K
Keuken Van Elsje
Terverifikasi

Keuken Van Elsje

Keuken Van Elsje adalah restoran belanda populer di Cihampelas, Bandung. Rating 4.6 dari 2.485 ulasan menunjukkan tempat ini cukup digemari pelanggan.

Tentang bisnis ini

Keuken Van Elsje adalah restoran belanda populer di Cihampelas, Bandung. Rating 4.6 dari 2.485 ulasan menunjukkan tempat ini cukup digemari pelanggan.

Hubungi langsung via WhatsApp atau telepon untuk reservasi, info menu, atau pertanyaan lainnya.

Berdasarkan ulasan, pengunjung menilai pelayanan 4.6, harga 4.4, lokasi 4.6 dari skala 5, dan fasilitas yang tersedia meliputi dine-in, take away, delivery, reservasi.

Bisa reservasi
Parkir tersedia

Fasilitas & layanan tersedia

Atribut yang tersedia di bisnis ini berdasarkan info pemilik & ulasan pelanggan.

Layanan
  • Makan di tempat
  • Bawa pulang
  • Pesan antar
  • Drive-through
  • Catering
Pilihan menu
  • Halal
  • Vegetarian
  • Vegan
  • Menu anak
  • Makanan sehat
  • Dessert
  • Late-night food
  • Comfort food
Populer untuk
  • Sarapan
  • Makan siang
  • Makan malam
  • Brunch
  • Solo dining
  • Acara grup
  • Acara keluarga
  • Bisnis / meeting
Fasilitas
  • Wi-Fi gratis
  • AC
  • Toilet
  • Outdoor seating
  • Indoor seating
  • Live music
  • TV / Sports
  • Smoking area
  • Kursi anak (high chair)
  • Private room
  • Bar onsite
Signature

Menu pilihan

Paket makan siangRp 36–78rb

Nasi + lauk + sayur + minum

Catering kantorRp 33–57rb/box

Min 10 box, bisa diantar

Paket keluarga 4 orangRp 205–461rb

Cocok untuk makan bersama

Reservasi private roomRp 1–218rb

Kapasitas 8–20 orang

Ulasan pelanggan

2.485 ulasan total· menampilkan 100 ulasan terbaru

4.6
2.485 ulasan
5
75%
4
18%
3
5%
2
1%
1
1%
SemuaBintang 5Bintang 4TerbaruFoto
Ingrid Nathania
Ingrid NathaniaUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Datang tanggal 25 Januari 2026. Resto buka jam 11.00, tapi kami sampai sekitar jam 10.40 jadi dapat antrian pertama. Sebelumnya saya sudah baca beberapa review, jadi langsung pesan risole, aligot, dan sirloin steak. SEMUAnya ENAK, tidak ada yang failed. Aligot, perpaduannya pas dan nggak bikin eneg sama sekali. Risolnya crispy di luar tapi lembut di dalam, rasanya sudah pasti enak, dan side salad-nya terasa fresh, bikin semuanya jadi balance. Steak dengan saus mushroom, mashed potato, dan side salad-nya juga saya suka. Tempatnya homey dan bersih, beneran berasa datang ke rumah Oma Opa. Jam makan dibatasi 1 jam setelah makanan keluar, tapi aman banget koq. Karena semuanya enak, belum sampai 1 jam pun sudah habis hehe 😄 Stafnya juga ramah dan sangat helpful. Setelah diarahkan duduk (belum order), kami sempat minta AC dikecilkan suhunya, namun karena masih terasa dingin, kami minta pindah meja karena belum banyak tamu lain juga, dan semua dilayani dengan baik oleh beberapa stafnya. Lalu sewaktu makan, teman saya tanpa sadar mengambil pisau steak lebih dulu (padahal dia ngga pesen steak), dan saya pakai pisau yang lain (kami ngga sadar kalau itu pisau yg berbeda), saya sempat bingung kenapa steaknya susah sekali dipotong. Tiba-tiba salah satu staf langsung datang tanpa diminta dan memberikan pisau steak yang benar. Setelah itu steak bisa dipotong dengan sangat mudah. Sangat helpful dan terasa hangat di hati, thank you so much ❤️ Next time pasti datang lagi karena masih penasaran sama pasta-nya. Saya memang pecinta keju & sesuatu yg creamy. Sukses selalu untuk Keuken Van Elsje, semakin diberkati dan terus menjadi berkat untuk semua tamu yang datang & sekitarnya. God bless 🌟

Yasmin Laksmi Nariswari
Yasmin Laksmi NariswariUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Kalau datang kesini weekend atau libur panjang harus rela mengantri sekitar 1 jam karena mereka tidak menerima reservasi 🥲 But it's okay bcs it's totally worth it for me, semua masakannya enaaak. Vibes tempatnya memang Belanda sekali. Favoritku adalah Bitterballen klasik, Beef Stew, dan Bistik Lidah👍 Untuk stroop waffle porsi kekecilan & tidak se-autentik buatan Belanda, tidak terlalu kurekomendasikan. Es cokelatnya bisa pilih yang varian Oma karena ada cinnamonnya 😍, saran request extra ice supaya tidak eneg.

MahaRani
MahaRaniUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

📍 Lokasi strategis, vibes nya hommy banget, nyaman, cozy 🍽️🥩 Makanannya enak smua dari mulai steak, beef stew, galatine, bistik lidah n aligot truffle..yummy semua 🏷️ Harga worth it dengan dutch traditional menu ini

Dewi Fitriyanti
Dewi FitriyantiUlasan dari Google Maps
·Diedit 4 bulan lalu

Keuken Van Elsje Berkunjung kesini sekitar bulan Maret 2024, sudah cukup lama. Namun kenangan makan disini tidak terlupa karena ada menu yang sangat spesial disajikan Berkonsep Casual Dining dengan logo "Dutch Food Pioneer in Bandung sejak 1920 menggunakan resep asli oma nya" dengan bangunan yang asli dan sudah menjadi cagar budaya Dinas Kebudayaan Bandung. Review saya Akses Jalan Buton tidak lebar sehingga apabila ada pertemuan dua jalur akan melatih kesabaran, namun tukang parkir disekitar Keuken Van Elsje cukup membantu untuk mencarikan parkir (Tks pak parkir) Bangunan Sangat memaklumi perawatan bangunan kolonial tidak lah mudah, anggaplah sedang bertamu ke rumah oma yang memang memiliki interior khas di era tersebut (mebeul jati, taplak putih anyaman, kursi kayu dengan rotan, sofa dan boneka besar teddy bear) Makanan Menu yang kami pesan memang kami pilihkan yang paling legendaris dan berhubung kami hanya berdua shgg hanya ini yg kami pesan : - Aligot -- Rp 60k - Beef Stew - Rissole - Rp 43 k - Bitterballen - Rp 43 k - Melk Koffie - Rp 40 k sebagai appetizer setiap pengunjung diberikan gratis butter bread yang fresh Price Worth the price, sangat pantas untuk masterpiece di Bandung

Priscilla Natasya
Priscilla NatasyaUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Kesini pas long weekend, dan antriannya luar biasaa banyak 😅 untungnya udh ada tmn kita yang sampai dan makan duluan jadi bisa langsung masuk. Lokasinya bener" nyempil di antara rumah" orang, masih rumah model jaman Belanda. Karena rumahnya mungil yaa parkir mobil cuma bisa nampung skitar 5 mobil, sisanya harus parkir di ujung jalan. FYI juga untuk jalan depan restonya juga mungil, klu ada 2 mobil lewat pas banget. Secara rasa untuk mashed potato cheese yg viral cukup enak sihh, kejunya berasa banget. Tapi kalau gampang eneg, aku saranin makan berdua jangan sendiri. Aku juga ada pesen stroopwafel. Tapi ini mohon maaf, banyakan condiment nya dibanding stroopwafel nya 🙏 jadi kurang spotlight buat menu yg sebenernya 😅 saran kalau bisa apple cinnamonnya porsi dikurangin dan roti tawarnya dihilangin aja, trus stroopwaflenya di besarin. Kalau untuk vibes tempatnya, gatau kenapa pas dateng msh vibes natal, padahal dateng nya udah pertengahan Januari 😅 Notes tambahan juga, mungkin krn waktu itu waiting list banyak jadi cuma dikasih waktu 1 jam makannya. Gatau itu berlaku atau tidak kalau gaada waiting list.

K
KUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Pertama kali kesini di hari biasa (bukan weekend) ternyata cukup rame, tapi masih ada meja kosong. Tapi gak serame weekend. Makanannya enak! Wajib coba bitterballen-nya ya. 👌🏻✨ Cuma kalo “dine-in” maksimal dikasih waktu 1 jam saja ya, ga bisa berlama-lama karena harus giliran. Suasana Belandanya kental banget, dari bangunan dan menu.

Ririn Widaryani
Ririn WidaryaniUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Ke sini late lunch, jadi masih banyak seat available. Diinfo bhw last order 14.30.. dan memang stlhny mrk tutup utk bebersih, dan buka lagi utk dinner. Order alligot, biter ballen, risoles, bistik, chicken steak.. Semuanya endes.. bistiknya terlalu medok (kuat) rempahnya.. but overall ok banget.

CocoLee
CocoLeeUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Kesini karena Christmas, nyobain bistik oma tapi rasanya kek chinese food keknya bistik belanda ga kek gini, asa gak nyambung makan nasi ama chips kek gitu. Juga cobain runovlesstoofpot ini rada unik rasanya dagingnya empuk tapi untuk harga 120k rasa dan presentasi B aja menurutku. Bitterballen nya enak wangi. Seperti cuma membeli suasana aja kesni.

Balasan pemilik

5 bulan laluTerima kasih telah meluangkan waktu untuk berkunjung dan berbagi pengalaman anda bersama kami, terlebih di momen Natal.
Kami sangat menghargai setiap masukan yang diberikan, karena itu membantu kami terus bertumbuh dan menjaga nilai yang hidup di balik setiap hidangan, bukan sekadar soal rasa. Kami mohon maaf apabila rasa Bistik Oma Elsje tidak cocok dengan selera anda. Secara konsep, menu di Keuken van Elsje terdiri dari sekitar 80% masakan Belanda dan 20% masakan Indonesia. Hidangan Belanda autentik dengan cita rasa khas keluarga kami antara lain Hachee met Hutspot, Rundvleestoofpot, dan Stamppot, serta masih banyak menu lainnya. Baik hidangan Belanda maupun Indonesia ini pernah disajikan di restoran pertama keluarga kami pada tahun 1920 dan juga dimasak oleh Oma Elsje untuk orang-orang terkasih di rumah. Sementara itu, Bistik Oma bukanlah bistik khas Belanda, melainkan hidangan khas keluarga kami yang merupakan perpaduan masakan Belanda dan Indonesia, sebuah adaptasi rasa yang memang umum terjadi pada era kolonial. Puji Tuhan, pernah ada tamu yang terharu hingga menitikkan air mata karena hidangan ini mengingatkannya pada masakan ibunya yang telah tiada. Mungkin bagi anda hidangan ini terasa sederhana, dan kami menghargai setiap perbedaan selera. Namun bagi kami, masakan yang diwariskan dari generasi ke generasi bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang kenangan, sesuatu yang nilainya melampaui apa yang tersaji di piring. Mengenai penyajiannya, kami memang sengaja menjauh dari kesan fine dining yang kaku dan terukur. Kami ingin setiap piring yang tersaji membawa kembali memori akan ketulusan tangan seorang oma saat menyiapkan makanan untuk orang terkasih di rumah. Terima kasih telah berkunjung dan berbagi momen bersama kami. Semoga hidangan dan kenangan dari Keuken van Elsje selalu memberi kehangatan bagi anda, sampai jumpa, Tuhan memberkati 🙏😊

Olivier Johannes Raap
Olivier Johannes RaapUlasan dari Google Maps
·7 bulan lalu

Di Bandung saya mengajak mbak Lies dan mas Sandy mencicipi hidangan khas Belanda di Keuken van Elsje (Dapur Elsje), sebuah restoran yang menempati sebuah rumah berarsitektur 1930-an yang masih terawat indah, sementara interiornya hangat dan terasa sangat 'rumah'. Sayangnya, hidangan favorit saya 'bitterballen' (bola-bola daging kecil yang dibalut tepung roti dan biasanya menjadi teman minuman keras) sudah habis. Kami pun beralih ke 'broodje kroket' sebagai hidangan pembuka: roti isi kroket khas Belanda, berisi ragout daging sapi yang lembut, dilapisi remah roti renyah. Untuk hidangan utama, kami memutuskan untuk berbagi beberapa menu klasik Belanda yang disajikan di piring besar, siap disantap bersama. Ada 'hachee met hutspot' (semur daging sapi dengan bawang yang dimasak perlahan hingga empuk, disajikan dengan tumbukan kentang, wortel, dan bawang yang lembut dan gurih). Kemudian 'braadworst met stamppot' (sosis goreng khas Belanda yang berpadu dengan kentang tumbuk yang dicampur sayuran rebus). Tak ketinggalan 'rundvleesstoofpot met kaas en rijst' (semur daging sapi pakai saos keju yang disajikan dengan nasi). Rasanya benar-benar membawa saya pada kenangan akan kuliner Belanda. Saya sendiri menikmati setiap suapnya. Bagi kedua teman saya, semua hidangan ini terasa unik dan sedikit petualangan rasa.

Irzal Idris
Irzal IdrisUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Beef stew enak dagingnya empuk, ambil yang pakai mashed potatoes, sirloin steak juga enak dagingnya juga empuk, kami ambil duduk yang di sofa diruang tengah. Ya serasa makan dirumah nenek, banyak aksesoris barang-barang vintage didalam ruang tengah. Instagramable tempatnya. Catatan buat pengelola, dibuku menu di perbanyak poto makanannya, kalau tulisan kurang membangkitkan selera makan

m_ steph
m_ stephUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

Semua rasa makanannya on point sesuai sama lidah Indonesia, steak empuk. Semuanya enak. Servicenya juga super. Tempat parkirnya terbatas, krn jalanan kecil ga bisa parkir pinggir jalan juga.

Astin.28
Astin.28Ulasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Beef stewnya ga ada rasa, tp memang dagingnya lembut. Aligotnya enak. Minuman chocolate cinamonnya enak, peach teanya jg segar.

Tirta Mulia
Tirta MuliaUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Awalny diajakin istri pas lg jln daerah sini. nyobain tenderloin, ehh enak bgt, d fotonya udh mau habis 😁 emg masuk jalanya pas aj 2 mobil, tp ada parkiran lumayan 6 mobil dan bs d sebrang jg

selvyana lim
selvyana limUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Risoles n bitterballen nya 👍 Beef stew nya kaya semur jd pilih sama nasi daripada kentang untuk sidedish nya Marmer cake nya enak ,lumayan beli 2 marmer free tea untuk 2 org dan bisa refil untuk air panas nya . Fettucini nya creamy,enak ,lekker Tapi porsinya besar menurut saya,jadi kalau makan bisa sharing untuk berdua atau 3 org. Service nya good ..ramah,suasana nya homey..👍 Cuma waiting list karena ramai pengunjung Area parkir agak sedikit.

Boris Chodotzz
Boris ChodotzzUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Tempat nya lucu, old school gitu , tapi bersih dan wangi pastinya … masih bangunan belanda jg ky nya sih gw sotoy aja, hidangan belanda nih pas bgt krn gw belanda hahahha … staff nya ramah bgt, tempatnya selalu full … dan bikin macet jalanan, hehehe … seenak itu berarti ya ini resto … suasana ky di rmh oma gw, nyaman bgt … staff nya jg ramah2 … makanan nya mengingatkan masa kecil gw dulu, hehe … the best !

bambang iman
bambang imanUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Pernah nyobain, beef stew, aligot, steak lidah…. Semua enak, suasananya top-homey, duduk di dalam maupun diluar sama2 enak….

Bella Selfira Salsabila
Bella Selfira SalsabilaUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Makanan khas belanda di bandung, menu menunya klasik, medok keju, vibesnya kayak di rumah nenek👵

Reza Agnia
Reza AgniaUlasan dari Google Maps
·2 bulan lalu

hal yang berkesan bagi kamii saat ada di sanaa, makanan yang enak dan service yang sangat baik buat kami nyaman di sanaa..

Zora Fazarina
Zora FazarinaUlasan dari Google Maps
·2 bulan lalu

Makanannya enak2.. Pertama datang dan langsung pilih byk menu

jana fitria kartika sari
jana fitria kartika sariUlasan dari Google Maps
·8 bulan lalu

Dari depan spt rumah biasa, tdk ada papan nama, masuk ke dalam wah..terpesona dg design interiornya dan pramusajinya...nuansa Negeri Kincir Angin kuat sekali seolah kita sedang berada di sana..dari open kitchen kita bisa melihat kesibukan mereka memasak menyiapkan sajian pesanan kita. Makanannya..hhmm tidak ada dua nya lezaatt semua, dimasak dengan "hati" dg resep original turun temurun. Ingin ke sini lagi dg suami dan anak2. Oya, kalau ke sini pastikan tidak dekat waktu sholat karena tdk ada mushola. Toilet bersih sekali.

INEZ PRISCILLA
INEZ PRISCILLAUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Semuanya enak gak ada yang failed. Staff juga ramah sekali. Will definitely going back here! God bless ❤️

Laura Kirana
Laura KiranaUlasan dari Google Maps
·10 bulan lalu

Bahagia banget makan di sini tuh. Marmer cakenya rasanya mirip banget sama buatan mama saya 🥰. Rasa bistiknya mirip dengan rasa masakan nenek saya, jadi sesuai ekspektasi. Bitterballen enak, stampotnya juga enak. Enak semua pokoknya. Sistem pembayaran di sini bisa cash atau qris atau debit. Lahan parkirnya sedikit di sini. Kalau ke sini akan diberitahukan kalau waktu makannya maksimal 1 jam. Sedikit masukan untuk pemilik keuken Van Elsje, sebaiknya pramusaji selain menjelaskan kalau setiap menu yang dipesan akan dimasak setelah orderan masuk juga menjelaskan kalau setiap menu membutuhkan waktu masak yang berbeda. Jadi tidak ada pelanggan yang merasa diabaikan saat menu yang diordernya belum datang tapi customer lain yang datang setelah dia sudah mendapatkan menu yang diorder (semoga paham dengan penjelasan saya ini 😀). Untuk harga, menurut saya worth it dengan porsi yang pas dan rasa yang enak.

Fena Trifena
Fena TrifenaUlasan dari Google Maps
·9 bulan lalu

one of the best Dutch food in B town! ❤️👍🏼 makanannya semua enaaak, minumannya jg enaaak2, worth it, tempatnya cozy & homey. Staffnya ramah2 & helpful banget 🥰 Will definitely comeback! 😍

Y R Nurazis
Y R NurazisUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Vibes nya Belanda banget. Pelayanan oke banget walau nunggu nya sedikit lama karena makanan nya dibuat fresh. Dessert nya harus nyoba yang Freshly Baked Poffertjes. Ini enak banget

Bara Pratama
Bara PratamaUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Makanannya enak dan unik. Aligot van elsje dan elsje rissole adalah menu yang wajib dipesan. Suasana nya sangat homey, serasa makan dirumah nenek. Baby chair tersedia.

Pri Cool
Pri CoolUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

enak sih tempatnya. gaya retro belanda jadul. masuk gang agak terpencil. 👍

Neko Miaw
Neko MiawUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Enak makanannya, minumannya juga, suasananya nyaman jadi kalau ketemu temen luar kota quality time disini rekomendasi sekali🤭 Sayang parkirannya kurang luas hheheheh pernah dapet parkir di deket ujung karena full utk mobil, agak was" di tinggal krn agak jauh🙈

Tanisha Guan
Tanisha GuanUlasan dari Google Maps
·8 bulan lalu

Smua makanan yg di order enak pdhal jujur ga ngerti liat menu nya jd smua yg di rekomen itulah yg kt psen & smuanya enak wkwkwkwk ❤️ untuk harga jg msih reasonable bgt.. yg terpenting disini pet friendly jd boleh bawa anak 🥰 pelayanan nya jg baik meskipun anakku reog 🤣 ttp waitress nya ramahh.. tmpt & ambience super cakep, feels so nostalgic ✨ will come back for sure 🥰

Muhammad Faisal Zakaria
Muhammad Faisal ZakariaUlasan dari Google Maps
·11 bulan lalu

Untuk nuansa tempat engga “Belanda” sekali sih, namun Eropa pada umumnya. Makanannya enak sih cuma emang ada kelasnya, bukan untuk anak muda kelas menengah ke bawah ehehehe, minimal yang udah kerja aja deh soalnya lumayan pricey. Tapi sepadan lah untuk menikmati cita rasa homemade dari keluarga Elsje👍🏼 Yah yang kesini juga kelihatannya keluarga-keluarga punya kelas. Jangan lupa ada ketentuan, setelah seluruh makanan semua telah disajikan, ada batas waktu satu jam yaa karena keterbatasan tempatnya juga..

Wiwik Haryanti
Wiwik HaryantiUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Sampe 2x dateng ksini hi hi.. pertama hari jumat krn kpingin banget nyobain risolles vam elsje & aligotnya woaw aligotnya enak.. kita pesan juga chocolademelk originalnya mrk.. rasa coklat yg khas belanda punya.. dan di hari kedua yaitu hari sabtu sy ajak anak2 sy ksini untuk makan siang, mereka mencoba menu bistik lidah yg di masak dlm wkt 9 jam woaw rasanya enak banget, lalu anak bungsu sy pesan sirloin steak inipun ga kalah enaknya dtambah anak sy yg satu lagi pesen bratwurst yg dsajikan atau diolah dengan kentang juga sayur2an inipun rasanya enak.. lalu pelayan menyarankan pesan minuman yg segar2 spt teh apa ya sy lupa namanya teh enak khas teh yg blm pernah sy minum dsini sebelumnya.. overall dari vibes, pelayanan & rasanya ENAK wajib coba yah..

bonny hs
bonny hsUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Lokasinya gang kali gang, bahkan saya nggak menyangka akan ada kafe yang otentik seperti ini. Bandung terkenal dengan kuliner nya, dan ini menurut saya yang unik serta spesialis makanan Belanda jaman doeloe. Mereka punya cerita disetiap menu yang disajikan, ada sejarah dan kenangan terhadap masakan yang dibuat. Pengunjung bukan hanya disajikan makanan khas yang lezat, namun bagaimana seseorang turut menikmati ambience dan kenangan yang dimaksud. Makanan andalan mereka beefstew, hidangan sapi yang dimasak kurang lebih 12 jam an; dengan bumbu² khas. Rasanya empuk bumbunya meresap kedalam. Rasanya tebal namun memberikan taste bud tersendiri. Cara penyajiannya sederhana tapi memiliki kesan mewah; seolah membawa saya sedang santap makan saat era Kolonial Belanda. Dari segi minumnya saya minumnya saya melihat lebih kekinian, terutama sajian kopinya, kalo tidak salah namanya Grandson Milk (semoga saya benar), karena menunya mereka bilingual salah satunya dengan bahasa Belanda; satu lagi lupa antara Inggris atau Indonesia. Balik lagi ke minumnya; base nya pasti kopi tapi additional taste nya membuatnya memiliki rasa yang unik. Strong kopi tapi ada rasa "duren" nya, padahal tidak ada kandungan durennya. Oiya itu disajikan dingin ya, bukan kebiasaan saya, tapi saya menikmati nya dengan mantap. Disana memang ngantri ya, karena memang ruamee dan tempat sebenarnya cukup luas, ya tapi balik lagi ke volume pengunjung. Ini bukan kuliner baru, karena pernah mendapatkan piagam sebagai kuliner heritage. Wes coba aja datang kesono. Kalo pas gajian boleh coba disini, soalnya secara harga memang lumayan. Sukses selalu utk Keuken Van Elsje

Zainal Arifin
Zainal ArifinUlasan dari Google Maps
·10 bulan lalu

Kafe khas Belanda, bangunan jg masih peninggalan zaman Belanda, berada di tengah2 kampung di kecamatan sumur. Sabtu minggu ramai, tempat parkir penuh, karena kecil rumah biasa di jadikan kafe. Ngantri nunggu lama pesan makananya karena di buat dadakan. Makanan khas Belanda, Klw kata orang Belanda nya enak, beda ama lidah orang kampung, ga ada nasi.

Ratri Ayunita
Ratri AyunitaUlasan dari Google Maps
·10 bulan lalu

akhirnya kesampean untuk makan disini, setelah eyeing dari lama 😂 tempatnya homey bgttt dan walaupun gak spacious tapi penataan meja bangkunya oke, bersih jg dan gak panas.. mba2 nya super helpful ❤️ kalau jam2 lunch bisa waiting list, tp sebenernya jg makannya dikasih waktu.. makanannya ENAKKK semua arghh love it and would definitely come back here if i visit bandung again 💘 karena aku dtg kesini saat bday, dikasih ice cream satu gelas hahahha dan dinyanyiin, suka bgt 🥹

Febritassa D
Febritassa DUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Pilihan menunya banyak. Saya merekomendasikan untuk memesan Aligot, yaitu kentang tumbuk yang di campur dengan butter, cream, dan keju. Rasanya enak dan gurih. Menu ini bisa untuk 3-4 orang. Baik dimakan saat masih hangat. Risolnya, crispy di luar dan isinya melimpah. Pasta cukup enak dan creamy. Bistiknya lembut dengan saus yang sedikit manis. Es cokelat manisnya pas (tidak begitu manis dilidah saya). Pelayanan baik. Dekorasi restorannya cantik.

Petrus K
Petrus KUlasan dari Google Maps
·10 bulan lalu

Hidden gem-nya Bandung yang penuh vibes Eropa klasik! Dari dekor sampai suasananya tuh cozy banget, kayak lagi brunch di rumah nenek Belanda. Makanannya enak, plating cantik, dan staff-nya ramah dan informatif banget. Fix sih, tempat ini bukan cuma cafe… tapi juga vibes experience!

M
MUlasan dari Google Maps
·Diedit setahun lalu

Keuken Van Elsje ada di jalan Buton, pas pinggir jalan parkiran bisa untuk 5-6 mobil kecil. Suasana depan asri halaman ada pohon2 rindang hijau seperti layaknya rumah hunian, sepertinya pemilik membiarkan konsep rumah tinggal untuk kenyaman tamu. Area luar ada tempat duduk 3 set, sebelahnya ada spot foto backdrop seperti sedang duduk d ruang tamu. Area tengah tempat ngupi2 cantik Area tengah ke 2 ada perapian yg romantis kl d sore menuju malam Area belakang menjelajah tetangga tetangga Makanan fav saya bistik lidah plus nasi Yang lainnya juara juga Ada roti sebagai "amuse_bounche" makanan gratis

Raudatul Jannah
Raudatul JannahUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Sukaaa banget makanannya lekerrrr, lokasi ada d jalan buton agak ke dalam tp mudah dijangkau krn pinggir jalan. Arsitektur masih asli bagian luar bagian interior sudah mengalami perubahan sesuai kebutuhan. Antrian masuk lumayan lama kemarin sy nomer 4 menunggu sekitar 30 menit lebih mungkin jangan pas lapar banget kali ya datangnya Waktu makan dibatasi 1 jam krn keterbatasan area dan meja (konsepnya masih rumah asli) Waktu order terakhir dan billing max jam 14.30. Wajib d coba kalau ke Bandung. Kemarin kunjungan kali ke 4 baru kesampaian krn malas nunggu.

Doank Pollanzky
Doank PollanzkyUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Ke sini tuh gegara penasaran banget sama aligot-nya dan ternyata ga terlalu euneuk tapi niscaya bikin kenyang. Teksturnya cantik banget. 😍 Paling ga nyangka sama risoles-nya, super duper enak ga ada obat. Gilaaaaa, enak banget. Seumur-umur nyobain risoles, Elsje Rissole dahlah paling lezat. Mana lumer dan crunchy lagi, sukaaaaa. 🤤🫠 Ini mah auto balik lagi buat nyobain menu lain. Dan ga lupa juga sama semua tetehnya yang pada super ramah, super helpful, dan cantik. Makasih banget atas pelayanannya yaaa. 🙏🏽

Rindyani Fadila
Rindyani FadilaUlasan dari Google Maps
·2 bulan lalu

Restaurant ini bukan cuma sekedar "viral" tapi memang makanan dan pelayanannya juara. Aligot van elsje paling top, campuran 3 keju tapi dibuat sangat balance dan ga enek sama sekali. FYI makanannya tidak dibuat dengan MSG, tapi rasanya sangat enak. Serius, ini worth to try and kalo ke Bandung lagi bakal balik makan disini. Shoutout untuk semua staffnya yang ramah2 dan sangat helpful!

Asri Laksita Rukmi
Asri Laksita RukmiUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Tempatnya imut, dekornya bagus, makanannya worth the price, rasa dan porsinya mantep banget. Pelayanan super ramah dan jelas peraturannya, last order 14.30, kami datang jam 14.00. Jadi di jam 14.30 ditanya ada order tambahan/ngga, dan krn mau close bill jd diminta bayar. Tp untuk jam buka sampai 15.30. Bakal balik ke sini lagi, staffnya ramah semua dan enak masakan serta suasananya 🥰

hans benedictus
hans benedictusUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Resto dengan nuansa belanda. Bentuk bangunan rumah zaman kolonial, cma bgtu masuk ambience sangat hommie. Dekorasi juga bagus dan mendukung. Makanan disini specialty nya adalah makanan belanda. Rasa makananya enak, terutama bistiknya. I think its a must. Sebelum makan juga dikasi roti sama butter gtu, dmana lembut dan empuk dan juga dalam kondisi masi panas. Jadi rasanya sangat enak. Untuk harga masi oke, worthed dengan makanan dan rasanya. Parkiran mobil agak terbatas.

Silvie Hidayat
Silvie HidayatUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Risoles dan bistik oma nya rekomended banget.. risolesnya cepat sekali habis, sebaiknya pesan dulu sebelum dtg

DJC Channel
DJC ChannelUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Selalu pgn balik ke cafe ini Yang pasti makannya enak

Nataliana Syahli
Nataliana SyahliUlasan dari Google Maps
·Diedit 9 bulan lalu

All is good! Berasa banget homey nya. Makanan enak2 semua. Cocok banget buat makan keluarga. Dengan design seperti rumah tua yang nyaman. Ada spot foto seperti diruang tamu. Tempatnya memang tidak terlalu besar, jadi tidak bisa menampung terlalu banyak pengunjung, parkir juga agak sulit, apalagi lokasinya berada didalam gang.

Francisca Sri Rahayu
Francisca Sri RahayuUlasan dari Google Maps
·11 bulan lalu

Saya yang dididik oleh ortu jadul lahiran jaman kolonial datang ke tempat ini berasa seperti nostalgila 😂😂nostagia maksudnya. Lagu²nya wao lagu bahasa belanda. Seru banget. Makanan juga enak banget. Wah...puas pokoknya. Van Elsye emang top

Fat Khiong Tjhi
Fat Khiong TjhiUlasan dari Google Maps
·7 bulan lalu

Makanan dengan gaya suasana jaman Belanda dulu makanan dan minuman enak.

Fenny Lim
Fenny LimUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Tempatnya unik. Rumahan gitu. Datang kesini di hari biasa pas jam makan siang, tempatnya tidak terlalu ramai. Jam makan nya dibatasi 1 jam saja. Makanan nya cukup enak. Menurut saya, yang paling enak disini adalah pasta met romige kaas. Simple tapi enak dan wangi. Hutspot nya (mashed potato) juga enak dan flavourful. Untuk harga termasuk yang standar.

Handi Suyadi
Handi SuyadiUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Kenangan di Rumah Kakek Nenek (Makan pada 11 Januari 2026) Keuken Van Elsje termasuk restoran yang unik di Bandung. Menawarkan menu khas Belanda dan menjual nostalgia rumah kakek nenek sang pemilk restoran. Ada cerita latar belakang mengapa Keuken Van Elsje didirikan yang dijelaskan di buku menu secara mendalam dan detail. Buku menu tebal dan banyak halamannya karena menu juga disertai deskripsi yang panjang. Beberapa menu ada yang disebutkan merefleksikan kenangan bersama nenek sang pemilik. Elsje Rissole (8.5/10) Risoles berisi telur dan smoked beef. Kulitnya sangat renyah. Sayang mudah hancur karena bagian kulit tipis. Rasanya creamy dan gurih. Menu disajikan bersama salad. Bruine Bonensoep (9.5/10) Sup kacang merah ini memilikir rasa yang lembut dan sedikit gurih dari kaldu sapi. Jangan mengira sup hadir tanpa lauk. Saat disendok, terdapat potongan kentang, wortel, dan kacang merah yang masih utuh. Tekstur sup cenderung encer. Sup dihidangkan bersama dengan sepotong roti. Porsi sup sangat besar. Sebaiknya untuk dibagi minimal 2 orang. Sebelum mulai makan main course, disajikan roti hangat (dinner roll) beserta mentega. Pasta met Romige Kaas (Pilih pakai macaroni) (9/10) Pasta dengan 4 macam keju. Walaupun pakai keju, rasanya tidak terlalu asin dan tidak bikin eneg. Aneka ragam jenis keju dapat dirasakan di lidah. Macaroni dimasak hingga al dente. Dari segi rasa, tampaknya pasta dimasak menggunakan cooking cream. Pasta dihidangkan bersama dengan sepotong roti. Porsi termasuk besar. Beef Stew (9.5/10) Beef Stew termasuk menu unggulan di Keuken Van Elsje. Tidak salah, karena dagingnya empuk dengan saus yang khas rasanya. Menu disajikan bersama mash potato dan salad. Gambar menu agak misleading karena porsi mash potato jauh lebih kecil dari foto di menu. Freshly Baked Poffertjes (9/10) Berbeda dengan di tempat lain, poffertjes versi Keuken Van Elsje berbentuk pipih tidak bulat. Pilih Nutella untuk saus dan es krim rasa vanilla. Kombinasi yang pas untuk poffertjes. Karena waktu itu lupa pesan minuman, jadi tidak ada review minuman. Kenangan yang indah itu berhasil dirawat dengan baik dengan diwujudkan dalam bentuk restoran. Walaupun terkesan jual gimmick, sebenarnya dari segi rasa termasuk enak. Tidak ada kesan mengecewakan. Sangat direkomendasikan bagi yang hendak menikmati nostalgia atau hidangan khas Belanda. Terdapat tempat duduk indoor dan outdoor. Parkir sangat sulit karena area parkir terbatas dan jalanan di sekitar Keuken Van Elsje sempit.

Laura Fransiska
Laura FransiskaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Waitress ny baik2 n makananannya superb bgt. Terutama si beef stew n mashed potatomya. EPIC!!! Kopi om Harry juga classic bgt. We will be back for sure

Jan Titania Hendrawan
Jan Titania HendrawanUlasan dari Google Maps
·4 bulan lalu

Makanan enak, service cukup baik tapi belun excellent Sayang jam 20.00 sudah tutup

monita ramadhanti
monita ramadhantiUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

untuk makanannya beneran ueenak pol👍 yaa sebandinglah dengan harganya. kita dapet roti free untuk nunggu sampai makanan kita datang, karena makanan dimasak secara fresh jd agak menunggu. tapi bagi saya tidak terlalu lama -/+15 menit, karena saat itu jg blm terlalu ramai pelanggan mungkin. mereka close jam 3 sore dan buka lagi pada jam 4 sore. staff disana amat sangat sangat ramah, responsif, helpfully⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️

R. Nurasyifa Agustina M
R. Nurasyifa Agustina MUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Cocok untuk non-vegan, konsepnya ala belanda ya, karena memang makanan belanda yang sudah disesuaikan dengan taste lidah orang Indonesia. Saya sangat suka risolesnya karena enak banget seharga 60 ribuan. Disini juga tersedia minuman yang dimix dengan baileys. Banyak sekali spot foto yang instagramable di sini, selain itu makanan lainnya juga enak banget. Umumnya makanan di sini terdiri dari daging sapi, ham, dan keju. Pelayanannya juga ramah, dan bisa lihat chef yang sedang memasak di sini !!! Seru pokonya, sayangnya parkirannya sempit dan beberapa waktu membutuhkan reservasi. Harus juga melihat instagramnya untuk tahu jam operasionalnya, karena berubah-ubah.

Fanny Calista
Fanny CalistaUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Banyak spot foto yang lucu… Makanannya enak… price affordable… 🥰

No Indri Yasih
No Indri YasihUlasan dari Google Maps
·10 bulan lalu

Suaranya homey jaman dulu banget dan dikasih waktu untuk makannya 1 jam setelah makanan tiba karena waiting list. Makanannya enak dan harganya lumayan jugaa untuk tempat yang aesthetic dan instagramable bgt

Maria Tri Yunita
Maria Tri YunitaUlasan dari Google Maps
·Diedit 2 tahun lalu

suka sama ambiance resto ini. homie, kyk ke rumah nenek gitu.. makanan nya mostly enak2. must try kroket, risoles dan steak nya 😏 enak semua jujurly kalo makanan nya. dibilang worth to wait atau engga..... hmm..... ga sih 😅 mau balik kalo emang resto nya udh increase capacity, karna memang se mini itu mereka terima tamu.. apalagi kl grup besar kesini, kyk nya kurang rekomen, kecuali udh reservasi mungkin 😆 more review please check my IG @lagom.yum ✨

dessy ayu permatasari
dessy ayu permatasariUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Makanannya enak. atmosphere nya nyaman Tapi kalo weekend kesini agak hectic. Pasti waiting list karena table sangat terbatas. Sering banget liat pelayan lari2. karena ngejar waktu. Karena waktu makan cuma 1 jam, dari last menu di serve. Makan jadi ga nyaman karena dikejar waktu. Mungkin prefer ke sini weekday supaya lebih nyaman. Tapi infonya weekday dijam makan jg masih waiting list. Weekday masih bisa booking table, weekend ga bisa. Ga cocok untuk yg ngejar waktu. Parkiri sangat minim karena lokasinya di dalam perumahan.

Yulien
YulienUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Tempatnya agak terpencil dan masuk komplek rumah warga. Nuansanya homie namun agak sempit. Menurutku dari semua makanan yang dipesan, rasa makanan Aligot van Elsje yang paling menonjol alias enak dan ga bikin eneg. Perpaduan kentang dan kejunya baik. Namun, untuk sajian dagingnya mungkin bisa lebih juicy lagi. Semua makanan dan minuman dimasak secara langsung sejak dipesan jadi fresh from the oven. Harganya agak mahal namun masih OK jika dibanding rasa dan porsinya. Pelayanannya ramah dan cekatan. Mungkin jam bukanya bisa lebih agak malam lagi karena jam 7 malam sudah close order.

yuliana ichi
yuliana ichiUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

vibesnya lucu jadul homey. makanannya enak2. utk aligot tp aku gbisa makan full 1 piring sendiri, krn kejunya yg bikin cepet kerasa full. pastanya enak, steaknya empuk banget meski pakai daging lokal 😭 marmer cakenya ga terlalu manis jd enak dimakannya. tingkat kematangan steaknya pun sesuai req, ga overcook ataupun undercook. foto ga lengkap krn udh keburu dimakanin.

Irella Hidna Uli Nuha
Irella Hidna Uli NuhaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Tempatnya unik, rumah gitu. Dalemnya disulap jd resto. Lumayan tempat duduk banyak, tp kurang banyak, mengingat disini rame🤣 Untuk risolnya enak, bitterballennya juga. Ada pesen pasta, lupa namanya apa, enak juga. Minumannya juga enak semua, apalagi yang coklat. Mantap! Overall good!

Anindya Sekardini
Anindya SekardiniUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Aku ke sini sekitar jam 11an, cukup sepi dan dari luar ga keliatan kalo ini tempat makan. Suasananya homey banget, berasa main di rumah temen. Nyaman, cocok buat quality time sama orang terdekat. Menunya banyak yang menarik, karna ini resto yang nyediain makanan otentik dari belanda yang mana menurutku cukup asing, jadi deskripsi makanan di menunya sangat membantu. Bener bener menarik dan rasanya pengen cobain semua. Oiya, dapet welcome bread juga, enak! 1. Klassieke Stamppot Ini mashed potato pake bayam dan ada sosisnya gitu, enak, dan walaupun keliatannya biasa aja tapi ini super bikin kenyang, belum pernah sih ngerasain mashed potato kayak gini, enak. ada sausnya juga tapi aku kurang familiar. overall first impression yang baik untuk pengalaman nyoba makanan otentik belanda. 2. Steak Aku lupa nama menunya apa, entah sirloin/tenderloin steak. Tampilannya sangat appetizing, tapi menurutku tekstur dagingnya cukup chewy bahkan di tingkat kematangan medium rare. ada bagian yang lumayan susah untuk dipotong juga, punya temen sih tapi aku pribadi kemungkinan ga rekomen untuk beli menu ini. 3. Lemon Ginger Tea Pesen minum teh sebenernya direkomenin rasa lain tapi pengen coba yang ini, enak banget, wangi, porsi untuk 2 orang banyak banget menurutku. Pelayanannya sangat ramah dan helpful banget, aku suka cafe/resto yang waiter/waitress nya paham banget tiap produk yang ada di menu. Harus coba makan di sini sih.

Anggi Agustina
Anggi AgustinaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Resto khas Belanda dengan resep turun temurun dan mereka klaim tanpa menggunakan MSG ataupun pengawet. Walau tanpa MSG tp rasa enaakkkk bgt, sangat original dan pas di lidah. Beef stew nya empuk banget, mashed potato nya jg enakkk bgt. Definitely will come again, next mau ajak ortu kesini 😊

Mrs. LoverLover
Mrs. LoverLoverUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Sebagai penyuka nuansa Chrismas,ini tempat dapet bener. Type rumah eropa yg bernuansa hangat. Pelayanannya oke,ramah sekali. Tapi sayang,risoles dan steak yg jadi andalan disana kehabisan,padahal datangnya sudah pas lunch. Akhirnya nyobain menu lainnya. Pastanya enak sekaliiii,ini type pasta yg saya suka sesuai selera. Sayang grill chickennya gak kefoto,karena datangnya lamaa sekali. Akhirnya rasa penasaran saya dengan tempat ini terbayarkan sudah 😊.

Arvin Tanu
Arvin TanuUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Kafe masa lalu the best di bandung. Makanannya on point. Paling suka sama aligothnya. Kombinasi cheese dan mashed potatonya ga terlalu kental. Jadi ga sulit untuk dimakan dan rasanya gurih banget. Bitterballenya juga enak banget. Ukurannya besar dan isinya banyak. Best drink disini coklat bailey. Ini kombinasi yg ga pernah terpikirkan tapi rasanya enak banget. Lokasinya juga sangst jadoel. Ngingetin sama rumah2 belanda di masanya. Overall, ini salah satu hidden gem terbaik di bandung.

aghilmnortuv
aghilmnortuvUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

kami bertujuh, order risol, bitterballen, bruinebonensoup, erwtensoep, beefstew, bistik lidah dan bistik oma. kami makan keroyokan supaya semua rasa. sayang kroket habis padahal baru pukul satu siang. semua enak, hanya bistik oma kemanisan, rasa seperti dendeng. risol yang kami dapat tidak sesuai deskripsi di menu karena isinya smoked beef dan mayo. service amat okay. waitresses sibuk tapi tetap melayani kerewelan kami. atmosphere (dekorasi dan lagu-lagu) sudah natalan. banyak orang foto-foto, tidak ketinggalan kami.

Christine Tanuwijaya
Christine TanuwijayaUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Highly Recommended ! menu yang saya pesen : grilled chicken steak, beef stew, aligot, risolles. Semuanya enak👍🙌🏻 ga ada yg gagal🤗 tempatnya cukup nyaman buat dikunjungi saat weekday, langsung dpt tempat duduk, makanan keluar cepet, parkir juga dapet 😄 klo weekend waiting list dan susah parkir soalnya 🤣🤣

Tandy Chen
Tandy ChenUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Tempatnya agak masuk, lebih baik naik taksi online walaupun agak susah dapatnya pas mau balik hotel, akhirnya mesti jalan kaki Makanannya yg baked cheese anak anak suka banget, spaghetti jg enak dengan tekstur pasta yg pas, creamynya enak. Makanan yg berdaging kurang juicy, sudah kering dan keras (brenebon). Dan harganya lumayan mahal Tempatnya ga terlalu besar tapi comfy dan sengaja ada spot utk foto. Dan pelayanannya ramah dan informatif

Fransisca Cornelia
Fransisca CorneliaUlasan dari Google Maps
·4 tahun lalu

Kali ini coba makan di Keuken Van Elsje, tiba tiba penasaran pengen makan makanan belanda, nah pas order kita penasaran katanya disini yang best seller adalah Aligot Van Elsje dan Elsje Rissole, akhirnya kita coba order 2 menu itu dan sekalian coba beberapa menu lainnya yang terdengar menarik. Ternyata pas kita datang juga disini ada menu baru yaitu Truffle Aligot. Untuk makanan roti rotiannya (bitterballen 38k) mostly hampir sama rasanya, tapi untuk Elsje Rissole (35k) yang dibelah dua itu beda sendiri rasanya, dan lebih kaya akan mayonnaise, smoke beef, dan telur rebus didalamnya, dihidangkan dengan cocolan saus sambel, sementara Aligot Van Elsje (50k) ini rasanya gurih dan cukup lembut, tidak sealot pure mozarella karena ini adalah campuran dari mashed potatoes yang membuatnya menjadi lembut dan 4 jenis keju termasuk mozarella. Ada juga yang menarik yaitu Truffle Aligot seharga 55k atau lebih. Secara penampilan, hampir mirip Aligot originalnya tapi lebih gelap, dan terdapat banyak potongan jamur di dalamnya dan aromanya lebih kuat karna ada truffle oilnya. Untuk pastanya juga enak, yang kita pesan ada Fettucine Met Romige Kaan (65k), tapi yang paling menarik adalah menu risotto (lupa harga dan nama menunya). Berharap semoga PPKM segera berakhir dan bisa kembali dine in di Keuken Van Elsje, karena kalau uda makan disana pasti lapar mata dan ga mungkin bisa pesan dikit, dan kalau pesan banyak susah delivery atau take awaynya, dan makanan bisa keburu dingin di jalan.

Novie Evlina
Novie EvlinaUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Kami dr jakarta mau mencoba mkanan disini Supaya dapet tmpat lbh baik reserve, krn tmpat imi penuh terus. Kami tiba jam 6 sore krn mau makan malam dan mnikmati wktu bandung di malam hari Makanan yg kami pesen semuanya yg direkomendasikan pihak Kauken, oh ya klo qt ud reserve nanti admin Kauken akan menanyakan pesanan kita n DP juga. Makanan yg kami pesen semuanya enak, hanya saja ad teman kami yg dtg belakangan,kami pikir makanan akan diberikan n dimasak kalo tamu datang, namun mkanan teman kami sudh dingin, jd kemungkinan sudah dimasak bersamaan dengan pemesan orng2 yg dtang pd awal. Parkirnya juga kurang besar,tp mungkin karna dia di komplek perumahan n rumah jd gak luas areanya Ovel all good taste n ambiance..

Simon A.
Simon A.Ulasan dari Google Maps
·Diedit 4 bulan lalu

Come Back Again 💞 (06/07/2024) Kembali lagi ke Keuken Van Elsje nih guys, udah kangen sama Aligot Van Elsje mereka dehh. Yaps vibes nuansa gedung tua Belanda yang mengingatkan masa lalu dengan sajian makanan & minuman yang comfort banget walau dibatasin hanya 1 jam saja boleh dine - in after semua makanan sudah keluar. Aku pesan beberapa menu - Rundvlees -> Condimentnya itu potongan daging sapi yang dimasak dengan metode slow cook, disajikan dengan sauce khas mereka, mozzarella cheese, salad yang fresh, dan nasi hangat. Untuk dagingnya itu bumbunya meresap, walau ada beberapa yang masih kurang empuk. Paduan mozza & salad udah pas. - Aligot Van Elsje -> Star of the Show banget emang menu ini sih, adonan kentang campur keju berbagai varian yang aftertastenya lembut gurih, asin, buttery nya pas semua. - Hot Cappuccino -> Masih bagian dari Keuken Van Elsje dibawah brand Koffie Opa Harry. Overall enak ini paduan espresso, latte, dan foamnya. Aftertaste kopi itu tetap ada dengan hint thick creamy saat diseruput. Yang menarik lagi juga tiap kopi mereka diberikan cookies gitu. Btw untuk beansnya mereka pakai 100% Arabica ya kalau dari informasinya. Pelayanannya Bagus & Ramah + Ambience nya Cozy dan Old Fashioned nya dapet sih, cuman kalau coffee shop nya mau diseriusin lagi harusnya menyediakan khusus buat yang hanya mau ngopi santai tanpa limit waktu sih, mengingat banyak Cafe Lain serupa.

yoseph haryadi
yoseph haryadiUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Sudah dua kali makan di keuken van elsje ini.. - Makanannya enak, authentic belanda bgt, semua makanannya rekomendasi dicoba.. - athmosphere terasa klasik dengan bangunan, dekorasi dan alunan musik khas negri kincir angin, - pelayannya ramah, saat situasi memungkinkan kakak nya sering menawarkan untuk foto.

Hidup Makan
Hidup MakanUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Fine dining ala belanda, bener2 cita rasa otentik belanda, cobain risole nya bener2 beda sama risole yang biasa kita makan, ini bener2 otentik. Suasananya seperti di rumah oma sendiri. Bener2 experience yang luar biasa. Note: harus reservasi

Arsenius Sutandio
Arsenius SutandioUlasan dari Google Maps
·4 tahun lalu

Sangat homy, nuansa rumah klasik belanda-nya kental, dengan props jadoel seperti radio, telepon, mesin tik, tape player, mesin jahit, sepeda ontel dll. Makanannya pun sangat enak.. bumbunya otentik, hasil racikan sendiri, bukan dari kalengan yang full msg dan bikin haus parah. Karena semua bumbunya fresh, jadi kita pun perlu menunggu agak lama, tapi sangat worthed. Untuk menunya, semua judul makanan menggunakan bahasa Belanda, dan deskripsinya menggunakan bahasa Inggris. Untuk memudahkan memilih makanan, kita bisa menggunakan Google Translate dan pilih camera, supaya semua kata2nya bisa langsung berubah ke bahasa yang kita inginkan. Harga makanan kisaran 50-180rb, dan minuman di kisaran 35rb.

Chimogmog
ChimogmogUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Tempatnya bener2 homy banget bener2 dirumah kaya serasa lagi dirumah opung 🤣🤣. Menunya masakan belanda dan enak2. Setau gw ini restoran turun temurun dan kemarin pas makan disini ada anak atau cucu dari yang punya restoran aslinya. Hati jadi hangat banget makan disini ❤️❤️❤️

vanya andita
vanya anditaUlasan dari Google Maps
·10 bulan lalu

Semua makanannya enak! Cobain resoles, bruinebonensoep, bistik lidah, dan kopi susunya! It's giving the vibe of grandma house but you know your grandma is a 3stars michelin chef 😂 super homey and God bless 🤍

Balasan pemilik

10 bulan laluThank you for coming. It means the world to us to share the flavors of my family's cherished recipes with you. Your presence here, in Oma Elsje's home, fills our hearts with joy. If Oma were still with us today, I believe she would be deeply moved reading your kind words. She poured her heart into every dish she made, and knowing that her recipes continue to touch lives would have meant so much to her. Your review would’ve brought a big smile to her face, maybe even a few happy tears. We are truly grateful for the blessing of having you here, and we look forward to welcoming you again soon to continue sharing these special moments and dishes. See you and God bless 👋 Warm regards, Kevin, Chef Owner of Keuken van Elsje, Grandson of Oma Elsje Lihat terjemahan (Indonesia)

Rudolf Wungkana
Rudolf WungkanaUlasan dari Google Maps
·3 bulan lalu

Luar biasa! Kami pesan beef stew, beef steak, aligot... tidak ada yg gagal. Enak semua! Kopi nya pun luar biasa. Suasana nya pun nyaman. Sukses terus buat Keuken van Elsje !

LiesyE LyN
LiesyE LyNUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Salah 1 tempat yang wajib dikunjungi kalo lagi ke Bandung. Dan salah 1 tempat juga yang wajib dikunjungi kalo lagi Natal 😍 Selain suasananya yang hommie, makanan nya juga enak2. Karena taste nya otentik tempo doeloe. Tiap kesini g suka order bistik lidah, cuma yaa.. itu kadang ngga kebagian karena sold out. Oiya.. ada menu fave lainnya selain risoles. Aligot, isinya mash potatoes di mix 5 macam keju. Kebayang donk hao che nyaaa... 🤤👍👍

Tasya Nur Amalia
Tasya Nur AmaliaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Beef stew nya agak kerasdagingnya, aligotnya porsinya banyak banget dan emang isinya full of cheese, bitterbalen enak, tempat superr vintage sekali suka sama tempatnya❤️❤️❤️

cindy claudya
cindy claudyaUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Harus reserve dulu H-1, kalau mau dateng weekend lebih baik reserve dari jauh harii, karena restoran ini penuh poll meski kita dateng weekday. Makanannya enak-enak dan unik ga ada di tempat lainn, authentic banget pokoknya rasanya, restorannya bersih, vibenya chill bangett.. Pelayanannya bagus, sempet minta dessert dikasih lilin buat temenku tapii aku cancel karna kitanya kekenyangan, eh tiba2 dinyanyiin dong sama mba2nya sambil dibawahin es krim + lilin, makasih banyak sukses dan makin laris restorannyaa

Balasan pemilik

2 tahun laluThank you for coming. We are delighted to serve you dishes that are cooked using our family recipes with authentic flavors passed down from generation to generation. All the dishes here hold a special place in our hearts and we are honored to share it with you. We hope that the memories and authentic flavors of this traditional recipe will bring joy to your taste buds. We look forward to welcoming you back in the future. Tot ziens 😊 Lihat terjemahan (Indonesia)

Fitri Ratna
Fitri RatnaUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Suasananya seperti lagi makan di rumah oma, karena resto ini memang menempati rumah bergaya Indies khas Bandung Tempo Doeloe. Biasanya masakan dengan resep jadul di resto nostalgia seperti ini tuh cenderung overpriced. Yang dibeli pelanggan adalah cita rasa jadulnya. Tapi di sini semua yang saya pesan nggak ada yang gagal. Cita rasa jadulnya tetap ada tapi nggak kalah dengan cita rasa kekinian. Wajib coba Aligot Truffle! Tipsnya cuma satu kalo mo ke sini, apalagi di akhir pekan, yaitu sabar mengantre.

TY KIM
TY KIMUlasan dari Google Maps
·9 bulan lalu

Sangat enak, Selalu enak, Stelah makan langsung kangen lagi.

Stania Sutanto
Stania SutantoUlasan dari Google Maps
·4 tahun lalu

Foods taste good, kesini cobain Bitterballen, Poffertjes, Wiener schnitzel, dan lychee mojito. Semuanya enak 👍🏼 Bitterballennya bikin nagih 🥹 Wiener Schnitzel porsinya cukup besar karena dia ada 2 pcs daging. Harus cobain aligot! Itu juga endul ✨ Suasananya oke dan ada beberapa spot foto lucu. Musicnya juga oke. Superb! Kalo bisa reservasi dulu, tempatnya ngga terlalu besar dan pas saya dateng agak sorean itu penuh.

G Eleazar
G EleazarUlasan dari Google Maps
·4 tahun lalu

Rasa makanan tidak ada yg gagal - mash potato dengan tekstur lembut, rasa kentang yg creamy dan gurih yg pas, daging juga empuk dengan bumbu dan saus yg meresap, nasi putih terasa pulen dengan kematangan yg juga pas - porsi juga cukup memuaskan, area makan nyaman, parkir terbatas dan sebaiknya reservasi. Pelayanan ramah - informatif dan cepat. Harga relatif tidak mahal

Arvel Hosea
Arvel HoseaUlasan dari Google Maps
·Diedit 2 tahun lalu

Pada saat saya datang saya dan keluarga di sambut dengan hangat oleh para waiters "Selamat datang di rumah oma elsje" begitu yang saya dengar membuat saya dan keluarga langsung tersenyum, dan kami pun langsung di antarkan ke meja yang sudah di persiapkan, begitu duduk di meja kami pun mengagumi keindahan dekornya terasa begitu "homie" dan hangat. Di saat memesan makanan pun kami di bantu oleh waiters yang ramah ia menjelaskan setiap menu yang ditanyakan dengan sangat detil dan jelas membuat kami memilih menunya pun semakin yakin.Banyak sekali pilihan menu di sini dan tidak cukup sekali datang untuk merasakan semua hal yang ditawarkan di sini, kami pun memesan aligot van elsje , bruine bonesoep , erwtensoep untuk makanan pembuka kami ditambah dengan elsje rissole dan bitterbalen untuk snack untuk menu utama kami memesan pasta met romige kaas , bistik oma elsje , klassieke stamppot. Dan untuk minuman kami memesan teh TWG alfonso. Selama kami makan kami selalu dikejutkan oleh setiap menu yang dihidangkan dari ketepatan waktu penyajian dimana hidangan pembuka tidak bertabrakan dengan hidangan utama , rasa dari setiap hidangan dan atmosfir di dalam restoran itu sendiri membuat kami terbawa hanyut dalam suasana yang begitu hangat dan nyaman seolah sedang makan bersama di rumah nenek. Sangat cocok untuk membawa orang" tercinta dalam hidup anda untuk makan di sini dari setiap aspek yang di tawarkan di tempat ini sangat worth it untuk datang dan langsung merasakannya. Untuk review tiap makanannya ada di caption. Ps: untuk owner chef dan para staff saya dan keluarga sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk dapat merasakan masakan keluarga anda yang sangat unik dan enak 🙏

Balasan pemilik

2 tahun laluThank you for coming. We are delighted to serve you dishes crafted from my family's heirloom recipes. Your presence at Oma Elsje's home brings immense joy, and we hope the flavors of our dishes transport you to a place of warmth and cherished memories. These recipes have been passed down through generations, carrying with them the love and traditions of my family. It's an honor to share this special part of our heritage with you. We can't wait for your next visit to indulge in our delicious and authentic dishes. See you & God bless! 👋 Warm regards from Chef Owner of Keuken van Elsje, Grandson of Oma Elsje Lihat terjemahan (Indonesia)

Chrysan Lim
Chrysan LimUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Restaurant jaman Belanda, tentunya design rumah Belanda. Must try makanan ringannya spt Elsje Rissole 45K, Poffertjes 60K, Klassieke Bitterballen 45K, Hot Melkchocolade Original 35K, Aligot Van Elsje 55K. Utk steaknya biasa aja. Pelayanannya sangat ramah. Untung drg jam nanggung, sekitar 4 sore, jadi lsg dpt tmpt duduk. Pas jam buka sesi sore. Biasanya pasti hrs antri. *price doesn't include govt & service taxes. **Disclaimer: the review is based on my personal taste & experience at that time. So it might be differ from others opinion.

Erik Kurniawan
Erik KurniawanUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Tempatnya bagus dan saran aja buat dateng mepet jam buka karena kalau kesiangan dikit uda rame puolll. Makananya enak aligotnya sih mantulita. Bagi yang doyan keju yaaa. Bagi yang tidak bisa coba nasi bistiknya aman buat segala usia

• Moka •
• Moka •Ulasan dari Google Maps
·Diedit 3 tahun lalu

Enak, hidden gem di Bandung. Untuk beberapa menu yaaa. Susah milih, ga ada foto. Galantine kemanisan. Parkir agak sulit Tempat nya super homy ❤️ Servis bintang. Datang bukannya disambut malah harus nunggu Mbak nya bersihin meja baru dicariin seating. Itu juga minta menu ga datang datang. Mau bayar sulit sekali. Mbaknya ga ada. Dicari sampe tempat parkir, baru nemu, lagi rumpi dan gw disuru nunggu. Manggil berkali kali baru di kasi bill. Harus cash atau debit. Ga bisa qris.

Elisa Samantha Tobing
Elisa Samantha TobingUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Suasana homey banget, mgkn krn lokasi jg di perumahan. Makanan jg enak, terutama aligot nya. Pesen aligot, risol, dan specula latte. Tdnya mau nyoba poffertjes nya, tp abis makan aligot aja udah setengah full hahaha. Next time pgn nyoba yg gurihnya. Cm yg berkesan sih cookies speccula nya ya, buset enak bgt sampe beli sebungkus (80rb).

cecar kresna
cecar kresnaUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Pertama kali mencoba restaurant dengan gaya “Rumah Nenek” di Bandung. Kami mengunjungi resto ini dadakan tidak memesan tempat sebelumnya, beruntung kami mendapatkan meja Ketika kami sampai di sini, kami disuguhkan dengan suasana seperi di rumah nenek, nyaman dengan vibes seperi kembali ke zaman dahulu Pada saat kami ingin memesan makanan ternyata sudah orderan terakhir, maka kami hanya memesan makanan yang sekira kami itu menarik Sebelum pesanan kami datang, kami diberikan compliment berupa roti yang lembut serta butter untuk mengganjal perut, pada saat makanan datang, kami cukup amaze dengan tampilan serta rasa masakan yang sangat enak, tanpa membutuhkan waktu yang lama, pesanan makanan kami sudah habis bersih. Ada perasaan menyesal karena pada saat kami mengunjungi Keuken Van Elsje, kami tidak memesan risoles dan juga beberapa makanan lain dikarenakan kami datang sudah pukul 19.00 Next time, kami akan menunjungi tempat ini lagi dan mencoba makanan lain yang juga super lezat

Jusmandi Y
Jusmandi YUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Baru 1 x mampir dan makan disini. Mkn an dgn rasa walanda zaman sebelum ku lahir. Walaupun Keuken Van Elsje ini baru ada di thn 2016. Es krim nya rasa nya lain dari yg lain. Walaupun diberikan sebagai Compliment oleh Chef Kevin. Semoga semakin sukses. Suasana seperti kezaman thn 60 an dirmh rmh zaman wkt itu. Mkn an yg dipesan 2 rupa, 1 minuman terasa yoghurt asam nya. Dan 3 cake Marmer nya. ( Promo beli 2 free 1 ) Daging nya dimasak selama 12 jam, jd empuk X, cocok utk lansia yg gigi nya berkurang.

Sena
SenaUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Rasa otentik, tempat nyaman, dan ingin kembali kesini lagi.. Perlu reservasi minimal H-1 kalo pengen pasti dapet table pas dateng. Waktu kesana ga reservasi dulu, nunggu hampir 1 jam lebih. Dan sayangnya beberapa menu cepat sold, waktu kesana pengen poffertjes ternyata lagi ga buat, dan menunggu cukup lama sampai makanan datang.. But its all worthy dengan rasa makanannya!

Gianina Emanuela
Gianina EmanuelaUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Risolesnya enaaak. Keju kentang lumernya (lupa namanya) itu juga terbaik. Sebelumnya pernah coba juga chocolate baileys nya juga ok. Tapi untuk daging nya pas kami makan 2 menu yang berbeda dua2nya dagingnya keras. Nanti kalau ke Bandung lagi pasti akan kesini lagi.

Luson
LusonUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

• Elsje Rissole 9/10 my fav • Aligot 9/10 porsi aligot nya banyak bisa untuk ramean. • kroket van Elsje 8,5/10 • Pasta Aglio Olio 8/10 • Sirloin Steak 7,5/10 IMO steaknya dingin, gak seenak dulu. padahal dulu fav bgt steaknya tuh •Lychee Mojito 8,5/10 • Gryphon Tea 9/10 first thing first reserved dulu via telpon, biar dapet tablenya karena tempatnya ga terlalu besar. service staffnya baik2 banget. karena meja ku kekecilan dibawain meja tambahan thanksss ✨✨

Dewi Prajnaa
Dewi PrajnaaUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Wenaakkk, makanannya engga ad ayg gagal. Otenttik indobelanda. Tempatnya juga cozzey homeey fotoable syekali. Ntaaapps . Sebaiknya reservasi terlebih dahulu sebelum datang. All menu juga bis adilihat di website biar lgsung pesan engga make lama . Uwwuu

Balasan pemilik

3 tahun laluThank you for coming. We are delighted to serve you dishes that are cooked using our family recipes with authentic flavors passed down from generation to generation. All the dishes here hold a special place in our hearts and we are honored to share it with you. We hope that the memories and authentic flavors of this traditional recipe will bring joy to your taste buds. We look forward to welcoming you back in the future 😊 Lihat terjemahan (Indonesia)

Viona Nanette
Viona NanetteUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Rasa makanannya enak dan penyajiannya juga oke. Porsi dan harga juga sesuai. Hanya saja petugas di bagian reservasi nya kacau. Dan agak membingungkan untuk aturan reservasi dan antrian yang langsung. Mohon maaf untuk jadi tersulut emosi karena 3 petugas nya semua penjelasannya beda2 sampai akhir nya owner keluar dan jelaskan langsung baru bisa kita paham. Baiknya alur untuk yang langsung datang diatur lagi.

REDHA RIFQIE NANDHIKA
REDHA RIFQIE NANDHIKAUlasan dari Google Maps
·setahun lalu

Makanannya super B aja, Cenderung bikin enek. Bukan karena gak cocok sama masakan Belanda, Tapi emang makannya gak spesial aja. Di tengah-tengah makan di tagih bill, Ngeganggu banget. Vibesnya oke, Vibesnya kristen bgt sampe ada beberapa lagu rohani di playlistnya. Tapi yang paling bikin bad experience, Over. Priced. 👎🏼

Balasan pemilik

setahun laluTerima kasih untuk review nya, mohon maaf jika makanan Belanda khas keluarga kami, resep turun temurun dari tahun 1920, yang dulu pernah disajikan juga di restoran keluarga pertama kami, tidak cocok dengan anda. Mohon maaf juga jika makanan kami over priced untuk anda, karena bahan baku kami , menggunakan bahan baku yang berkualitas dan bahan baku kami mayoritas impor dari luar. Mohon maaf untuk penagihan bill, kami sudah infokan ketika kakak datang , bahwa kami tutup jam 3 dan last order di jam 2.30. Terima kasih untuk review nya , semoga review yang kakak tulis ini menjadi berkat buat kita semua.

Samidi Saputra
Samidi SaputraUlasan dari Google Maps
·4 tahun lalu

Sebuah tempat makan bernuansa Belanda. Terletak di tengah-tengah sebuah kompleks perumahan dan lebih baik reservasi ketika datang. Menu yang kita pesan: 1. Alligot Van Elsje: Mengejutkan! Meski terdiri dari perpaduan 4 keju namun sama sekali tidak terasa eneg. Appetizer ini diperuntukkan untuk porsi 3/4 orang. (rating: 5/5) 2. Spaghetti (lupa namanya): Gurihnya terasa, tidak terlalu creamy juga (rating: 4/5) 3. Galantine: Dagingnya terasa fresh dan gurih. Jika anda menyukai citarasa asli dari kentang, menu ini bisa menjadi pilihan. (rating: 4/5) 4. Teh-dengan-campuran-bunga-matahari (lupa namanya): Rasa teh yang unik dengan aroma yang menyegarkan (rating: 5/5) Keterangan: 1. Siapkan budget sekitar 50k-300k jika ingin memesan makanan di restoran ini 2. Background music yang digunakan berasal dari radio vintage yang masih berfungsi 3. Kebetulan menu yang kami pesan memiliki porsi banyak (bagi kami). Jadi siapkan perut yang kosong jika ingin menikmati hidangan restoran ini

Anna Maria
Anna MariaUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Tempatnya agak masuk ke pemukiman, parkir terbatas. Suasana khas tempo doloe. Utk nasi lidak terbaik, lalu semacam mashed potato cheese juga enak, utk salad dan soup blm cocok di lidah aku Harga utk ukuran bandung termasuk pricey

shinta dewi
shinta dewiUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Pertama kali banget ke sini sama temen karena pengen bistik lidah dan poffertjesnya. Seneng banget sama tempatnya yang homey banget. Staff sangat ramah dan responsif. Saya memesan Bistik Lidah Elita, Poffertjes, Gebakken Aardapel, dan Rissolenya. Endingnya nambah Bitterballen sama teh (lupa namanya apa 🥲). Sempet ketinggalan 1 menu tapi dapat compliment ice cream. Asli sih makanannya enak-enak banget. Auto masuk resto rekomendasi buat teman dan kolega yang lagi di Bandung. Thanks a lot Keuken van Elsje. We will definitely come back!

Ginanicole Righetti
Ginanicole RighettiUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

Uda sering liat restoran ini di sosmed dan akhirnya ada kesempatan untuk kesini dan mencoba bbrp makanan disini.. pertama kali masuk kesan pertama like wowwww homey banget!! Serasa lagi di rumah oma. Suka banget dengan sentuhan2 vintage di resto ini. Untuk makanannya enak smuanya ya sepeti yg di review orang2.. sy paling suka bitterballennya , ini yg the best yg pnh sy makan.. untuk menu lainnya gada yg fail dan harganya juga affordable..

Lydia Kristiani
Lydia KristianiUlasan dari Google Maps
·3 tahun lalu

Suka banget makan di sini. Tempatnya homey dan lumayan luas tapi sering ramai apalagi kalau pas weekend. Jadi lebih baik reservasi dulu sekalian info mau pesan apa biar ga kehabisan pas datang. Alligot van elsjenya kejunya enak banget. Klassieke stamppotnya gravy sama sosisnya juga enak. Ewrtensoepnya oke, ada baconnya juga. Kalau pesan gryphon tea bisa dpt biskuit speculaas dan pas nunggu makanan juga dikasih roti dan butter. Bisa minta difotoin juga sama mbaknya disini.

Lihat 2.385 ulasan lainnya di Google Maps

Info & jam buka

Lihat jam buka di sidebar kanan + alamat lengkap di section kontak.

TeleponChat sekarang