu betah dan kami nantikan kedatangannya lagi ya Kak 💚🍃

yuanita ho
yuanita hoUlasan dari Google Maps
·9 bulan lalu

restoran sunda yang luas, lauk pauk tinggal dipilih aja dari ayam goreng /bakar, ikan nila pesmol, udang, sayur tumis2an, aneka sambal dll. dinamai alas daun karena piring makannya diganti pake daun pisang.. ikan nila pesmol, ayam cabe ijo, mendoan, sayur asemnya eenakk.

Balasan pemilik

9 bulan laluTerima kasih banyak atas ulasan hangatnya, Kak Yuanita 🌿😊 Kami senang sekali mendengar Kakak menikmati suasana dan sajian di Alas Daun, mulai dari lauk pauk, aneka sambal, hingga sayur asem yang jadi favorit banyak tamu. Betul sekali, Daun pisang memang menjadi ciri khas kami agar makan bersama terasa lebih hangat dan alami. Semoga pengalaman menyenangkan ini membuat Kakak dan keluarga selalu betah untuk kembali. Kami tunggu kedatangannya lagi ya, Kak! 🙏✨

Aisya Tan
Aisya TanUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Dulu makan di alas daun semuanya enak2 banget..sampe es campurnya aja kita sekeluarga bungkus bawa pulang..tapi hari ini cobain berbagai macam sepertinya taste bener2 DOWNGRADE. Jadi B aja 🙏 es campur juga jadi es buah..bener2 jadi es buah bukan campur yg ada ager2 atau kolang2..sampe sy nanya 2x ke pelayan apa ini beneran es campur? Karena isinya bener2 buah aja ga ada yg laen..mas nya bilang iya ini emang es campur 😳 iga terlalu manis..dan gedean di tulang dibanding dagingnya sambel mangganya juga beda..dulu mangganya maniss..sambelnya enakkk luar biasa..sampe kita sekeluarga pesen 1 orang 1 porsi sambel mangga..sekarang macam sambel hambar dikasih irisan mangga aja. ikan pesmol juga B aja..sayur smua B. Ikan kering dan kentang mustofanya Ga Crunchy alias melempem..sayankkk banget pantes skg jauh lebih sepi. Harga Mahal ga berbanding dengan rasa dan porsi Maap..ga mau balik lagi...🙏🙏

Balasan pemilik

3 bulan laluTerima kasih, Kak Aisya Tan. Kami sangat menyesal atas pengalaman yang jauh berbeda dari kunjungan sebelumnya. Feedback konkret Kak Aisya tentang downgrade kualitas — es campur, iga, sambal mangga, dan hidangan lainnya — adalah catatan serius yang kami akui sebagai kegagalan kami dalam menjaga consistency dan quality control. Kami memahami kekecewaan Kak Aisya dan keluarga yang telah setia. Kami akan melakukan perbaikan menyeluruh di dapur, resep, portion, dan handling makanan. Jika Kak Aisya suatu saat bersedia memberikan kesempatan kedua, kami berkomitmen menunjukkan perbaikan nyata. Hatur nuhun atas feedback jujur yang menyakitkan namun sangat membantu kami. Salam hormat, Eko Budiarto Manajer Operasional RM Alas Daun

Yodi Hanidi
Yodi HanidiUlasan dari Google Maps
·11 bulan lalu

Parkir cukup luas. Dining area cukup luas. Pilihan makanan cukup banyak. Rasa sih biasa aja gk terlalu istimewa. Pelayanan oke.

Balasan pemilik

11 bulan laluHalo Kak Yodi, Terima kasih banyak sudah berkunjung ke RM Alas Daun dan membagikan ulasan yang membangun. Kami senang mendengar Kakak merasa nyaman dengan area parkir, ruang makan, serta pelayanan dan variasi menu yang kami sediakan. Terkait cita rasa yang dirasa masih biasa saja, kami mohon maaf jika belum memenuhi ekspektasi Kakak. Masukan ini sangat berarti dan akan kami jadikan bahan evaluasi agar kualitas rasa bisa lebih ditingkatkan lagi. Kami berharap dapat menyambut Kakak kembali dengan pengalaman yang lebih berkesan di kunjungan berikutnya. Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Julius Hernado
Julius HernadoUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Kemarin kami bertiga pergi makan malan di sana. Overall lauk nya enak tapi tempe bacem dan sayur asem terlalu asin sampai kami tidak bisa dimakan sama sekali. 2 tahun yang lalu kami makan yang sama, sama asinnya, kelihatan tidak ada perbaikan sama sekali. Satu lg, pepes jamur nya sangat kering. Dulu pertama kali saya dibawa makan ke sana, kami rebutan makan pepes jamur sampai pesan berkali2. Kali ini sungguh mengecewakan. Kami bertiga habis 350rb dan kebanyakan lauk yg kami pesan tak habis dimakan karena asin. Service nya bagus, ramah dan cepat. Terus terang makanan sana semakin berkurang enaknya tp semakin mahal harganya.

Balasan pemilik

2 bulan laluTerima kasih, Kak Julius Hernado. Kami sangat menyesal atas pengalaman yang mengecewakan. Feedback tentang tempe bacem dan sayur asem yang terlalu asin — dan ini sudah terjadi 2 tahun lalu tanpa perbaikan — adalah kegagalan serius kami dalam quality control. Kami juga menyesal pepes jamur yang dulu favorit Kak Julius kali ini sangat mengecewakan karena kering. Kami akan melakukan review menyeluruh terhadap resep, level keasinan, dan standar quality di dapur. Feedback Kak Julius membantu kami melihat masalah yang harus segera diperbaiki. Jika Kak Julius bersedia memberikan kesempatan, kami berkomitmen menunjukkan perbaikan nyata. Hatur nuhun atas kejujuran Kak Julius. Salam hormat, Eko Budiarto Manajer Operasional RM Alas Daun

Penikmat Senja
Penikmat SenjaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Utk rasa makanan.. Lumayan enak.. Dan variasi menunya banyak.. Semoga bisa ditingkatkan layanan nya aja.. Kurang gercep, trus penerangan agar ditambah.. Biar lebih terang

Balasan pemilik

setahun laluTerima kasih banyak, Kak Penikmat Senja, atas ulasan dan masukan yang membangun! 🌅🙏 Kami senang mendengar bahwa Kakak menikmati cita rasa makanan dan variasi menu yang kami sediakan. Terkait masukan mengenai kecepatan layanan dan penerangan, kami sangat menghargainya dan akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depannya. Kami ingin setiap tamu merasa nyaman dan puas saat berkunjung ke RM Alas Daun. Semoga Kakak berkenan untuk datang kembali dan merasakan pengalaman yang lebih baik lagi. Hatur nuhun pisan! 🌿✨ Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Risti Kurnia
Risti KurniaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Pertama kali makan kesini, awalnya karena cari makan malem di bandung dan lokasi dekat dengan hotel. Sesuai namanya "alas daun", kita makan tidak menggunakan piring, tapi pakai daun pisang. Makanan sunda, banyak pilihan makanan, mulai dari ayam, ikan, ikan asin, tumis tumisan. Jengkol krispinya lumayan jadi andalan, rasanya lebih kearah manis pedas dan kriuk. Sambelnya bisa pilih, tapi harus bayar 5K. Harganya lumayan pricey, rasangnya menuruku biasa aja selerti warung sunda umumnya, bisa jadi karena datengnya malem, jadi rasanya udah kurang. Pelayannya cepat, parkiran luas, tempat makan luas, bisa pilih di area duduk atau di lesehan. Ada menu jajanan juga seperti otak otak dan cilok.

Ery Setiabudi
Ery SetiabudiUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Tempat makan paling OK pake BGT, pelayanannya ramah bintang 5 rasa ayam bakarnya yang beda dari yang lain sumpah enak pake banget.

Balasan pemilik

6 bulan laluTerima kasih banyak Kak Ery atas ulasannya yang super positif dan penuh semangat! 🌿✨ Kami senang sekali Kakak menikmati suasana dan pelayanan di Alas Daun, terutama rasa ayam bakarnya yang memang jadi favorit banyak pengunjung 🍗🔥 Sampai jumpa lagi ya Kak, semoga pengalaman berikutnya makin berkesan! 💚

Randy Sahrizal
Randy SahrizalUlasan dari Google Maps
·11 bulan lalu

makanan dan minuman nya lengkap.. makanan tradisional enak, tempatnya luas.. cocok buat keluarga, rombongan. Ditengah kota bandung juga. parkiran nya lumanyan besar.

Balasan pemilik

11 bulan laluHalo Kak Randy, Terima kasih banyak atas ulasan positifnya! 🌿 Kami senang sekali mendengar bahwa Kakak menikmati hidangan tradisional kami dan merasa nyaman dengan suasana serta fasilitas yang tersedia. Memang kami berupaya untuk menjadi tempat makan yang cocok untuk keluarga dan rombongan, apalagi dengan lokasi yang strategis di tengah kota Bandung. Semoga di kunjungan berikutnya, kami bisa terus memberikan pengalaman yang menyenangkan. Sampai jumpa lagi di RM Alas Daun, Kak! 🍽️😊 Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Jeisen Pailalah
Jeisen PailalahUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Pertama kali mampir ke tempat ini. Bisa dibilang ini jadi opsi untuk resto makanan Sunda yang cukup OK di kota Bandung. Pelayanannya OK, Makanannya juga masih cocok di lidah(sesuai selera masing2) Tempatnya juga gampang dicari. Overall good experience disin

Balasan pemilik

setahun laluHalo Kak Jeisen, Terima kasih banyak sudah mampir dan mencoba pengalaman pertama di RM Alas Daun! Kami sangat senang mendengar bahwa pelayanan, cita rasa makanan, dan lokasi kami dapat meninggalkan kesan yang baik bagi Kakak. Ulasan positif seperti ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menjaga kualitas dan memberikan yang terbaik. Semoga kunjungan pertama ini menjadi awal dari banyak kunjungan berikutnya. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan, Kak! Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Falih Rif'atul
Falih Rif'atulUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Buat buka puasa rombongan enak banget tempatnya, recommended!🤩

Balasan pemilik

2 bulan laluHatur nuhun, Kak Falih Rif'atul! 🙏🤩 Kami sangat senang mendengar apresiasi Kak Falih Rif'atul terhadap RM Alas Daun, terutama untuk acara buka puasa rombongan! Pujian bahwa tempatnya enak banget dan rekomendasi yang antusias membuat seluruh tim kami merasa sangat dihargai. Kami bangga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk momen berkumpul dan berbuka puasa bersama rombongan keluarga atau teman. Kepercayaan Kak Falih Rif'atul untuk merekomendasikan RM Alas Daun adalah motivasi terbesar bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik. Hatur nuhun telah memilih dan merekomendasikan RM Alas Daun. Kami sangat menantikan setiap kunjungan rombongan Kak Falih Rif'atul berikutnya! 🌿🍽️✨ Salam hormat, Eko Budiarto Manajer Operasional RM Alas Daun

Anggita Deska
Anggita DeskaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Makan sama keluarga, memilih yang dekat penginapan untuk menghindari kemacetan. Datang disini malam hari sekitar 7kurang, tidak begitu ramai, dan memang tempat duduk untuk makan tersedia banyak. Begitu masuk langsung antri makanan, seperti kondangan, diawali dengan berbagai snack/jenis kolak lalu lauk untuk makan berat. Pesan ikan barakuda yang dibakar didalam bambu, sate kulit dan tumis pepaya, nasi tidak bisa 1/2 karena hitungan sudah perporsi. Saat memilih menu agak antri karena banyak rombongan yang galau mau pesan apa. Sambal bisa ambil sendiri dan saya pilih sambal dadak yang katanya terlaris. Untuk lalapan bisa ambil sendiri. Kemudian langsung bayar dikasir, makanan akan diantarkan ke meja jika sudah siap. Meski bisa ambil sendiri, sambal dan lalapan tetap berbayar. Sejujurnya untuk rasa biasa saja, ikan barakudanya yang kata mbanya pedas, tidak pedas meski banyak cabai, bahkan cenderung asin, dapat 2 ikan untuk 1 porsinya. Sambal dadaknya juga tidak pedas, tapi menyegarkan. Sate kulitnya enak, tapi seperti sate kulit umumnya di angkringan/penyetan. Bisa menjadi pilihan untuk makan bersama keluarga but dont expect with the taste.

Mira Tarmoem
Mira TarmoemUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Banyak yg rekomendasi kesini, akhirnya kesampaian. Makananya beragam dan enak, pelayanannya bagus, gercep, lokasi strategis. Walau agak pricey tapi rasanya ga mengecewakan. Cuma pengen kasih saran untuk sayur tumisan kl boleh dikasih pilihan setengah porsi, jadi bisa pilih menu lainnya, dan kebetulan kl nasi juga ada pilihan setengah krna emang biasa makan sedikit, berdua doang abis 180ribuan

Vika Ong
Vika OngUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Resto ini bisa jadi alternatif kl tetangga nya si iga G lg rame pisan. Resto ini jadi penyelamat dan ternyata enak juga, apalagi sambel nya pedes pisan tp enak bgt. System nya pas masuk ditanya untuk brp org and nanti di kasih tau meja nomor berapa, lalu kedalam ngantri untuk pilih" mau lauk dan daging apa (pilihan bnyk dr ikan, ayam, bebek, tahu tempe, ikan asin, etc, ditanya juga mau di goreng apa di bakar), ketika pesan nanti akan di tanya nomor mejanya, yg pertama ditanya mau nasi apa (ada nasi biasa,liwet dan nasi merah), nah pas milih milih inilah yg bkln antri lumayan lama krn akan di tanyain satu satu per customer/per meja, setelah selesai langsung byr dan tinggal ddk manis di meja, nanti makanan nya di antar. Untuk minum dapat free teh tawar di meja ya. Btw alas makannya ga pake piring ya tapi pake alas daun pisang. Untuk harga standar ya, makin banyak lauk/daging yg dipilih ya makin bnyk juga byr nya. Pilihan sambelnya juga macem macem dan berbayar ya, ada yg sambel pedes pisan, ada yg sambel pedes ajah, jd pas milih sambel ditanya bener - bener jng sampe salah pilih yang pedes pake beud ituuu.

Balasan pemilik

5 bulan laluTerima kasih, Kak Vika Ong! 🙏 Kami sangat menghargai Kak Vika Ong telah berkunjung ke RM Alas Daun dan memberikan ulasan yang sangat detail dan helpful seperti ini. Feedback Kak Vika Ong akan sangat bermanfaat bagi calon pengunjung lain! Senang sekali mendengar bahwa RM Alas Daun bisa menjadi pilihan alternatif yang memuaskan untuk Kak Vika Ong, dan terlebih lagi bahwa makanan kami, khususnya sambal pedes yang enak, berhasil memukau Kak Vika Ong! Itu adalah pujian terbaik bagi tim dapur kami. Kami juga menghargai bahwa Kak Vika Ong telah menjelaskan sistem ordering kami secara detail — mulai dari penanyaan jumlah orang, pemilihan lauk, jenis daging, pilihan nasi, hingga varian sambal. Penjelasan Kak Vika Ong akan sangat membantu pengunjung baru memahami flow dan prosesnya, sehingga mereka bisa siap mental untuk antrian dan proses pemilihan menu. Kami menyadari bahwa antrian saat memilih menu bisa cukup lama, terutama saat ramai. Masukan ini akan kami pertimbangkan untuk mengoptimalkan sistem kami agar proses pemilihan bisa lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas layanan. Terima kasih juga atas apresiasi terhadap konsep alas daun pisang, variasi menu, harga yang kompetitif, dan minuman gratis teh tawar. Semua itu adalah komitmen kami untuk memberikan value terbaik. Kami sangat mengharapkan Kak Vika Ong untuk kembali lagi dan mencoba menu-menu lainnya. Sampai jumpa! 🌿🍽️ Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Nisya Nurhanifah
Nisya NurhanifahUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Salah satu Resto Masakan Sunda yang sudah tidak diragukan lagi soal rasa dan sudah cukup lama di Bandung. Ayam Gorengnya mantap, sambalnya enak. Tempatnya nyaman dan mudah dijangkau, karena ada di Pusat Kota. Pelayanannya juga baik, staffnya ramah.

Cardo Bangun
Cardo BangunUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Maaf kami berikan nilai yang kurang untuk kali ini, akan kami rubah ketika kembali kesana dan dengan kondisi yang lebih baik. Tempat parkir dan tempat makannya luas. Cara makannya unik tanpa piring, hanya dialaskan daun. Variasi makanan nya banyak (pada umumnya jenis masakan Sunda dan lesehan) Disini ada ikan jenis baracuda dimasak didalam bambu dan menu unik lainnya (seperti kecipir oseng) tapi untuk rasa standar dan mungkin untuk sejenis sambal dan lalapan pun dihitung dalam harga. Harga boleh dibilang lebih tinggi diatas tempat yang lainnya. Kami cuma minta satu, apakah memang seperti itu untuk melayani konsumen ketika berbicara didekat makanan, apakah tidak ada penutup mulut? Banyak lalat hijau yg besar diatas makanan, apakah itu sudah biasa? Dan pelayanan nya agak kurang, ketika ada yg ditanya staff nya saling lempar jawaban. Pembayaran nya bisa menggunakan cash/debit/credit/qris.

Julia Puccini
Julia PucciniUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Tempatnya ok, makanannya pun enak dan banyak variannya. Ada tempat lesehan maupun duduk dikursi. Banyak camilan makanan pembuka. Cuman cukup bersabar karena disini sangat rame untuk bersantap disini.

Balasan pemilik

setahun laluHalo Kak Julia, Terima kasih banyak atas ulasan positifnya! Kami senang mendengar Kakak menikmati suasana, ragam menu, serta pilihan tempat duduk yang tersedia di RM Alas Daun. Mohon maaf jika harus menunggu karena suasana yang ramai—kami sangat menghargai kesabaran Kakak. Semoga di kunjungan berikutnya, pengalaman bersantapnya bisa makin nyaman dan berkesan. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan, Kak! Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Kang Jowi
Kang JowiUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Khas madakan sunda. Pemesanan dengan memilih menu langsung. Pembedanya adalah disini tanpa piring. Makan dengan langsung beralaskan daun. Rasa dan harga relatif. Tempat duduk tersedia cukup banyak.

Kroa28
Kroa28Ulasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Banyak serangga, mungkin karena outdoor saya bisa maklumi tapi tolong ada tindak lanjut mengenai kebersihan di dalam restoran

Balasan pemilik

4 bulan laluTerima kasih, Kak Kroa28. Kami sangat menghargai feedback Kak Kroa28 tentang serangga di restoran kami. Kami memahami kekhawatiran ini dan ingin Kak Kroa28 tahu bahwa kami sudah melakukan langkah-langkah preventif, termasuk pest control berkala dan fogging setiap bulan. Namun, feedback Kak Kroa28 membuat kami menyadari bahwa upaya kami masih belum optimal. Kami akan meningkatkan intensitas dan efektivitas kontrol hama, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengendalian serangga kami. Kebersihan adalah prioritas kami, dan kami berkomitmen memberikan lingkungan makan yang lebih baik untuk Kak Kroa28 di kunjungan berikutnya. Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Dedy Rahadian
Dedy RahadianUlasan dari Google Maps
·10 bulan lalu

Rasa makanan B minus, biasa banget, ga ada bedanya sama warung. Pesan ikan baronang bakar, sepertinya ikan tidak fresh. Ikan juga hanya bumbu kecap, mending makan ikan bakar Kalimantan. Menu juga tidak kids friendly, hanya ada sosis dan telur puyuh. Sosisnya juga sosis murahan. Pesan udang balado, hanya dapat 4 ekor dan banyakan sambalnya.

Balasan pemilik

10 bulan laluHalo Kak Dedy, Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung ke RM Alas Daun dan menyampaikan ulasannya. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila sajian kami, khususnya ikan baronang dan udang balado, belum sesuai dengan harapan Kakak. Begitu pula dengan menu anak-anak yang dirasa kurang variatif—masukan ini sangat berharga bagi kami. Kami akan terus melakukan evaluasi, baik dari sisi kualitas bahan, pengolahan rasa, maupun pengembangan menu agar lebih ramah untuk semua kalangan, termasuk anak-anak. Semoga kami masih diberi kesempatan untuk menyambut Kakak kembali dengan pengalaman bersantap yang jauh lebih baik ke depannya 🙏 Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Wahdania Ayuni
Wahdania AyuniUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Kalo ke Bandung mampir ke Alas Daun. Makanan enak2, porsi sesuai. Toilet dan wastafel berfungsi baik. Tersedia musholla yang nyaman dan cukup luas.

Balasan pemilik

setahun laluTerima kasih banyak, Kak Wahdania Ayuni, atas ulasan positif dan lengkapnya! 🙏😊 Kami sangat senang mendengar Kakak merasa puas dengan kualitas makanan, porsi yang pas, serta fasilitas yang kami sediakan seperti toilet, wastafel, dan musholla yang nyaman dan luas. Kami berkomitmen memberikan kenyamanan terbaik untuk setiap tamu yang berkunjung, agar pengalaman di RM Alas Daun selalu menyenangkan. Semoga Kakak selalu sehat dan berkesempatan kembali mampir ke sini. Hatur nuhun! 🌿🍽️ Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Kiki Deny Alvianto
Kiki Deny AlviantoUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Pertama kali ke sini, makanan oke, rasanya enak, utk menu berbumbu pedas (x ayam bakar bumbu pedas) asli pedesnya, yg nggak kuat pedes jangan berani coba, sambelnya suka yg terasi udang, pedes manis, sm lidah jawa cocok 🤭, karna waiting list jd kami tunggu beberapa waktu, selama menunggu ditawari banyak jajanan (cilok, otak2, klepon, cireng dll). Sesuai judul alas daun jd makannya pake alas daun, cm kami nggak terbiasa tanpa piring jd mnt piring rotan alas daun. Bagian nggak enaknya pada saat antri pilih menu makan, asli lama banget, krn antrian lama jalannya. Penyebabnya antrian kasir yang cm ada dua bagian pembayaran, kami datang sudah jam setengah 2 siang tapi antrian masih mengular. Selesai dari kasir masih menunggu lagi makanan diproses alhasil baru menikmati makanan 1 jam 15 menit dari mulai pilih menu, smp bayar kasir, menurut saya ini tidak efektif dan efisien. Konsepnya sudah oke, berbeda dari yang lain, beralas daun pada saat makan, tp utk pilih menu dan pembayaran sangat boros waktu. Jadi saran kami perbaiki sistem pilih makan dan pembayaran, mungkin bs ada kasir tambahan pada saat kondisi ramai. Pengolahan makanan yang sudah dipesan sebaiknya langsung dikerjakan jangan sudah antri lama saat pilih menu, belum antri kasir eh makanan baru diproses kalau sudah dibayar 😡, padahal utk rasa makanan enak loh, sayang kan klo jd nggak mood makan karna kelamaan nunggu, smg bs jd masukan utk lebih baik

Balasan pemilik

setahun laluHalo Kak Kiki Deny Alvianto, Terima kasih banyak sudah berkunjung ke RM Alas Daun dan menyampaikan ulasan yang sangat detail. Kami senang mengetahui Kakak menyukai rasa makanan kami, terutama sambal terasi udang dan menu berbumbu pedas yang memang jadi salah satu andalan di sini. Kami juga berterima kasih atas apresiasinya terhadap konsep makan beralas daun yang kami usung. Terkait masukan Kakak mengenai antrian pemilihan menu, pembayaran, dan waktu tunggu, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami benar-benar menghargai saran yang Kakak berikan. Saat ini kami sedang mengevaluasi alur pelayanan, dan ke depannya akan mempertimbangkan penambahan kasir atau penyempurnaan sistem pelayanan, terutama di jam-jam ramai, agar lebih efektif dan efisien. Masukan Kakak sangat berarti untuk membantu kami terus berkembang dan memperbaiki diri. Semoga di kunjungan berikutnya, Kakak bisa menikmati pengalaman yang lebih nyaman dari awal hingga akhir. Sampai bertemu lagi di RM Alas Daun, Kak! Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Erwansyah Bela
Erwansyah BelaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Makan siang, pilih menu yg pedes". Tersedia bermacam lauk (atam, bebek, puyuh, ikan, daging, iga, sea food dll, pilihan sayur komplit dan ada lalapan segar. Macam" sambel, dari sambal terasi hingga sambal halilintar, tinggal pilih lalu dipanaskan. Minuman juga banyak pilihan. Semua menu F&B enak.. Recomended.

teguh kusdianto
teguh kusdiantoUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Resto prasmanan masakan khas Sunda yang nyaman dengan aneka sambal. Ada nasi putih, merah dan liwet. Lauknya ada aneka menu dari ayam, bebek, ikan, urap, tahu, tempe dan ikan asin. Lokasi pinggir jalan parkir mobil luas.

Astreastar
AstreastarUlasan dari Google Maps
·Diedit setahun lalu

Udah jadi langganan tetap Alas Daun, setiap ke bandung pasti mampir kesini yg juara adalah Pete nya, Pepesnya, Cumi bleketrek nya, nasi liwetnya dengan bumbu rendang dan bumbu cumi hitam, wah semuanya juara deh. Kemarin akhirnya order Cendolnya, dan tahu gejort, wah recommended, nambah lagi menu baru nanti kalau datang ke Alas Daun Service dari karyawan dan kebersihan juga terjaga, JUARAK DEH ALAS DAUN 🥰🥰🥰🥰🥰

Eka Zuliati
Eka ZuliatiUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Tempat makan yang disajikan dengan alas daun, tersedia banyak hidangan yang disajikan secara prasmanan, makanannya lumayan enak, tapi antreannya panjang dan konsep pemesanannya membuat antrean semakin panjang karena pengunjung menumpuk, tetapi harus menunggu petugas yang mengambilkan sehingga untuk pesanan banyak ada resiko terlewat. Suasananya kurang nyaman karena terlalu crowded. Alas makan menggunakan daun, sebagaimana namanya, tapi mungkin di meja perlu disediakan sendok karena pengunjung yang pesan menu untuk sharing menjadi agak kesulitan untuk berbagi atau mengambil sayur dari wajan kecil atau sambal dari cup, jadi harus ambil pakai tangan.

Belinda Ivana
Belinda IvanaUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Pertama kali mencoba makan disini. Menurut saya rasa standart, porsi kecil dan harga mahal dibanding resto sunda lain. Beli hanya beberapa item habis 200rb. Dari beberapa menu yg dipesan yg enak adalah Nasi bakarnya. Nilai 6.5/10 Disini variasi makanan cukup banyak, untuk lalapan dan sambal juga bayar. Harga sambal 4000/ pincuk, sayur asem 10rb/ mangkok. Detail ada di foto bill. Tempat duduk cukup banyak hanya tertutup jadi buat saya kurang nyaman.

Yuliana Dewi
Yuliana DewiUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Makanannya sangat bervariasi tapi bukan yang enak banget ya. Rasanya ok tapi ga yg wow. Suka karena macem2 pilihannya. Trs luas tempatnya dan terang. Layanannya cepet ga pake lama. Begitu pesan ga lama udah pada berdatangan.

Amanda Michiko
Amanda MichikoUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Enak 8,5/10, definitely bakal balik lagi Ikan bakar nya juara Tumis jamur merang nya aku suka sekali, gurih umamiii Waiting list gak terlalu lama Dalam keadaan ramai, antri, gak laper2 banget, tapi makanannyaa tetep enak 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻

Aldian
AldianUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Kesekian kalinya makan disini ngga pernah ngecewain, mulai dari makanannya yang enak dan sangat beragam khas masakan sunda, apalagi jengkol krispi nya yang jadi favorit setiap kesana, walaupun harga nya memang harga makanan di tengah kota, tetapi terbayarkan dengan rasa, suasana khas sunda yang bersatu dengan bangunan lama belanda dan pengalaman makan disana yang di alas kan dengan daun pisang

Dwi Purnamasari
Dwi PurnamasariUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Ini tempat makan yg menawarkan experience. Makan nggak pakai piring, tapi pakai daun sebagai alasnya. Nggak disediakan sendok juga (kalau minta si dikasih) defaultnya pake tangan. Makanan sunda, harga yah wajar lah utk bandung resto. Terakhir makan disini, ada 2 pesenan yg ga dateng, si mbaknya ga fokus, jadi ga dimasukin di daftar pesanan. Waktu bayar udah di ingetin padahal, tapi ga dianter juga, ah sudahlah.. Yg ga enak di sini adalah antri bayarnya. Bayar sblm makan, tapi kasirnya cuma 1. Kalo penuh kasir cuma 2, jadi bottleneck di kasir. Trus kalo mo nambah, harus antri lagi, nggak friendly kalo dibanding resto sejenis yg posisinya deket sini juga. Oh ya, kalo lunch time penuh banget, potensi waiting list.

Balasan pemilik

5 bulan laluTerima kasih, Kak Dwi Purnamasari. Kami sangat menghargai Kak Dwi Purnamasari telah berkunjung ke RM Alas Daun dan memberikan feedback yang sangat detail dan konstruktif seperti ini. Kami senang bahwa Kak Dwi Purnamasari menghargai konsep experience kami — makan tanpa piring dengan menggunakan daun pisang sebagai alas, dan tradisi makan dengan tangan. Kami juga terima kasih bahwa Kak Dwi Purnamasari memahami harga kami cukup wajar untuk Bandung. Namun, kami sangat menyesal atas insiden di mana ada 2 pesanan Kak Dwi Purnamasari yang tidak datang karena staff kurang fokus saat mencatat. Ini adalah kesalahan serius kami, dan kami meminta maaf. Meskipun sudah diingatkan saat pembayaran, pesanan tersebut seharusnya tetap diantar. Kami akan melakukan retraining kepada tim untuk memastikan setiap pesanan tercatat dengan baik dan tidak ada yang terlewat. Feedback Kak Dwi Purnamasari mengenai bottleneck di kasir adalah sangat penting. Kami menyadari bahwa sistem pembayaran di muka dengan jumlah kasir yang terbatas menjadi hambatan, terutama saat jam makan siang yang ramai dan ketika tamu ingin menambah pesanan. Ini adalah area yang akan kami perbaiki segera — baik dengan menambah jumlah kasir saat peak hours maupun mempertimbangkan sistem pembayaran yang lebih efisien. Kami juga mencatat bahwa waiting list saat lunch time adalah tantangan. Kami akan mempertimbangkan strategi untuk mengelola antrian dan kapasitas lebih baik agar pengalaman Kak Dwi Purnamasari dan semua tamu bisa lebih nyaman. Masukan Kak Dwi Purnamasari, meskipun ada unsur ketidakpuasan, sangat kami hargai karena membantu kami mengidentifikasi area operasional yang perlu perbaikan. Kami mohon kesempatan untuk melayani Kak Dwi Purnamasari lebih baik di kunjungan berikutnya. Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

foodiesgoodies
foodiesgoodiesUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Wajib mampir kalo ke bandung. Masakannya enak enak, yg agak kurang mendoannya karena terlalu tebel dan nggak mendo (setengah mateng). Untuk lalapan mentah dan sambel sambelan ternyata berbayar. Tersedia musholla tapi toiletnya kurang bersih ya.

Ai Siti
Ai SitiUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Rumah Makan alas daun memiliki makanan yang khas karena mkanannya yang Sunda bangett. Jadi serasa makan dikampung bersama keluarga. Makanannya pun enak" pisaan, yang jadi favorit udang balado , kentang Mustofa dll. Selain enak suasananya juga nyaman dan luas bisa bareng keluarga ataupun doi hhe..Untuk segi pelayanan nya juga cukup baik karyawan nya juga ramah". Pokonya recommended 👍🏻👍🏻👍🏻

Giri Soegiriawan
Giri SoegiriawanUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Ide makan diatas daun memang menarik ... Lokasi restaurant lumayan strategis, tempat parkir juga lumayan tersedia.. Tampilan awalnya sebelum diolah/digoreng/dibakar lumayan menarik namun sayangnya makanan tsb. saat disajikan sebagian tidak sesuai ekspektasi, terlalu gosong & kering. Untuk sate maranggi & ikan bakar, bentuk penyajian dan rasanya tidak seperti yg diharapkan. Yang lumayan enak adalah ayam goreng, ayam bakar, menu sayur2an serta lalapan. Kebersihan juga perlu ditingkatkan, terutama area dibawah meja, mungkin karena ramai pasca lebaran

isep ridwan
isep ridwanUlasan dari Google Maps
·9 bulan lalu

Banyak pilihan makanan sampai bingung hehe, enak² sih cocok lah sama lidah Nusantara mah

Balasan pemilik

9 bulan laluHalo Kak Isep Ridwan, Wah, terima kasih banyak atas ulasan positifnya! 🌿 Senang banget mendengarnya Kakak menikmati beragam menu pilihan di RM Alas Daun. Memang kami sengaja menghadirkan aneka hidangan khas nusantara biar semua lidah bisa tersenyum puas Semoga lain waktu bisa mampir lagi dan cobain menu-menu yang belum sempat dicicipi ya, Kak! Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Wiliana Purwanto
Wiliana PurwantoUlasan dari Google Maps
·8 bulan lalu

Restoran ramai pengunjung, jenis makanan bervariasi, rasa nya juga enak. Pelayanan cepat, pelayan ramah.

Balasan pemilik

8 bulan laluHalo Kak Wiliana, terima kasih banyak atas ulasan positifnya 🌿. Kami senang sekali mendengar Kakak puas dengan rasa makanan, pelayanan, dan suasana di RM Alas Daun Citarum 🤗. Selain variasi menu yang sudah dicoba, banyak juga hidangan khas Sunda favorit pelanggan seperti Ayam Sibuluh, Gurame Cobek, atau segarnya Sayur Asem yang cocok dinikmati bersama keluarga 🍃. Semoga Kakak berkenan untuk berkunjung kembali, kami siap menyambut dengan pelayanan terbaik.

Muhammad Taufiq Azhari
Muhammad Taufiq AzhariUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

enak, sambalnya kurang pedas, dan teh nya kurang panas, lebih ke dingin, tapi rekomended untuk bawa keluarga

Balasan pemilik

6 bulan laluTerima kasih banyak Kak Muhammad Taufiq atas kunjungan dan masukannya 🙏 Kami senang mendengar Kakak menikmati hidangan di Alas Daun dan merekomendasikannya untuk keluarga 🌿 Masukan tentang sambal dan teh hangatnya akan segera kami tindak lanjuti agar pengalaman makan berikutnya lebih sempurna. Sampai jumpa lagi di Alas Daun, Kak. 🍃

Ng Tommy Widjaya
Ng Tommy WidjayaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Salah satu tempat makan Sunda yang menarik di kota Bandung, awalnya kita dikasi no meja terus kita mengantri untuk memilih bermacam2 lauk seperti ikan goreng, pepes, ayam goreng, bebek goreng, tahu, tempe, cumi, sampai ke sayur-sayuran. Abis itu kita juga bisa pilih berbagai macam sambel dari yang kurang pedas sampai yang paling pedas yaitu sambel halilintar. Setelah itu nanti makanan kita diantar ke meja yang nantinya akan dialaskan daun pisang sebagai piringnya.

Inoeng Suyatno
Inoeng SuyatnoUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Makanan nya enak, porsinya cukup, ada pilihan beraneka macam sambal, alangkah baiknya kalau mereka menyediakan menu nasi setengah porsi jd untuk yg makan nasi sedikit ga mubazir, sayang nya juga menu ayam buluh tapi ga pakai buluh melainkan pakai kuali jd ga dapat sensasi buluh nya

iyas aja
iyas ajaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Makan Beralaskan Daun mengingatkan saya kembali ke kenangan di masa itu, dimana usia dibawah 15 tahun. Dominan masak dengan kayu bakar dan tungku sederhana. Dengan menu nasi liwet dan bebek goreng, ditambah lalapan dan nasi yang pedas. Cuaca yang sejuk menambah hangat kebersamaan makan dengan keluarga

Arsenius Sutandio
Arsenius SutandioUlasan dari Google Maps
·Diedit 3 tahun lalu

Dulu sering sekali makan disini bersama keluarga, dan baru kemari lagi setelah covid selesai. Dari rasa dan kualitas makanan masih sama, hanya memang karena cost yang semakin tinggi, beberapa fasilitas yang biasanya didapat sekarang dipotong / dihilangkan. Biasanya untuk sambal dan sayuran untuk harga sekian kita bisa ambil sepuasnya. Sekarang untuk sambal seharga 6.000 kita hanya dapat 1 cup plastik kecil, dan sudah tidak ada lagi sayur lalab yang fresh. Sangat disayangkan sih menurut saya.. karena yang namanya restoran khas Sunda seharusnya sayur lalab segar wajib ada.

ade sutisna
ade sutisnaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Cara makan dengan alas daun agak berbeda dengan piring dari sisi rasa pengalaman terdahulu terbayang flash back semasa kecil ketika hanya daun sebagai alas nasi di kemah belantara luas. Dari sisi rasa biasa, adapun dari sisi harga cenderung bukan sesama sahabat, sedangkan dari sisi kekhasan masih belum banyak yang menyerupai.

Maritza Hasnadia Sumaryadi
Maritza Hasnadia SumaryadiUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Salah satu tempat favorit saya kalau lagi pengen makan makanan sunda, karena menu sangat beragam (favorit saya ayam goreng cabe ijo & pete goreng). Suasananya juga enak, saya lebih suka makan lesehan. Sayangnya, pelayanannya sangat lama, padahal waktu itu customernya juga sedikit dan stafnya banyak, tetapi pelayanannya masih sangat lama. Di saat saya order makanan, ayam goreng saya dipanaskan terlebih dahulu tetapi diantarkan ke meja paling terakhir dalam keadaan sudah dingin (akhirnya saya minta dihangatkan lagi). Oiya, para staf juga banyak yang ngerumpi di tengah restoran dengan suara yang cukup lantang. Bagaimanapun, rasa dari makanannya sangat enak, jadi saya tidak kapok ke sini. Semoga saja servicenya bisa meningkat menjadi lebih baik ke depannya😊

Tyasti Utami
Tyasti UtamiUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Luas seatnya parkir pun luas. Berbagai menu sundaan bisa dipesan disini. Rasanya udh ga seenak pertama tama buka. Ikannya flat ga ada rasa bumbu. Daun pepaya masih terasa getir dan hint pait. Yg paling oke sambal halilintar makyuuss banget pedesnyaa. Lantainya licin lengket minyam kya jarang di pel. Plus agak lama ya servicenyaaa.

Fatima Azzahra
Fatima AzzahraUlasan dari Google Maps
·7 bulan lalu

Ayam bakar yang di sajikan tidak matang, sama sekali ayam bakarnya tidak kemakan

Balasan pemilik

7 bulan laluTerima kasih Kak Fatimah atas masukannya 🙏 Kami mohon maaf atas pengalaman yang kurang menyenangkan terkait ayam bakar yang disajikan. Masukan ini sangat berarti bagi kami dan sudah kami teruskan ke tim dapur agar lebih teliti dalam memastikan semua hidangan matang sempurna sebelum disajikan. Kami berharap Kakak berkenan memberi kami kesempatan lagi untuk memberikan pengalaman yang lebih baik di kunjungan berikutnya 💚

Riama Samosir
Riama SamosirUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Tempatnya luas, cocok untuk makan dgn jlh org yg banyak. Pilihan menunya bervariasi dengan sensasi makan di daun pisang (yg menurut saya bias aja). Rasa enak tp bukan sampe yg WOW banget gimana gitu. Harga cukup oke, tidak terlalu mahal, tidak terlalu murah.

Naomi Gunanegara
Naomi GunanegaraUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

perbaiki rasa dan kesegaran masakannya, lbh seger makan di warteg deh, perbaiki sistem antriannya kyknya lama banget deh di tempat parasmanan, hayu improve sayang loh msh banyak pelanggannya

Balasan pemilik

setahun laluTerima kasih atas masukan berharga dari Kak Naomi Gunanegara. Kami memohon maaf jika rasa, kesegaran masakan, dan sistem antrian belum memenuhi harapan Kakak. Kami akan segera mengevaluasi proses penyajian dan kualitas makanan agar lebih segar dan nikmat. Masukan Kakak menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berbenah. Semoga di kunjungan berikutnya Kakak merasakan perbaikan yang signifikan. Terima kasih sudah memberi kami kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas.

Zahrah
ZahrahUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Tempat: - Dia gak kelihatan luas gitu karena dibagi ke banyak ruangan. Ada yg di depan pintu masuk, di tengah, dan di dalam persis sebelahan sama tempat kita ambil makanan - Gak ber AC yah dia jadi mayan panas - Ada smooking room Makanan: - Banyak jajanan tradisional yg enak2 dan affordable. Jadi kaya one stop gitu, kita gak cuma makan makanan sunda tapi ada jajanannya jg: sempol ayam, cilok, sama otak2 bakar. Gak tau deh ada jananan apa lagi. Harganya 12rb-15rb. - Overall tasty kok. Cuma ada bbrp makanan yg buat lidahku cukup asin. - Sambelnya macem2 dan pedes2 mantep! Aku cobain sambel halilintar dan sambel matah. - Pilihan lauknya jg banyak: ayam terus ikannya macem2 banget. Ada yg dibumbu kuning, digoreng, dibakar jg sedep. - Gorengan jg ada! Perkedel lengkap. Tahu tempe ada yg goreng, ada jg yg bacem. - Sayurnya ada yg tumis2 (jantung pisang, pare, daun singkong kuah kuning gitu, dll. sama yg sayur sop kaya lodeh dan sayur asem) - Dah gitu side dish yg kriuk jg banyak: kentang mustopa (ini recommed deh! Renyah banget, potongan kentangnya besar2, dan gak pedes), teri kacang, teri balado, dll. - Minumannya variatif dari teh, jus, sampe yg manis2 kaya es campur gitu ada - Kerupuk jangan lupa! - Nasi ada 3 macem: Nasi putih, nasi merah, dan nasi liwet Harga: - Sebenernya standar makan aja kok. Sayur di 7.500 per porsi, nasi kayanya gak sampai 10rb, lauk2 gitu jg 15rb apa 20rb gitu. Sori banget kl harga suka lupa wkwkwk tapi pas bayar bisa tau 350rb untuk 2 orang, jadi kerasa mahal karena kita segala mau 🤣 Kebitaan gitu loh pas ngeliat makanannya, jd pengen semua, al hasil mahal deh. Pdhl kl diliat satu2 ya harganya standar aja. Pelayanan: - Petugasnya banyak dan ada dimana-mana. Jd kl kita ada pertanyaan, mau minta bungkus, minta pindah meja, dll tuh gampang. Dan pada ramah2. - Tapi makanan lama deh datengnya huhu ya gak ampe satu jam sih. Mungkin di 15 mins ampe 30 mins TAPI dah laper nich jadi rasanya lama banget. Cuma kebantu ama jajanan yg dah siap tinggal lep. Nah S3 marketing nih, banyak jajanan jd nambah lagi tuh spending uangnya 🤣

Rinny Firman
Rinny FirmanUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Makanannya enak, suasananya dapet, harganya pas (nggak murah tapi nggak mahal juga) yang kurang cuma 1, mushollanya di atas, jadi buat ibu saya yg udah sepuh nggak bisa sholat di sini deh.

Balasan pemilik

3 bulan laluHatur nuhun, Kak Rinny Firman! 🙏 Kami sangat menghargai Kak Rinny Firman telah berkunjung ke RM Alas Daun dan memberikan feedback yang jujur dan konstruktif seperti ini. Senang mendengar bahwa makanan kami enak, suasananya dapet, dan harga yang kami tawarkan dirasa pas oleh Kak Rinny Firman. Itu adalah apresiasi yang kami hargai untuk upaya kami menciptakan value yang baik. Namun, kami sangat mendengarkan feedback penting Kak Rinny tentang lokasi mushola yang berada di atas. Kami memahami bahwa hal ini menjadi hambatan bagi ibu Kak Rinny yang sudah sepuh untuk menjalankan ibadah dengan nyaman. Ini adalah kekhawatiran legitimate yang kami akui. Kami akan mendiskusikan dengan manajemen tentang kemungkinan: Menyediakan area mushola alternatif di lantai bawah, atau Memberikan informasi yang jelas kepada tamu tentang lokasi mushola agar dapat mempersiapkan diri Feedback Kak Rinny membantu kami menjadi lebih inklusif untuk semua tamu, terutama yang membutuhkan aksesibilitas lebih baik. Hatur nuhun atas masukan yang sangat berharga. Kami sangat menantikan kunjungan Kak Rinny Firman berikutnya! 🌿🍽️✨ Salam hormat, Eko Budiarto Manajer Operasional RM Alas Daun

ᮏᮤᮠᮃᮔ᮪
ᮏᮤᮠᮃᮔ᮪Ulasan dari Google Maps
·setahun lalu

Cocok bawa keluarga kesini. Makanannya enak2 dan cepet datengnya🙂‍↕️

Balasan pemilik

setahun laluTerima kasih banyak, Kak ᮏᮤᮠᮃᮔ᮪, atas ulasan positifnya! 🙏😊 Kami senang sekali mendengar Kakak merasa cocok membawa keluarga untuk makan di RM Alas Daun dan menikmati makanan yang enak dengan layanan yang cepat. Kami selalu berusaha memberikan kenyamanan terbaik untuk seluruh keluarga yang berkunjung. Semoga Kakak dan keluarga selalu sehat dan berkesempatan kembali. Hatur nuhun. 🌿🍽️ Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Kuswo Asimontoro K
Kuswo Asimontoro KUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Katanya sih belum ke bandung kalo belum ngerasain makan di alas daun. Tempatnya luas dan bersih, namun kemaren sempat waiting list juga karena penuh. Pelayanan ramah dan sigap. Jadi kita bebas pilih menu yang disajikan di etalase, kemudian ntr diambilin sama pelayannya. Pilihan menunya banyak banget, pilihan lauk dan sayurnya komplit, semua makanan disini khas makanan sunda. Pokoknya wajib dicoba. Untuk rasa saya pribadi enak, rasanya dominan manis gurih, masih aman dan nyaman mendarat dilidah saya. 😁

H Muhammad Lutfi Albanjari
H Muhammad Lutfi AlbanjariUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Salah satu rekomendasi makan sunda di kota bandung. Pengen santai di lesehan tapi panas banget Makanan enak Sambalnya banyak pilihan Lauknya banyak juga

Semangkuk Mie
Semangkuk MieUlasan dari Google Maps
·6 tahun lalu

Tempatnya cukup luas dengan variasi makanan yang banyak. Sistem pemesanannya agak kurang efektif jika sedang ramai, antrian jadi mengular hanya untuk memesan. Makanannya yang kami pesan untuk rasa enak semua, dengan harga yang cukup pas. Lokasi cukup strategis dengan tempat parkir cukup, dan lumayan bersih tempatnya.

Efendy Pither
Efendy PitherUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Pepes ayam santannya kurang bumbu sehingga kurang joss. dagingnya empuk.size ayamnya kecil.usus sapi rasanya agak manis dan tdk berbau..semur jengkol standard lah.orak arik bunga pepaya rasanya pait tapi ok walauoun sdh dicampur dgn kacang panjang yg dipotong halus..ayam kampung goreng dagingnya enpuk dan sizenya cukup besar..sambel dadak dan sambel halilintar cukup nampol pedasnya..

nadya salsabilla
nadya salsabillaUlasan dari Google Maps
·11 bulan lalu

Tempatnya luas dan adem, makanannya standar, ikan kembung 1 harganya 42k kalo gasalah menurut saya kemahalan yg lain normal2 aja

Balasan pemilik

11 bulan laluHalo Kak Nadya, Terima kasih banyak sudah berkunjung ke RM Alas Daun dan membagikan ulasannya. Kami senang mendengar Kakak merasa nyaman dengan suasana tempat yang luas dan adem. Terkait harga ikan kembung yang dirasa kurang sesuai, kami mohon maaf apabila hal tersebut membuat kurang nyaman. Masukan dari Kakak akan kami evaluasi bersama tim terkait agar bisa meninjau kembali keseimbangan harga dan porsi. Semoga kami masih bisa menyambut Kakak kembali dengan pengalaman yang lebih memuaskan di kesempatan berikutnya. Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Srintil Handayani
Srintil HandayaniUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Perdana, Sudah paket Minum lemon tea, Sambal nya ga pedes, Lalapan ok, Teh tawar hangat, Karedok ok, Daging gepuk nya enak, Keripik kentang ok, Sayur lodeh ga coba, +Air mineral 11k Ada mushola, Suasana nya kurang, Overall ok

Tisna Kusumah
Tisna KusumahUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Pesan nila bakar datangnya 1 jam kemudian, area non smoking tetap terpapar bau rokok. kualitas dan rasa makanan biasa sajah, apalagi karedoknya dibuat ga pakai sarung tangan dgn rasa keasinan mungkin kecampur keringat dari tangan si ibu pegawai yg bikinnya. terakhir lah ini makan dialas daun.

Balasan pemilik

6 bulan laluTerima kasih, ka Tisna Kusumah. Kami dengan tulus mendengarkan ulasan Anda dan sangat menyesal atas pengalaman yang kurang memuaskan saat berkunjung ke RM Alas Daun. Kami memahami frustrasi Anda mengenai waktu tunggu yang lama untuk nila bakar. Ini adalah kesalahan kami dalam manajemen dapur dan kami minta maaf. Kami akan meningkatkan efisiensi proses memasak agar pesanan dapat disajikan lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas. Feedback Anda tentang area non-smoking yang terpapar asap rokok adalah catatan penting. Kami akan memperketat pengawasan dan penerapan peraturan non-smoking kami agar semua tamu yang memilih area tersebut dapat menikmati pengalaman yang nyaman. Mengenai standar higienitas dan sanitasi dalam proses memasak, terutama penggunaan sarung tangan saat mempersiapkan makanan, ini adalah prioritas utama kami. Kami akan segera melakukan review dan retraining kepada seluruh tim dapur kami untuk memastikan standar kebersihan dan profesionalisme yang seharusnya kami terapkan. Kritik Anda sangat berarti bagi kami untuk melakukan perbaikan serius. Kami memahami jika Anda merasa enggan untuk kembali, namun kami sungguh berkomitmen untuk melakukan perubahan positif. Jika suatu saat Anda bersedia memberikan kesempatan kedua, kami akan berusaha keras menunjukkan perbaikan yang nyata. Salam hormat, Budieko manajer operasional

Novel
NovelUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Sy tuh suka banget makanan tradisional termasuk paling disuka itu makanan Sunda .. duh gimana gitu rasanya sampe gak bisa nolak nasi tutug oncom nya itu lho geess..

Prijek Wijaksono
Prijek WijaksonoUlasan dari Google Maps
·6 tahun lalu

Salah satu resto Sunda yg cukup hits di Bandung. Jangan pernah makan pas Lunch Time, kalau mau makan siang lebih baik di atas jam 2, soalnya klo pas Lunch Time rame dan antri. Kami memesan Gepuk, Ayam Goreng, Pete Bakar, Jengkol, Bakwan Udang, Bakwan Jagung, Tempe mendoan, Tahu Bacem, Tempe Bacem, Ikan Peda, Ikan Asin Jambal, Sop IGA, Usus goreng, Iso sapi goreng dan telor puyuh. Mostly makanannya terbilang lumayan enak. Daging gepuk, ayam goreng, ikan peda , ikan Jambal, Jengkol dan Sop IGA nya boleh di bilang enak rasanya di lidah kami. Tahu bacemnya lumayan enak tapj Tempe Bacemnya biasa aja. Namun Bakwan Udang, Bakwan Jagung, Iso Gorengnya boleh di bilang rasanya standar saja alias biasa. Kami juga pesan Es Campur dan Es Goyobod, semuanya rasanya biasa alias standard. Tahu Gejrot juga kita pesan dan rasanya juga standard, ndak istimewa. Nasi Liwet ama Nasi Tutug Oncomnya lumayan enak. Tiga macam sambal yg tersedia kami coba yaitu Sambal Dadak, Sambal Halilintar dan Sambal Terasi Udang. Sambal dadaknya enak, Sambal Halilintar kata istri saya enak juga, tapi Sambal terasi udangnya gak cocok dengan lidah kami. Overall resto ini termasuk enak rasanya, hanya saja klo di jam yg ngantrinya lama kyknya kurang worthed buat kami berlama2 antri kecuali memang rasanya lebih Wah lagi, nah baru kami rela untuk antri lama..

Dwi
DwiUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Ramai bangett tempatnya yaaa padahal aku datang pukul 02.00 siang ku fikir itu udah lewat jam makan siang tapi tetap ramai. Ini mode makannya prasmanan kan tapi menurut ku varian makannya ga begitu banyak. Meskipun modelnya prasmanan, kita tetap ga ambil sendiri, diambilin pelayanan. Jujur metode diambilin pelayan ini membuat jalannya antrian lebih lama. Jumlah pelayan dengan jumlah customernya ga seimbang. Tapi pelayanannya masih terbilang oke sih di keramaian seperti itu, bisa menghandle pelanggan dengan baik. Untuk rasa makanan so sorry this isnt my type:( setelah mencoba makanan sunda yang lain, aku rasa makanannya biasa aja, rasanya ga terlalu istimewa, mungkin karena selera berbeda. Atmosfir tempatnya biasa aja menurut ku, not really that good. Tapi overall not that bad sih just so so

Eka Natanael
Eka NatanaelUlasan dari Google Maps
·Diedit 10 bulan lalu

Salah satu resto masakan khas Sunda di Bandung dengan konsep kafetaria. Kita memilih masakannya dan dilayani oleh waiter. Menu makanan dan minumannya variatif. Harga sepadan. Cocok untuk makan bersama keluarga, sahabat dan rekan bisnis.

Balasan pemilik

10 bulan laluHalo Kak Eka, Terima kasih banyak atas ulasan positifnya dan sudah berkunjung ke RM Alas Daun 🌿 Kami senang sekali mengetahui Kakak menikmati konsep khas Sunda yang kami sajikan, serta merasa cocok dengan variasi menu dan suasana tempat kami. Semoga setiap kunjungan selalu membawa kesan yang hangat, baik bersama keluarga, sahabat, maupun rekan bisnis. Sampai jumpa kembali di kunjungan berikutnya ya, Kak 😊 Salam hangat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

edy syahputra
edy syahputraUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

RM Alas Daun Bandung ini selalu ramai, karena penasaran kami pertama kali nyobainya dengan memesan pesan ikan gurame bakar, tumis bunga pepaya, kentang mustofa/ balado, gulai jengkol, bakwan jagung dan tempe bacem untuk rasanya enak hanya saja ikan bakarnya metodenya digoreng terlebih dahulu baru di bakar jadi teksturnya jadi keras dan dagingnya menjadi tipis beda halnya kalau langsung dibakar. Stafnya ramah dan sopan. Menunya beragam ciri khas sunda. Untuk pembayaran bisa debit, qrish dll. Untuk parkiran bisa motor dan mobil letakmya tepat berada di depan Rumah makan Alas Daun Bandung.

Elka Destrika
Elka DestrikaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Pengalaman pertama makan di alas daun (sebrang pusdai), di buat kalap dengan ragam makanan yang banyak dan menggiurkan semua... Saat itu kami sekeluarga datang sekitar pukul 10.00 (saat baru buka) makanan disajikan saat baru keluar dari dapur.. Gurame bakarnya sangat enak.. Dengan tambahan saus/kecap bakaran yang enak, di tambah dengan jengkol krispi yang sangat renyah.. Anak saya menyukai baby fish yang dijual disana.. Nasi hangat+gurame bakar+tumis jamur+sambal dadak yang pedas+lalab2 an...satu lagi favorit saya adalah tutut keong...nagih ingin makan disana lagi... Bisa jadi rekomendasi ketika ada tamu dari luar kota atau membawa kerabat/orang tua.. Kids friendly juga Suasana nya sangat nyaman karena ada lesehan... Pelayanan nya cepat dan staff nya ramah...

Yuni Faudziah Nurhasanah
Yuni Faudziah NurhasanahUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Makan di Alas Daun berdua aja sekalian survei buat acara makan" keluarga. Sempat lihat di Instagram katanya Alas Daun ini menawarkan paket yang dibanderol mulai 50.000/nett untuk per pax nya. Gambar nya itu sangat menggiurkan dan wajib dicoba. Setelah sampai area parasmanan setelah bertanya ke pelayan nya katanya tidak ada paket adanya hanyalah menu menu yang parasmanan. Saya pesan ayam cabe ijo kirain bakal dihangetin ternyata tidak ya dingin jadinya, untuk nasinya itu dituangkan ketika kita sudah ada di meja dan pelayan yang akan menyajikan (mungkin hemat boboko). Saya pesan jus jeruk rasanya sangat asam, pesan jus sirsak rasanya tawar. Disini sambal dan lalapan itu bayar, sambal 4.000/pcs pakai plastik saus seperti KFC rasanya aga gimana makanan sunda menyajikan sambal seperti tersebut. Pembayaran bisa pakai debit, kredit, qris, cash. Debit harus diatas 100.000 Toilet ada wastafel juga ada. Untuk 2 orang dengan menu 2 nasi liwet, 2 ayam cabe ijo, 2 bakwan jagung, 1 mendoan dan 2 jus harganya 160.000 sudah tax and service (10+5)% Menurut saya restoran ini cocoknya untuk kalangan menengah keatas bukan untuk kalangan orang bandung yang menengah kebawah dengan range harga tersebut. Dari parkiran saja untuk yang membawa motor itu lahan parkir motor tersebut sebenarnya untuk Grabfood. Untuk yang bawa keluarga banyak dan gamau antri baiknya reservasi dulu.

Valent MaenBola
Valent MaenBolaUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Pilihan makanannya banyak banget, tapi sayang masakannya tidak panas, digoreng lagi sih, tapi tidak sampai panas ke dalam. Jadi kurang nikmat aja rasanya. Semoga bisa lebih diperhatiin sih buat preparationnya, thank u 😊🙏🏻

Melanny Amelia
Melanny AmeliaUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Rumah makan Sunda dengan konsep makan ber alas daun, letak startegis, lokasi nyaman dan luas, ruangan terbagi2 ada buat smoking dan non smoking, rasa lumayan enak, banyak variasi menu makanan dan minuman, juga banyak jajanan tradisional. Cukup di 1 tempat bisa memenuhi kepuasan kuliner ala Bandung. Harga relatif ramah di kantong. Lumayan bersih dan nyaman.. rekemendasi buat acara keluarga dan teman..

Bazfa Alya Zhofiroh
Bazfa Alya ZhofirohUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Enak khas sunda, pelayan ramah, bersih

Balasan pemilik

5 bulan laluTerima kasih, Kak Bazfa Alya Zhofiroh! 🙏 Kami sangat senang mendengar apresiasi Kak Bazfa Alya Zhofiroh terhadap RM Alas Daun. Feedback positif seperti ini membuat seluruh tim kami merasa dihargai dan termotivasi. Senang sekali bahwa Kak Bazfa Alya Zhofiroh menikmati cita rasa autentik Sunda kami, memuji keramahan pelayan kami, dan menghargai kebersihan tempat kami. Itu adalah komitmen kami yang akan terus kami jaga dan tingkatkan. Terima kasih telah memilih RM Alas Daun. Kami sangat menantikan kunjungan Kak Bazfa Alya Zhofiroh berikutnya! 🌿🍽️ Salam hormat, Budieko Manajer Operasional RM Alas Daun

Chimogmog
ChimogmogUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Makanannya disini semua fresh kita pilih dulu baru dimasak. Menu pilihannya banyak mau darat, udara, laut jg ada. Harganya terjangkau dan rasanya juga enak2. Tempt yg pas buat syukuran ato ultah dll yg makannya rame2 bareng2. Penyajiannya bener2 kita makan pake alasnya daun aja hahahah. Cemilannya jg banyak ada cilok, onde2 dll. Rame dan seru deh pokoknya

S Y (Papiyo)
S Y (Papiyo)Ulasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Unik. Resto berbeda dengan makan tanpa piring. Diganti dengan alas daun pisang. Variasi makanan banyak, ayam, ikan, sayur, tahu tempe dll banyak pilihan. Rasa lumayan enak. Tempat agak kotor kurang terawat. Harga standar.

Mona Velly
Mona VellyUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Saya bersama keluarga datang kesana diatas jam 2 siang karena Bandung sedang diguyur hujan deras sehingga kami tertahan di lokasi wisata. Sesampai disana ternyata masih kebagian waiting list beberapa nomor, namun kita bisa menunggu di dalam. Sekitar 10 menitan kami pun mendapat tempat duduk dan dipersilahkan utk memesan makanan. Sebenarnya lokasi resto ini cukup strategis dan area jg luas. Hanya saja bila kondisi crowded rasanya jd kurang nyaman suasananya. Apalagi Kemarin saya kebagian di pojok kiri dan lantai becek sehingga buat kami dan anak² tidak nyaman saja utk bolak balik. Mungkin kebersihannya bisa lebih diperhatikan. Dari segi makanan, variatif, menggugah selera saat mata melihatnya. Walau antri namun pelayanan termasuk lumayan cepat. Hanya saja saran saya, kita harus periksa kembali pesanan sebelum bayar supaya ga ada yg ketinggalan Krn bila ada pesanan kurang, terpaksa kita antri lg. Soal rasa lumayan enak. Khas Sunda. Kemarin itu cobain sate lilitnya, hanya soal rasa standard aja. Justru jajanan kelilingnya yg enak2 seperti tahu gejrotnya. Bicara area parkir, banyak menggunakan jalanan sebagai tempat parkir. Krn masih suasana lebaran shg area parkir yg tersedia tdk memadai. So far, makan bersama keluarga disana cukup terjangkau kantong selama tidak lapar mata dan memesan banyak makanan namun tak termakan. Bijaklah memesan makanan 😁. Selamat mencoba 👌🏻👌🏻

Lihat 10.910 ulasan lainnya di Google Maps

Info & jam buka

Lihat jam buka di sidebar kanan + alamat lengkap di section kontak.

TeleponChat sekarang