
RS Permata Depok
RS Permata Depok adalah rumah sakit di kategori klinik mata yang berlokasi di Jl. Raya Muchtar No.22, Sawangan Baru, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16511. Fasilitas kesehatan ini melayani berbagai kebutuhan medis masyarakat Depok dan sekitarnya, termasuk layanan kesehatan ibu dan anak berdasarkan pengalaman pasien yang tercatat dalam ulasan. Dengan rating 4,3 dari total 6.164 ulasan, RS Permata Depok menunjukkan rekam jejak pelayanan yang konsisten di tengah banyaknya pasien yang pernah berkunjung.
Tentang bisnis ini
RS Permata Depok adalah rumah sakit di kategori klinik mata yang berlokasi di Jl. Raya Muchtar No.22, Sawangan Baru, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16511. Fasilitas kesehatan ini melayani berbagai kebutuhan medis masyarakat Depok dan sekitarnya, termasuk layanan kesehatan ibu dan anak berdasarkan pengalaman pasien yang tercatat dalam ulasan. Dengan rating 4,3 dari total 6.164 ulasan, RS Permata Depok menunjukkan rekam jejak pelayanan yang konsisten di tengah banyaknya pasien yang pernah berkunjung.
Lokasi rumah sakit ini berada di kawasan Sawangan, Kota Depok, dengan akses melalui Jl. Raya Muchtar. Berdasarkan catatan jam operasional, RS Permata Depok buka setiap hari, Senin sampai Minggu, mulai pukul 00.00 hingga 23.59, sehingga tersedia layanan 24 jam untuk kebutuhan medis yang mendesak. Pasien disarankan memperhatikan akses jalan dan lokasi pendaftaran, karena dari beberapa pengalaman pengunjung terdapat catatan bahwa rute jalan menuju lokasi pendaftaran pasien BPJS memerlukan perhatian ekstra.
Dari ringkasan ulasan yang masuk, RS Permata Depok melayani pasien BPJS Kesehatan tanpa membedakan status, dan terdapat catatan soal lamanya waktu tunggu di Instalasi Farmasi untuk obat racikan. Layanan kebidanan juga disebut dalam sebagian ulasan, mulai dari pendampingan kehamilan hingga proses persalinan, dengan dukungan tenaga medis yang membantu proses tersebut. Sebagian ulasan juga menyebut adanya keluhan terkait pengaturan kelas kamar saat menggunakan BPJS, sehingga calon pasien sebaiknya menanyakan detail ketersediaan kamar terlebih dahulu.
Berdasarkan ulasan, pengunjung menilai pelayanan 4.3, harga 4.1, lokasi 4.3 dari skala 5, dan fasilitas yang tersedia meliputi todo.
Fasilitas & layanan tersedia
Atribut yang tersedia di bisnis ini berdasarkan info pemilik & ulasan pelanggan.
- 4,5 bintang 8 Ulasan
Layanan & harga

Pemeriksaan awal
Ulasan pelanggan
6.164 ulasan total· menampilkan 100 ulasan terbaru
Dari awal kehamilan sampai melahirkan semua dipercayakan ke RS permata Depok ini.. Terimakasih untuk semua nakes yang sudah membantu dan ikut men-support saya 9 bulan ini lewat semua pendampingan dan kelas2 yang super bermanfaat. Dr. Winda Nirzawan spog, bidan Ima, bidan Ina dan semua nakes yang ada. Kalian semua super baik dan helpfull ❤️❤️ Sekali lagi terima kasih banyak…
Alhamdulillah, pelayanan nya sangan baik. Meskipun dengan BPJS tidak membeda-bedakan pasien. Hanya waktu memberikan kamar karena Kelas 1 tidak tersedia, maka diberikan dbawah 1 tingkat kelas 1, namun ini pun cukup baik. Perawat datang cepat saat dibutuhkan. Yang rencananya OP ditanggal 18 Agustus 2026, jadi maju karena darurat, dan Alhamdulillah tanggal 17 Agustus 2026 OP berjalan baik. Terima kasih.
Saya mengeluhkan terkait lamanya waktu tunggu pelayanan obat di Instalasi Farmasi, khususnya untuk obat racikan. Waktu tunggu yang mencapai kurang lebih 5 jam itu sangat lama dan menimbulkan ketidaknyamanan serta kekecewaan bagi pasien maupun keluarga pasien. Mohon ini menjadi perhatian karena pasien telah menunggu dalam waktu yang cukup panjang, sementara pergerakan nomor antrean terlihat sangat lambat. Padahal kami dapat no antrean belasan, bagaimana jika antrean obat racikan mencapai puluhan hingga ratusan ? Lamanya waktu tunggu obat racikan sekiranya perlu menjadi bahan evaluasi, terutama apabila tidak disertai dengan informasi yang jelas kepada pasien mengenai estimasi waktu penyelesaian obat. Selain permasalahan waktu tunggu, terdapat pula perhatian terhadap sikap dan profesionalisme petugas selama jam pelayanan. Hari ini POV kami sebagai pasien dan pendamping pasien masih menemukan petugas yang keluar-masuk area pelayanan dengan membawa makanan, minuman, mengobrol pada saat pasien sedang menunggu, bahkan terdapat kondisi petugas makan di area yang dapat terlihat oleh pasien, bahkan mengunyah saat memberi penjelasan saat penyerahan obat. Perlu dipahami bersama pasien yang berada di area farmasi sudah dalam kondisi menunggu dan berharap mendapatkan obat secepat mungkin. Ketika pasien melihat adanya aktivitas makan, mengobrol, atau keluar-masuk petugas sementara antrean berjalan sangat lambat, hal tersebut berpotensi menimbulkan persepsi bahwa proses pelayanan tidak menjadi prioritas. Walaupun mungkin terdapat alasan tertentu di balik aktivitas tersebut, dari sudut pandang kami hal tersebut dapat memberikan kesan bahwa waktu petugas tidak sepenuhnya digunakan untuk mempercepat pelayanan. Hal lain yang juga menjadi perhatian adalah bahwa terdapat oknum yang menawarkan pilihan kepada pasien untuk mengambil obat pada hari berikutnya ketika obat belum selesai diproses. Apabila kondisi tersebut memang terjadi, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut mengenai mekanisme dan alasan pemberian opsi tersebut. Jangan sampai pilihan untuk mengambil obat keesokan harinya justru menjadi solusi rutin akibat keterbatasan proses pelayanan, bukan karena pertimbangan klinis atau kebutuhan pasien. Perlu dipertimbangkan pula kondisi pasien yang memiliki jarak tempat tinggal cukup jauh dari rumah sakit. Tidak semua pasien tinggal di sekitar rumah sakit atau memiliki akses transportasi yang mudah. Apabila pasien sudah menunggu berjam-jam kemudian diminta kembali keesokan harinya untuk mengambil obat, maka pasien harus mengeluarkan kembali biaya transportasi, waktu, tenaga, bahkan mungkin harus kembali mengambil cuti atau meninggalkan pekerjaan. contoh, pasien yang datang dari lokasi yang jauh mungkin membutuhkan waktu perjalanan beberapa jam untuk datang ke rumah sakit. Setelah menunggu selama 4–5 jam, kemudian diberikan pilihan untuk kembali keesokan harinya, maka secara tidak langsung pasien harus menanggung kerugian waktu, biaya transportasi, tenaga, dan beban tambahan. Kondisi tersebut tentu perlu dipertimbangkan dalam melihat kualitas pelayanan secara menyeluruh. Walaupun proses peracikan obat memang membutuhkan waktu dan terdapat tahapan tertentu yang harus dilakukan untuk menjamin keamanan serta ketepatan obat, waktu tunggu yang terlalu panjang tetap perlu dievaluasi. Perlu dilakukan penelusuran apakah keterlambatan disebabkan oleh tingginya volume resep, keterbatasan SDM, alur resep yang kurang efektif, proses verifikasi yang terlalu panjang, keterbatasan sarana, atau faktor lainnya.
Alhamdulillah anakku sembuh dan sehat berobat di RS Permata Terimakasih Bu Dr. Asti Praborini dan susternya juga semua teamnya yang sangat baik dan membantu untuk kesehatan anak saya. Rasanya baru bertemu Dokter sebaik seperti ibu sendiri deh 😊🙏 Semoga sehat dan berkah umur panjang buat semua team Dr. Asti ya Aamiin 🤲 Overall, semua team RS Permata dari pendaftaran umum or BPJS, Security, dokter dan perawatnya ramah dan baik-baik juga cekatan klo pasien kurang faham dalam semua proses di RS ini 👍
Saya baru pertama kali berobat rumah sakit ini. Jalanannya berliku apalagi kalo mau pendaftaran pasien BPJS ada di paling bawah (tp ruangannya bersih dan rapih). Semua pegawainya ramah dimulai dari satpam, admin pendaftaran, perawat dan dokter spesialisnya ramah bgt, sangat informatif dan murah senyum. Terimakasih dr. Dina spesialis kandungan atas pelayanannya karna perkataan dokter membuat saya tenang dan gak overthinking. Pokoknya selama konsultasi diberikan solusi yg terbaik kedepannya. Semoga sukses selalu✨🤗
Sedikit intermezo Kami bawa pasien gawat darurat. ( jantung) Selalu kontrol di sini dgn dr jantung yg baik hati. .... Dan ramah. Dg saran beliau. Kalau suatu saat ada keluhan nanti lsg bwa ke IGD saja yah pak. Dgn senang hati dan bahagia keluarga menyampaikan terimakasih untuk perhatian dari dr. Kemudian terjadilah sesuatu sebelum jadwal kontrol . Pasien mengalami kembung perut. Kami yg mengantar lsg k IGD dan di Terima dgn ramah oleh dr jaga. Wanita. Cukup sangat baik pelayanan nya.juga sangat ramah juga menjelaskan dgn baik.. Pasien di izin kan untk pulang karena sudah merasa baik... Ternyata. Satu hari kemudian pasien kambuh. Sangat merasakan nyeri di perut dan dada sampai meraung raung.. Kmbali kami antar k IGD....... Ternyata bertemu dgn scuruti dan dr jaga.. Yg sepertinya waktu sekolah dulu mungkin ada masalah.. Sopan santun dan adab juga lisensinya harus di pertanyakan... Yah walau akhirnya pasien bisa masuk dan di rawat tapi dgn adu argumen dan emosi terlebih dahulu.. 1. Pasien prioritas 2.keadaan pasien sangat gawat darurat. Serangan jantung k 2 Dr. Dan scriti bilang maaf Pak kami tidak bisa menanganinya. Bisa di cek EKG dahulu k rumah sakit lain. Bet igd penuh.. Pasien sambil mengerang dan memohon untuk di Terima....... Kalau Bpk mau tunggu itu juga di basman.. Atau kalau memaksa ada dekat RUANG ZENAZAH... " Perkataan yg di lontarkan sudah bisa menjadikan bukti.... Pelanggaran kode etik. Ini bukan klinik.. Ini kan Rumah Sakit Dan adab dlm bertutur kata. Akhirnya pasien pun pasrah dan menerima mau di tempatkan d mana pun asal mendapatkan pertolongan . Ternyata kami masuk di IGD ada 3 bed. Kosong tanpa pasien. Mereka bilang hanya blom steril.... Aneh .... Ahirnya pasien bisa masuk dan mereka seperti merasakan sedikit takut... Apakah harus seperti ini dulu... Saat darurat pun rasa kemanusiaan dan hakikat kedokteran sudah hilang d bangsa ini. " Walau tidak semua I Agar ke depannyal bisa lebih baik Untuk dr jantung. Terimakasih Sudah mengizinkan untuk tetap di usahakan di rawat di ICU RS ini. Dan tidak harus d rujuk. RS ini sangat bersih dan bagus. Tetapi mungkin SDM nya yg perlu di tertibkan... "Berprasangka baiklah pada semua orang, tapi jangan sangka semua orang itu baik".
7 bulan laluHalo Aviari, Terima kasih telah berbagi pengalaman Anda. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama kunjungan Anda ke RS Permata Depok. Masukan Anda sangat berharga bagi kami untuk meningkatkan kualitas layanan kami. Jika berkenan, mohon memberikan info contact/data diri melalui whatsapp kami (0812-922-000-60). Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan demi kenyamanan dan kepuasan pasien. Terimakasih atas pengertiannya. Salam Permata, RS Permata Depok
SOP yang aneh dan tidak manusiawi !!! Kemaren malam kami sekeluarga membawa Ibu saya ke IGD RS Permata. Sampai di IGD diterima dengan baik oleh security dan dibawakan kursi roda. Kemudian ada perawat yang keluar dan menahan masuk. Sambil proses tanya kondisi Ibu saya didalam MOBIL . Lanjut pemeriksaan kondisi awal dilakukan tetap berada di dalam MOBIL. Kemudian petugas masuk kedalam dan ada petugas lain keluar melakukan hal yang sama, dimana Ibu saya tetap berada didalam MOBIL TANPA DITURUNKAN BAHKAN DITERIMA DIDALAM RUANGAN GAWAT DARURAT. Keluarga kami akhirnya protes kenapa pasien tidak dibawa dulu kedalam ruangan baru diperiksa. Sampe akhirnya ada petugas ketiga keluar dan tetap tidak membawa Ibu kami kedalam ruangan, hanya bilang bahwa ini SOP. Kami paham SOP itu dibuat untuk standar kerja. TETAPI kami orang awam tidak paham mengenai tanda vital, kondisi awal dll. Yang kami paham adalah : 1. Ibu kami sudah 4 hari demam tinggi 39 derajat. Sudah home visit dan sempat diberikan cairan infus dan minum obat 2. Kondisi hari itu Ibu kami sudah menggigil. Maka dari itu kami bawa segera ke IGD terdekat Jadi tolong logika berfikir kalian orang2 pintar di bagian IGD malam kemaren sedikit dipakai. Karna tidak mungkin klo kami rasa tidak darurat kami bawa ke IGD Perlakuan team IGD kalian malam hari kemaren sangat tidak manusiawi. Alangkah baik nya ditengah kepanikan kami orang awam atas kondisi Ibu kami, bawa lah terlebih dahulu kedalam lakukan pemeriksaan yang manusiawi, bukan dibiarkan duduk didalam mobil. Klo pun setelah diperiksa semua kondisi normal, silahkan sampaikan ke kami, tindakan dan rekomendasi apa yang mau diambil. Saya rasa itu SOP yang lebih manusiawi dan profesional. Setelah itu kami putuskan pindah RS. Dan diterima dengan baik dibagian IGD. Dan setelah pemeriksaan akhirnya diketahui bahwa Ibu saya ada masalah di fungsi ginjal serta ada bakteri dan saat ini masih dalam penanganan RS lain. Jadi harap sampaikan ke Management kalian. Saya akan share pengalaman buruk ini ke media sosial lain. Silahkan cek CCTV malam kemaren sekitar jam 7an Kalau perlu saya laporkan juga ke kementerian kesehatan, lembaga konsumen indonesia dan pemerintah kota Depok.
sebulan laluHalo Fauzi, Terima kasih telah berbagi pengalaman Anda. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama kunjungan Anda ke RS Permata Depok. Masukan Anda sangat berharga bagi kami untuk meningkatkan kualitas layanan kami. Jika berkenan, mohon memberikan info contact/data diri melalui whatsapp kami (0812-922-000-60). Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan demi kenyamanan dan kepuasan pasien. Terimakasih atas pengertiannya. Salam Permata, RS Permata Depok
Alhamdulillah kedua anak saya lahiran d RS permata dg selamat secara normal di bantu oleh Dr Nurhasanah puji yg super baik, sll bikin tenang hati, bnyak solusi tiap kita Konsul permslhn kehamilan , Pelayanan yg ramah sekali... d tambh saya sbg member PMC merasa terbantu adanya PMC itu selain memudahkan kita berkonsultasi jg bnyak info penting selama kehamilan free yoga jg d sana banyak benefitnya di bantu oleh bidan Laras yg ramah jg bidan ihma yg fast respon slma berkonsultasi kehamilan.... Trmksh bnyak RS permata smga bisa LBH baik dlm pelayananya.. 🫶🫶
Saya jarang tulis ulasan di google review. Tapi untuk layanan MCU di RS Permata Depok layak diacungi jempol. Informasi, tahapan, dan layanannya bagus sekali. Perawat, dokter, dan pendampingnya ramah-ramah. Bikin nggak segan atau takut untuk periksa. Untuk paket Business Plus isinya lengkap dari cek darah, urine, papsmear, EKG, Thorax. Kebetulan saya ambil tambahan treadmill. Memuaskan hasilnya, koordinasi jadwal dengan ketersediaan dokter juga baik sehingga nggak perlu bolak-balik konsul untuk membacakan hasil. Ruang periksa dan ruang tunggu MCU sangat nyaman. Tersedia lounge dengan kursi sofa untuk menonton TV, juga meja untuk makan di ruang lounge. Suhu ruangan dingin tetapi tidak sampai bikin menggigil. Kemudian hasil MCU langsung dikirim via WA format pdf. Dan menyanggupi untuk mengirim hardcopynya juga. Well done! Terima kasih RS Permata Depok.
Hari Rabu tgl 13 Mei 2026 menjelang magrib, anak saya jatuh dari sepeda, tangannya bengkak dan biar tau kondisi pastinya Langsung saya bawa ke IGD RS permata depok. Sesampai di IGD, Tidak lama datang lah dokter IGD yang menanya keluhan. Lalu dia bilang untuk saat itu tidak ada dokter orthopedi yang bisa dikonsulkan karena cuti dan baru bisa di hari Jumat. Akhirnya malam itu saya keliling mencari RS lain. Tapi ternyata RS lain tidak kerja sama dengan asuransi yang kami punya. Karena kondisi anak saya lihat oke dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan kecuali tangannya yang sakit, akhirnya kami menunggu untuk ke ke RS permata lagi di hari Jumat. Begitu ketemu dokter orthopedi, beliau kaget karena katanya saat hari Rabu itu bahkan saat libur pun tetap bisa konsul kok. Jedaaaarrrrrrrrr. Kenapa kok dokter IGd bilang tidak bisa??? Ini bukan pengalaman pertama ditolak dokter IGD RS permata lhooo. Kejadian sebelumnya juga saya alami saat membawa anak saya yang kedua jam 12 malam lewat karena sesak nafas. CATET LHOO YA SESAK NAFASSS. Bisa bisanya dokter IGD bilang mereka tidak bisa menangani karena bed IGD Full. Pasien tidak bisa ditangani kalau tidak ada tempat. Begitu katanya. Sedangkan di ruang samping saya liat ada bed kosong tapi itu katanya untuk pasien isolasi atau apalah. Agak nyolot saya ke dokter nya saat itu jadinya karena anak saya sudah biasa ditangani sama dokter Kiki. Lalu saat itu datanglah perawat laki2, perawat itu bilang “lho..kan ada itu bed kosong di sebelah sana “ Lalu dengan muka berlagak bego nya dokter jaga itu bilang “ohh ada ya” Dan tahukah .. bed kosong yang saya ceritakan tadi akhirnya ditiduri sekuriti dong. Udah beberapa kali sebenernya mengalami hal tidak menyenangkan dengan IGD RS permata tapi karena itu RS yang paling dekat dengan rumah akhirnya mau ga mau kesana lagi berobat dan sudah cocok dengan dokternya . Tidak semua dokter IgD permata begitu ya, juga banyak yang baik yang saya temui. Jadi tolong, buat dokter yang masih suka menolak pasien, pikir2 lagi deh, nanti karma di kalian saat keluarga kalian perlu penanganan cepat tapi ditolak sama dokter IGD
4 bulan laluHalo Merina Lestari, Terima kasih telah berbagi pengalaman Anda. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama kunjungan Anda ke RS Permata Depok. Masukan Anda sangat berharga bagi kami untuk meningkatkan kualitas layanan kami. Jika berkenan, mohon memberikan info contact/data diri melalui whatsapp kami (0812-922-000-60). Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan demi kenyamanan dan kepuasan pasien. Terimakasih atas pengertiannya. Salam Permata, RS Permata Depok
Lebih banyak klinik mata di Depok
Jelajahi bisnis klinik mata lain di sekitar Depok.
Info & jam buka
Lihat jam buka di sidebar kanan + alamat lengkap di section kontak.
