
Kedai Wanfang
Kedai Wanfang adalah restoran china populer di Cihampelas, Bandung. Rating 4.6 dari 535 ulasan menunjukkan tempat ini cukup digemari pelanggan.
Tentang bisnis ini
Kedai Wanfang hadir sebagai restoran di Cihampelas, Bandung. Dengan 535 ulasan dan rating 4.6, tempat ini punya rekam jejak yang bisa kamu jadikan acuan. Pelayanan termasuk aspek yang paling diapresiasi di sini.
Layanan yang tersedia antara lain dine-in, take away, delivery, dan reservasi. Salah satu pengunjung menuliskan, "Udang mala nya enak.. termasuk salah satu chinese food halal yg enak dan bakal balik lagi".
Fasilitas & layanan tersedia
Atribut yang tersedia di bisnis ini berdasarkan info pemilik & ulasan pelanggan.
- Makan di tempat
- Bawa pulang
- Pesan antar
- Drive-through
- Catering
- Halal
- Vegetarian
- Vegan
- Menu anak
- Makanan sehat
- Dessert
- Late-night food
- Comfort food
- Sarapan
- Makan siang
- Makan malam
- Brunch
- Solo dining
- Acara grup
- Acara keluarga
- Bisnis / meeting
- Wi-Fi gratis
- AC
- Toilet
- Outdoor seating
- Indoor seating
- Live music
- TV / Sports
- Smoking area
- Kursi anak (high chair)
- Private room
- Bar onsite
Menu pilihan

Nasi + lauk + sayur + minum

Cocok untuk makan bersama

Kapasitas 8–20 orang
Ulasan pelanggan
535 ulasan total· menampilkan 100 ulasan terbaru
Chinese Comfort Food Autentik 🥢✨ Nyobain Kedai Wanfang, tempatnya di teras rumah gitu. Tempatnya gak besar dan banyak tanaman, tapi ditata dengan baik jadi nyaman dan homey. Dekornya lucu ala-ala Cina klasik, bikin suasana makin dapet Makanannya menurutku rasanya otentik banget. Aku coba suan cai niu rou (sup daging dengan sayur asin) dan ini comforting banget 😭 Apalagi pas lagi mendung, cocok banget. Kuahnya seger-gurih, ada asamnya dikit dari sayur asin, bikin nagih. Aku juga coba mapo tofu, tapi kurang terlalu cocok di aku karena pakai mala, dan aku memang kurang suka mala. Mungkin akan lebih helpful kalau di menu ada deskripsi lebih detail soal rasa (misalnya ada mala atau tidak), jadi customer bisa lebih siap sebelum pesan. Overall, rasanya otentik, nikmat, dan halal yaa 🤍 cocok di lidahku Parkir ada di depan kedainya. Tapi kalau bawa mobil memang agak terbatas karena jalanannya kecil dan space parkirnya gak banyak.
Ngajak mahasiswa/i dan Admin kampus setelah beres perform drama untuk makan ke Kedai Wanfang, kbetulan semua yg diajak belum pernah ke sini sebelumnya.😃 Kita ber7, di atas meja minuman 2 pitcher dan makanannya 13 porsi (pesanan aslinya itu 8 macam hidangan masing² 1porsi dan hidangan telur tomat 2porsi. Krn setiap kelipatan pembelian 200rb dapat 1porsi nasi, ga pesan nasi terpisah lagi, krn stelah diitung², qt dapat 3porsi nasgornya 😆). Datang pas baru beres hujan besar dan kedai kosong. Seudah kita masuk, bertahap pada mulai datang tamu²nya sampai lumayan penuh tempatnya, kecuali meja² yg masih basah krn kena hujan. Pesanan kita : 1. SUANCAI YU (gurame kuah sayur asin, tdk pedas) 2. NIU HUA ROU (perut sapi goreng bumbu) 3. FANQIE CHAO DAN (tumis tomat telur) yg dsukai semua 4. STEAM TELUR nya jg lembut dan nyam² 5. MAPO DOUFU 6. DA PAN JI Dua hidangan ini cukup oke, tidak habis dan tersisa krn ada bbrp mhsw yg ga bs makan pedas. 7. BUNCIS TAHU habis dan jd favorit bbrp mhsw. 8. BUNCIS GORENG TEPUNG dapatnya lumayab banyak dan msh ada sisa bs dbawa pulang sebagian. Untuk porsi kebanyakan utk 1-2 orang, kcuali SUANCAI YU dan DA PAN JI yg bs 4-5 orang. Rasa masakannya overall OK koq , semua yg makan pada suka, dan makannya sampai bersih itu mangkok/piringnya. 😁 Saya masih bs bungkus krn udh pada kekenyangan (POV : mulut dan mata masih tergoda dgn makanan, tp perut sudah menolak 🤣🤣🤣) Ruangan makan bersih. Kakak² waitress dan waiternya jg ramah² dalam melayani pelanggan, sabar dan juga bs menerangkan dengan jelas jika dtanya soal hidangan tertentu. Belakangan Om Bos nya jg ikut ngontrol ke area makan, dan jg murah senyum berterima kasih ketika kita mau pulang meskipun beres makan kita masih ngobrol di sana kurleb 20menitan krn nunggu hujan lebat berhenti dulu. 🙃
THE BEST SICHUAN FOOD I'VE EVER TRIED (at least for now) Datang kesini barengan dengan 6 teman ku yg lain, sangat menyarankan kalian semua untuk makan di tempat ini ramean karena kalian harus coba minimal 3 menu nya sih menurut aku. Rasa makanannya tuh kerasa berkualitas tapi tetep homey, gak tau kenapa bisa gitu tapi mungkin the ambience yg mana restonya ada di jalan sepi dan rumah tua makin nambah kesan bahwa ini makanan rumahan yg enak bgt. Dan beneran enak 😭💕🫶💕🫶💕🫶 Wajib coba: 1. Yg ikan kuah itu atau gak daging kuah nya yg ada mie ubi nya 2. BUNCIS SALTED EGG NYA ENAK DIMAKAN SAMA NASI PLIS 3. SAYUR POKOKNYA SEMUA SAYURANNYA♥️😭
Makan chinese food porsi besar. Enak, otentik, dan pilihannya banyak. Saran: bawa temen buat bantu abisin makanannya. Soalnya menu yang disajikan kebanyakan porsi jumbo.
Untuk rasa kiblatnya authentic China. Ikan dori kuah sayur asin enak, walau ikannya dikit banget. Selain sayur asin pakai kulit tahu juga. Mapo tahu nya lebih kerasa mala nya, sedikit beda sama mapo tahu Chinese food biasa. Untuk tempat agak kotor & panas. Tempat parkir mobil agak PR, motor masih okay.
Ketemu chinese food ala Szechuan halal di Bandung, namanya @kedaiwanfang Buat makan malam sama keluarga sih mantap punya ini, soalnya menu di sini tipe sharing gitu. Mimin share yang mimin coba ya ; - Jinhuang Xia (Udang Mayo) Porsi udangnya cukup buat sharing 2-3 orang. Udangnya terbalut tepung. Rasanya sedikit pedes - Mapo Tahu Kombinasi rempah sama tahunya juara 💯 Cocok buat dimakan sama nasi - Chao Qing Cai (pakcoy) Cah pakcoy pake saos kental dan bawang putih. Paling pas melengkapi santap malam kamu Overall makanannya enak, bumbunya medok, porsinya pas buat sharing. Boleh lah bawa keluarga makan ke sini @kedaiwanfang 📍Jl Semar no 30 #kemanamanamakan #bandung #bandungfoodies #kedaiwanfang #chinesefoodbandung
Tempatnya kecil dan semi outdoor. Bisa untuk makan dengan keluarga, dengan kapasitas total tempat sekitar 20 orang. Untuk rasa agak tidak cocok karena beberapa masakan seperti kurang kaya rasa gurih dan rempah, sepertinya disesuaikan dengan versi asli dari China. Saat datang ke sini, entah pramusajinya sedang ada yang tidak masuk, tetapi yang jelas pelayanan cukup lama, bahkan minum tidak dikeluarkan dengan cepat sebagaimana kebanyakan restoran, perlu ditingkatkan. Untuk tempat, disayangkan atasnya seng dan tidak ada karpet termalnya, sehingga ketika makan siang, paparan angin panas dari langit-langit sangat terasa ke bawah.
Menyempatkan diri untuk menulis ulasan di Kedai Wanfang karena saya dan keluarga memiliki pengalaman menyenangkan di kunjungan kami. Suan cai yu gurame yang terasa nyaman di lidah dan di perut, kambing jinten dengan kombinasi aroma jinten dan wok hei yang berperan besar untuk menyumbang keseruan di dalam mulut , dan menu lainnya yang juga dimasak dengan asyik. Saya apresiasi rumah makan seperti Kedai Wanfang yang menyusun menu tanpa sekedar ikut arus, mengeksekusinya dengan baik hingga tiba di meja pelanggan, dan juga memikirkan harga makanan sedemikian agar bisa dinikmati banyak kalangan. Pelayanan yang diberikan juga baik, staf paham menu yang kami tanyakan dan tanggap untuk menawarkan pilihan saus pedas di makanan dipisah karena melihat kami membawa anak kecil. Semoga bisa selalu konsisten dengan kualitas yang diberikan dan Kedai Wanfang bisa ada dari generasi ke generasi.
Sebelumnya bernama Kedai Wanmin, tempat ini menyajikan makanan szechuan yang khas. Porsinya besar, cocok menjadi makan tengah dan seluruhnya comfort food serasa di rumah. Kami memesan mapo tahu, chao qing cai (cah pokcoy), jiu dan xia (udang telur kucai) dan satu pitcher dong gua cha (wintermelon tea dengan goji berry dan cincau). Mapo tahu yang lembut dengan daging cincang di dasar, dengan bumbu yang bold, enak dimakan saat panas-panas. Ada hint panas dan hangat di perut, tapi pedas yang nyaman. Selain itu, chao qing cai keluar dengan pakcoy yang renyah ditambah taburan bawang putih goreng yang menambah aroma. Highlight hari ini jatuh pada jiu dan xia yang memiliki tesktur telur yang lembut, dipadu dengan udang yang cukup besar dan kucai yang wangi. Tersedia juga chili oil dan acar lobak putih yang dapat menemani kamu makan. Nasi putih disajikan dalam mangkuk, pulen dan hangat. Makan di sini terasa teduh dengan pohon-pohon di depan. Akan kembali lagi nanti untuk mencoba berbagai mie, terutama mie ubi dan mie beras.
Beberapa kali makan di sini dan suka banget coba-coba menu selain mie mereka. Porsinya besar dan rasanya oke. Terakhir ke sini baru ada winter melon tea size pitcher yang bisa untuk sharing dan enak seger banget. Tempatnya lumayan besar, tapi kalau bawa mobil parkirnya mungkin harus di depan gereja sebelah.
Lebih banyak restoran di Bandung
Jelajahi bisnis restoran lain di sekitar Bandung.
Info & jam buka
Lihat jam buka di sidebar kanan + alamat lengkap di section kontak.
