
Klinik MedPoint
Klinik MedPoint adalah klinik medis di Gubeng, Surabaya. Punya rating 3.8 dari 295 ulasan pelanggan.
Tentang bisnis ini
Klinik MedPoint adalah klinik medis di Gubeng, Surabaya. Punya rating 3.8 dari 295 ulasan pelanggan.
Hubungi langsung via WhatsApp atau telepon untuk reservasi, info menu, atau pertanyaan lainnya.
Berdasarkan ulasan, pengunjung menilai pelayanan 3.8, harga 3.6, lokasi 3.8 dari skala 5, dan fasilitas yang tersedia meliputi facial, laser, filler, botox.
Layanan & harga
Berbagai layanan tersedia, harga sesuai paket
Ulasan pelanggan
295 ulasan total· menampilkan 83 ulasan terbaru
Ke klinik Medpoint prtma kali!!!! Sangat tidak profesional…btw untuk POLI GIGI saya tidak tahu kenapa tingkah orang disini termasuk dokter sangat pasif nan apatis? Apakah karena kita BPJS?! Kita bayar per bulan lho! Dan kita tidak ke klinik kalo tidak punya masalah… Ada 4 suster di resepsionis Semuanya cuma mainan HP…. Servisnya astaga.. Mulai dari Booking di JKN udah full ok lha jadi cek WA dan akhirnya antri di site. Itupun diminta dari pkl 16.00 dgn alasan spya dapat quota. Ok lha sudah diikutin sesuai norma… Sdh datang and antri ya , bhkan kartu bpjs diambil oleh resepsionis …dan diinfo bahwa jadwal dokter baru mulai pkl 17.00 alhasil nunggu lagi… eh sampai pkl 17.10 sy tnya antrian brpa eh malah dokter belum tiba alias belum mulai sampai pkl 17.20 baru dtg n mulai.. Coba pasien ngg brpa lama?! Tgg smpai nama dipanggil pun Ngg sdh pkl 19.30. Sudah lelah nunggu harapannya dapat dokter itu yang professional bukannya yang pasif nan apatis sepeti tidak niat cek! Btw dokternya dokter DWI PUTRI ya aslinya di applikasi dokter Erik pas di onsite eh diganti tiba2 jadi Dokter PUTRI ini, dan alhasil pengecekan saya sangat kecewa. Tujuan dicek itu supaya dokter info problemnya apa dan perlu rujukan tidak… atau tindakan apa yg harus dilakukan bukan bisu aja ya.. kita ini pasien masa kita tahu kalo kita harus dirujuk atau tidak ? Saya tanya rujukannya ke rs mana? Bebas kah or gimana? eh dokter cuma jawab iya bebas saya… Saya keluar setelah saya interogasi krna dokter PUTRI sangat tidak kooperatif tuk memberi info atau berdiagnosis selayaknya dokter! Sewaktu pengecekan pun tidak dicek semuanya secara merata. Saya lagi yang minta tuk dicek sekalian yg bagian atas bila ada potential problem … harusnya dokter profesional kan klo kita datang ada keluhan ya diperiksa semua .. di dokter gigi bila ada problem umumnya kan dicek satu mulut kondisi giginya . Bahkan terkait rujukan untuk tindak lanjutan (cabut dan bedah) pun saya yg tanya lho… Saya tanya juga side effect bila tidak ditindak lanjuti… kan berarti tahu perlu rujukan?! Akirnya saat keluar kena dokter seperti tidak niat begitu ya saya cek dengan suster resepsionis Mereka tnyakan ulang ke dokter via dokter yg cuma dijawab tidak ada rujukan Padahal sewaktu di dalam katanya terserah saya si pasien Gimana sih?! Saya sampai harus memberi pengertian dan bertanya ulang lagi “nah klo sakit lagi saya gimana ? Masa saya dipingpong pulang pergi ke klinik tnpa tindakan lanjut ? “ Eh si susternya cuma bilang “lha kan kakaknya tidak minta rujuk?” Kog jadi pingpong ? Yg dokter siapa? Yg harusnya memberi rujukan siapa? Masa bila pasien tidak tahu dan tidak minta tidak dirujuk? Setelah selesai pun saat keluar semua mbak resepsionis cuma main hp Pasif Apatis. Tak ada satupun yang langsng mengembalikan kartu BjS atau info next step ya apa… Harus ditagih dulu sama pasien … itupun masih ditanya nama siapa… Kog gini banget ya pelayannya…udah nomor antrian tidak tertulis secara digital …pasien yg sdh selesai tidak tahu mau ngg atau gmna … kartu bpjs harus kita yg aktif mnta… klo kita lupa gimana? Perlu obat atau tidak juga tidak info… astaga Harusnya saat pasien tiba dan terdaftar dan ambil kartu bpjs kan kalian harus tahu dong kita masuk kapan keluar kapan diproses pembayaran atau tidak …butuh obat atau tidak ….dan dikembalikan kartu bpjs sesuai nama bukannya kalian cuma duduk main HP… ini itu tidak tahu… PS: Untuk yg mau ke poli gigi baik BPJS atau Non BPJS tolong hindari dokter dwi putri demi kesehatan mental dan jauh dari kambing hitam
21 jam laluTerimakasih atas info yang disampaikan. Berdasarkan penelusuran kasus, didapatkan: 1. Petugas selalu memberi info dan kartu nomer urut ke pasien Poli Umum maupun Poli Gigi. 2. Drg Eric berhalangan mendadak sehingga drg pengganti perlu waktu menuju ke klinik. 3. Pasien mendapat nomer urut 12 secara offline dan tentunya membutuhkan waktu tunggu lebih lama akibat proses pelayanan gigi yg memerlukan tindakan medis. 4. Kasus pasien dengan diagnosa impaksi gigi geraham terakhir dan belum ada keluhan darurat, maka rujukan ke RS bersifat pilihan. Drg telah memberikan opsi dan informasi yang sesuai untuk itu . 5. Jika ada terlihat petugas “bermain” HP, kami mohon maaf jika terlihat demikian karena banyak pertanyaan/ pendaftaran/ informasi dari dan untuk pasien melalui hp klinik. Demikian juga dengan kaitan pelayanan JKN , petugas juga membutuhkan informasi via HP di era digital pelayanan kesehatan saat ini.
Saya sangat cocok dengan penangan dokternya pelayananny membantu sekali terimakasih
Pelayanan klinik sangat memuaskan, hanya TUKANG PARKIRNYA tidak beretika. Mobil jemputan saya mogok di depan parkiran, bukannya dibantu dorong tapi malah dikatain. Mohon pihak klinik mengondisikan tukang parkir yang berjaga di sana
Pelayanan buruk , minta rujukan dua ngak dikasih. No antrian sengaja ngak dikasih. Pak ery cahyadi walikota surabaya datang lah ke Medical point. BpJS pelayanannya buruk sekali. Medpoint Tidak recomendasi
2 hari laluKlinik Medpoint wajib mengikuti aturan BPJS yang berlaku terkait dengan rujukan ke Rumah Sakit, seperti : 1. Rujukan dibuat bukan atas permintaan pasien tanpa indikasi medis. 2. Rujukan dilakukan dokter jika ada indikasi medis yang jelas sesuai ketentuan BPJS. 3. Jika pasien sudah memiliki rujukan yang masih berlaku dan ternyata ada penyakit lainnya yang perlu dirujuk, maka prosedurnya adalah dilakukan rujukan internal dari poli Rumah Sakit. Perihal sistem pendaftaran dan antrian yang berlaku di klinik, mohon ditaati oleh pasien yang datang berobat. Jika bapak/ibu merasa tidak nyaman dengan peraturan yang berlaku, maka bapak /ibu berhak memilih dan pindah ke klinik BPJS lainnya.
Sistem nomor antrian yang buruk. Sudah dapat komplain dari beberapa bulan tapi tidak ada tanggapan sama sekali.
2 hari laluMohon maaf jika merasa tidak nyaman dengan peraturan antrian yang ada. Sistem antrian sudah disesuaikan baik dari pendaftaran online dan offline. Jika ada kondisi pasien datang dgn tidak mengikuti peraturan pendaftaran ataupun datang tidak sesuai giliran nomer urut, maka petugas berhak menegakkan SOP Pendaftaran / Antrian Pasien.
hari ini antar suami antri 1,5jam di medpoint lontar sby ;sdh daftar via aps JKn ke drg E..tapi sampai 1.5jam sdh nunggu ternyata drg E.. sdh diganti Drg H... .admin depan yg menerima TDK membritau kalau drg E... tdk msk ;saya tdk tahu & nunggu sampai 1.5jam baru Tau ketika dipanggil msk yg praktek Drg H... , hal ini sgt mengecawakan krn sy sdh jauh2 dtg & nunggu lama tapi tdk ada konfirmasi klo drg E.. diganti drg H.. dari admin depan medpoint.
3 minggu laluMohon maaf jika petugas melakukan miskomunikasi. Dan dibutuhkan kerjasama dgn semua pihak untuk : 1. Melakukan pendaftaran sesuai prosedur klinik. 2. Penyampaian keluhan sesuai prosedur yang ada.
quite good service with fairly maintained cleanliness
Pelayanannya sangat lama .. resepsionis jga lelet kerjanya
sebulan laluMohon maaf, jika merasa tidak nyaman. Perlu diketahui bahwa pasien sudah mendapatkan info nomer urut pendaftaran dari pihak resepsionis secara langsung. Dan menunggu lama tidaknya giliran masuk ke poli, sangatlah tergantung dari waktu konsultasi pasien sebelumnya dengan dokter.
Info & jam buka
Lihat jam buka di sidebar kanan + alamat lengkap di section kontak.