R
RSH Prof. Soeparwi FKH UGM
Terverifikasi

RSH Prof. Soeparwi FKH UGM

RSH Prof. Soeparwi FKH UGM adalah rumah sakit hewan yang beroperasi di bawah Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada, kategori klinik hewan yang menangani berbagai kebutuhan perawatan hewan peliharaan. Layanan yang tersedia mencakup vaksinasi, grooming, konsultasi, dan operasi, sehingga bisa menangani dari kebutuhan rutin sampai kasus yang memerlukan tindakan bedah. Dengan rating 4,5 dari 986 ulasan, tempat ini termasuk salah satu layanan kesehatan hewan yang paling banyak diperbincangkan di Yogyakarta.

Tentang bisnis ini

RSH Prof. Soeparwi FKH UGM adalah rumah sakit hewan yang beroperasi di bawah Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada, kategori klinik hewan yang menangani berbagai kebutuhan perawatan hewan peliharaan. Layanan yang tersedia mencakup vaksinasi, grooming, konsultasi, dan operasi, sehingga bisa menangani dari kebutuhan rutin sampai kasus yang memerlukan tindakan bedah. Dengan rating 4,5 dari 986 ulasan, tempat ini termasuk salah satu layanan kesehatan hewan yang paling banyak diperbincangkan di Yogyakarta.

Beralamat di Jl. Fauna Jl. Karangmalang No.1, Karang Gayam, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281, rumah sakit ini berada di dalam kawasan kampus UGM. Beberapa pengunjung menyebut akses bisa lewat jalan samping langsung masuk, meski kadang gerbang utama ditutup tergantung kondisi kampus. Untuk jam operasional, buka Senin sampai Jumat pukul 08.00-19.00, Sabtu pukul 09.00-15.00, dan tutup pada hari Minggu. Datang di awal jam kerja disarankan, mengingat antrean bisa terasa panjang saat pagi.

Fasilitas yang tercatat memang tidak dirinci dalam data, tapi layanan inti seperti vaksinasi, konsultasi, grooming, dan operasi sudah tersedia di tempat. Dari ulasan, bangunan terawat, lobi nyaman, dan area bersih jadi kesan yang berulang disebut pengunjung. Ada juga catatan soal pengalaman membeli makanan hewan di lokasi, walau detailnya tidak dirinci. Dokter disebut komunikatif dan nyaman diajak diskusi, yang penting saat membawa hewan dengan keluhan tertentu.

Berdasarkan ulasan, pengunjung menilai pelayanan 4.5, harga 4.3, lokasi 4.5 dari skala 5, dan fasilitas yang tersedia meliputi vaksinasi, grooming, konsultasi, operasi.

Lokasi terverifikasi
Jadi mitra CariBisnis
Signature

Layanan & harga

Layanan Klinik HewanRp 109–547rb

Berbagai layanan tersedia, harga sesuai paket

Ulasan pelanggan

986 ulasan total· menampilkan 5 ulasan terbaru

4.5
986 ulasan
5★
75%
4★
18%
3★
5%
2★
1%
1★
1%
SemuaBintang 5Bintang 4TerbaruFoto
Adilla Najwaa
Adilla NajwaaUlasan dari Google Maps
·5 bulan lalu

konyol bgt, sy nungguin lama ga dipanggil, sampe nyamperin sendiri, ternyata obat sudah siap. nunggu dari sebelum buka. jam 8.15 baru resepsionis bisa buka, masih nunggu vetnya siap. mending klinik biasa dah

Donio Mancuso
Donio MancusoUlasan dari Google Maps
·6 bulan lalu

Pengalaman ke Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi sangat memuaskan. Tempatnya bersih, pelayanan ramah, dokter komunikatif dan nyaman diajak diskusi, tersedia apotek lengkap, bikin tenang saat merawat hewan kesayangan.

Ake Widyastomo
Ake WidyastomoUlasan dari Google Maps
·11 bulan lalu

Pertama-tama, saya akan mengatakan kalau tempat ini bagus, bangunannya terawat dan lokasinya strategis. Lobbynya nyaman, anda bisa membeli minuman ringan atau kopi dari mesin yang ada. Dokter dan perawatnya(?) ramah. Sayangnya harus saya katakan bahwa saya semakin meragukan penanganan tim dokter disini. Kucing saya sekitar 5 hari sebelumnya mulai tidak doyan makan, kami bawa kemari dan didiagnosa demam, kemudian dokter memberi suntikan antibiotik dan penenang, dokter juga memberikan makanan khusus sekaligus obat untuk diberi pada si kucing untuk 3 hari kedepan. Anehnya dalam beberapa jam, kondisi kucing saya terlihat memburuk dengan nafas yang semakin cepat dan keras dengan mulut menganga, awalnya saya pikir itu efek samping dari suntikan obat yang sedang bekerja. Jam 11 siang saya membawa kucing kemari, jam setengah 5 sore kucing saya mati. Jangankan bertahan untuk hari ke-6 setelah menunjukkan gejala sakit, kucing saya tidak mampu bertahan 6 jam setelah dibawa kemari. Ini bukan kali pertama kucing saya mati kurang dari sehari setelah dibawa kemari, sebelumnya dengan skenario yang hampir mirip, entah saya selalu terlambat atau ada yang tidak beres disini. Saya tidak akan pernah mengharapkan pengalaman seperti diatas terjadi pada orang lain, jadi saya berharap tim medis disini terus berbenah dan meningkatkan kemampuan diagnosa dan penanganannya.

Widowati Maisarah
Widowati MaisarahUlasan dari Google Maps
·Diedit 8 bulan lalu

Sejak mulai punya kucing lg saat pandemi, sy beberapa kali ke RSH UGM utk vaksin dan pengobatan kucing² sy. Tapi memang utk steril sy di klinik lain. Sampai pada Juni 2025 sy steril kucing sy yg sy rescue sejak kitten. Kucing sy betina dan wobbly (ada kelainan syaraf sehingga jalannya gak lempeng). Waktu itu sy steril krn menurut drh disini dikatakan kucing sy sudah bisa disteril krn sdh 6 bulanan usianya. Maka sy pun setuju utk steril. Meskipun demikian sy sudah meminta drh yg menerima kucing sy utk dilakukan assesment yg teliti sebelum operasi mengingat kondisi bawaan kucing sy. Sy bilang: tolong cek semuanya kalau perlu USG atau x ray. Sy gak masalah dg biaya. Besoknya tiba² sy dikabari kalau kucing sy SUDAH DIOPERASI TANPA terlebih dahulu memberitahukan hasil cek kesehatan menyeluruh. Tidak ada USG maupun x ray. Tidak ada pemberitahuan tau² operasi. Karena bad feeling esoknya sy jenguk kucing sy. Kondisinya sangat tdk baik, masih terlihat blm sadar, kuku pun belum dipotong padahal seharusnya prosedur operasi lebih dulu potong kuku kan?? Kata perawatnya kucing sy juga sempat KEJANG dan parahnya dokternya tidak tahu hal itu!! Singkatnya, kucing sy drop suhunya dan kondisi tidak jg membaik lalu esok minggunya (15 juni 2025) kucing kesayangan sy mati. Ketika menulis ini pun sy masih menangis mengingatnya. Sungguh buruk SOP dan komunikasi pihak RSH UGM. Patut diduga kucing sy mendapat prosedur anestesi yang serampangan dan saat ranap dia tidak dalam pengawasan selayaknya krn saat dia mati itu adalah hari minggu dimana RSH tutup. Awalnya sbg alumni UGM sy bangga UGM punya RSH. Namun pengalaman buruk itu menunjukkan bahwa manajemen, SOP, komunikasi dan keseriusan dlm pelayanan publik dari pihak RSH UGM masih buruk. Harapan sy semoga RSH UGM segera berbenah dan mulai menjadikan keselamatan nyawa hewan sebagai top priority alih² profit sbg orientasi utama. Trmksh.

Tami_Setia Utami
Tami_Setia UtamiUlasan dari Google Maps
·2 tahun lalu

RSH Prof. Soeparwi ini letaknya didalam kawasan UGM. Biasanya sih bisa lewat jalan samping langsung masuk. Tapi tadi gerbangnya ditutup jadi harus lewat bunderan UGM depan. Tempatnya luas dan rindang, parkiran juga lumayan luas. Suasananya tenang dan damai. Tempat bersih dan pelayanan dokter juga administratifnya juga oke dan ramah. Memberikan detail gambaran tentang kondisi kucing. Tes lengkap, alat lengkap. Diberitahukan rincian biaya yang harus dikeluarkan. Atau bisa langsung tanya ya gais untuk menyiapkan dana. Tapi masih terjangkau. Karena sudah membandingkan dengan beberapa klinik mandiri lainnya. 2021 kesini meriksain kucing Nowi yang kena sakit ginjal karena infeksi darah, biaya gak terlalu banyak dan direkomendasikan obat herbal selain tentunya ada obat sendiri dari RSH ini. Barusan periksa kucing Ucrit yang diagnosa klinik lain kena FIV dengan obat dan biaya yang luar biasa. Tadi bawa tes dari klinik sebelumnya dan hasilnya baik-baik saja. Tes darah ulang juga dan ternyata hasilnya bagus. Senin ke sini lagi karena Ucrit harus scalling gigi. Jadi bukan terkena virus, karena yang bermasalah hanya giginya karena Ucrit sampun sepuh. Semoga senin nanti lancar dan Ucrit segera sembuh. Aamiin Ya Rabbal Alamin. Sukses selalu ya.. makin meningkat kualitasnya. Aamiin..

Lihat 981 ulasan lainnya di Google Maps

Info & jam buka

Lihat jam buka di sidebar kanan + alamat lengkap di section kontak.

TeleponChat sekarang